Total Aset Perbankan di Kabupaten Pangkep Rp2,2 Triliun
Jum'at, 23 Mei 2025 18:11
Jajaran pemerintah daerah dan TPAKD Pangkep dan OJK Sulselbar pada acara rapat koordinasi, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
PANGKEP - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) mencatat kinerja industri jasa keuangan Kabupaten Pangkep terus menunjukkan pertumbuhan positif. Salah satunya dapat dilihat dari pertumbuhan positif sektor perbankan hingga Maret 2025.
Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Indra Natsir Dahlan, menyampaikan hingga triwulan I 2025 tercatat total aset perbankan di Pangkep mencapai 2,22 triliun atau terus mengalami pertumbuhan secara tahunan.
"Hingga Maret 2025, kinerja sektor perbankan di Kabupaten Pangkep tetap tumbuh positif. Total aset perbankan mencapai Rp2,22 triliun atau tumbuh 0,90% yoy," kata Indra, pada Rapat Koordinasi TPAKD Pangkep Bersama OJK, beberapa waktu lalu.
Ia mengimbuhkan untuk Dana Pihak Ketiga atau DPK tumbuh 0,68% menjadi Rp1,43 triliun dan penyaluran kredit meningkat menjadi Rp2,19 triliun. Rasio intermediasi (LDR) berada pada level tinggi yaitu 153,54% dengan NPL masih terkendali di angka 2,28%.
Lebih lanjut, ia menjelaskan penyaluran kredit didominasi oleh sektor produktif sebesar 55,22% dari total kredit, dengan sektor perdagangan dan pertanian sebagai penyerap utama.
"Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Pangkep telah mencapai Rp120 miliar, mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung UMKM," pungkasnya.
Adapun Rapat Koordinasi TPAKD Pangkep dan OJK Sulselbar dihadiri langsung Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau, dan Kepala Kantor OJK Sulselbar, Moch Muchlasin.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal serta memperluas jangkauan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Analis Senior Deputi Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Indra Natsir Dahlan, menyampaikan hingga triwulan I 2025 tercatat total aset perbankan di Pangkep mencapai 2,22 triliun atau terus mengalami pertumbuhan secara tahunan.
"Hingga Maret 2025, kinerja sektor perbankan di Kabupaten Pangkep tetap tumbuh positif. Total aset perbankan mencapai Rp2,22 triliun atau tumbuh 0,90% yoy," kata Indra, pada Rapat Koordinasi TPAKD Pangkep Bersama OJK, beberapa waktu lalu.
Ia mengimbuhkan untuk Dana Pihak Ketiga atau DPK tumbuh 0,68% menjadi Rp1,43 triliun dan penyaluran kredit meningkat menjadi Rp2,19 triliun. Rasio intermediasi (LDR) berada pada level tinggi yaitu 153,54% dengan NPL masih terkendali di angka 2,28%.
Lebih lanjut, ia menjelaskan penyaluran kredit didominasi oleh sektor produktif sebesar 55,22% dari total kredit, dengan sektor perdagangan dan pertanian sebagai penyerap utama.
"Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Pangkep telah mencapai Rp120 miliar, mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung UMKM," pungkasnya.
Adapun Rapat Koordinasi TPAKD Pangkep dan OJK Sulselbar dihadiri langsung Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau, dan Kepala Kantor OJK Sulselbar, Moch Muchlasin.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal serta memperluas jangkauan layanan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
OJK Dorong Inovasi Keuangan Digital Aman dan Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya memastikan setiap inovasi memberikan manfaat nyata, memperluas akses keuangan, sekaligus menjamin keamanan dan pelindungan konsumen.
Minggu, 27 Sep 2026 11:31
Ekbis
OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah
OJK menjadikan ISFO 2026 sebagai salah satu upaya memperkuat literasi sekaligus mendorong generasi muda menjadi penggerak ekonomi dan keuangan syariah.
Sabtu, 26 Sep 2026 12:14
Ekbis
LPS Luncurkan Pelajar Sulsel Menabung, Sasar 1.000 Siswa SMA
Sebanyak 1.000 pelajar SMA di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa didorong membangun kebiasaan menabung secara konsisten melalui program Pelajar Sulsel Menabung.
Jum'at, 25 Sep 2026 10:57
Ekbis
FEKDI x IFSE 2026, OJK Percepat Transformasi Keuangan Digital Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong transformasi keuangan digital tidak berhenti pada perkembangan teknologi, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian.
Jum'at, 25 Sep 2026 08:38
News
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
Melalui platform e-Seaweed, aktivitas budidaya, transaksi hingga data petani dicatat secara digital sehingga dapat menjadi rekam jejak usaha yang lebih kredibel bagi lembaga keuangan.
Kamis, 24 Sep 2026 20:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
5
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
5
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE