Nakhoda Asal Indonesia Hilang di Hormuz, Alumni Bumi Seram Prihatin
Selasa, 10 Mar 2026 13:55
Ketua Umum DPP Corps Alumni Bumi Seram Makassar (CABM) Agus Salim. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dewan Pimpinan Pusat Corps Alumni Bumi Seram Makassar (DPP CABM) menyampaikan keprihatinan atas insiden yang menimpa Capt. Miswar Paturusi saat menjalankan tugas sebagai nakhoda.
Capt. Miswar merupakan nakhoda tugboat Musaffah 2 yang dilaporkan mengalami kecelakaan di Selat Hormuz, wilayah perairan Oman, Timur Tengah, pada Jumat (6/3/2026).
Ketua Umum DPP Corps Alumni Bumi Seram Makassar (CABM) Agus Salim mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan berbagai pihak setelah menerima laporan awal terkait peristiwa tersebut.
"Kami secara intensif terus menjalankan komunikasi baik dengan pihak keluarga, pihak perusahaan, serta instansi Pemerintah Republik Indonesia yang berwenang dalam hal perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri," ungkapnya, Selasa (9/3).
Capt. Miswar diketahui merupakan alumni angkatan ke-15 dari sekolah pelayaran tersebut.
Agus menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan penanganan insiden tersebut sebagai bentuk dukungan moral kepada keluarga Capt. Miswar Paturusi.
Menurutnya, pemantauan juga dilakukan untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan proses hukum yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Kami meminta agar publik menunggu informasi resmi yang akan disampaikan oleh pihak keluarga yang berduka, perusahaan terkait, dan otoritas yang berwenang," paparnya.
Agus turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan doa bagi Capt. Miswar Paturusi serta keluarganya.
Capt. Miswar merupakan nakhoda tugboat Musaffah 2 yang dilaporkan mengalami kecelakaan di Selat Hormuz, wilayah perairan Oman, Timur Tengah, pada Jumat (6/3/2026).
Ketua Umum DPP Corps Alumni Bumi Seram Makassar (CABM) Agus Salim mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan berbagai pihak setelah menerima laporan awal terkait peristiwa tersebut.
"Kami secara intensif terus menjalankan komunikasi baik dengan pihak keluarga, pihak perusahaan, serta instansi Pemerintah Republik Indonesia yang berwenang dalam hal perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri," ungkapnya, Selasa (9/3).
Capt. Miswar diketahui merupakan alumni angkatan ke-15 dari sekolah pelayaran tersebut.
Agus menambahkan, pihaknya terus memantau perkembangan penanganan insiden tersebut sebagai bentuk dukungan moral kepada keluarga Capt. Miswar Paturusi.
Menurutnya, pemantauan juga dilakukan untuk memastikan seluruh proses penanganan berjalan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan proses hukum yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Kami meminta agar publik menunggu informasi resmi yang akan disampaikan oleh pihak keluarga yang berduka, perusahaan terkait, dan otoritas yang berwenang," paparnya.
Agus turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan dan doa bagi Capt. Miswar Paturusi serta keluarganya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Imigrasi Siaga Antisipasi Dampak Penutupan Ruang Udara Timur Tengah
Ditjen Imigrasi meningkatkan kesiapsiagaan di seluruh Tempat Pemeriksaan Imigrasi udara menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah akibat eskalasi konflik militer.
Minggu, 01 Mar 2026 20:50
News
Sejjil: Dari Karbala Ke Lauh Mahfuzh
Rudal Sejjil bukan sekadar senjata Iran — ia memuat simbol wahyu, jejak Karbala, catatan Lauh Mahfuzh, dan makna tafsir militer dalam bahasa langit.
Minggu, 22 Jun 2025 06:22
News
Bertemu Menlu Cina, Presiden Jokowi Bahas Tiga Hal Penting
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Wang Yi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (18/04/2024).
Kamis, 18 Apr 2024 17:26
Ekbis
OJK Sebut Sektor Jasa Keuangan Siap Mitigasi Dampak Konflik di Timur Tengah
OJK mencermati perkembangan terkini di Timur Tengah dan dampaknya terhadap kinerja intermediasi dan stabilitas sistem keuangan nasional ke depan.
Rabu, 17 Apr 2024 20:57
News
Indonesia Serukan Deeskalasi Konflik di Timur Tengah
Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya diplomasi, untuk meredakan ketegangan atau deeskalasi situasi geopolitik di Timur Tengah.
Selasa, 16 Apr 2024 18:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler