Gelar Penamatan, SMP Islam Athirah Makassar Konsisten Cetak Lulusan Berkarakter

Minggu, 14 Jun 2026 13:39
Gelar Penamatan, SMP Islam Athirah Makassar Konsisten Cetak Lulusan Berkarakter
Suasana Penamatan Kelas IX Angkatan ke-40 "Morfeza" di Auditorium Sekolah Islam Athirah Makassar, Minggu (14/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Luqman Zainuddin
Comment
Share
MAKASSAR - SMP Islam Athirah Makassar menggelar Penamatan Kelas IX Angkatan ke-40 "Morfeza" di Auditorium Sekolah Islam Athirah Makassar, Minggu (14/6/2026). Sebanyak 87 siswa resmi menyelesaikan pendidikan jenjang sekolah menengah pertama dan dikukuhkan sebagai lulusan tahun ajaran 2025/2026.

Mengusung tema "Spread Your Wings, Reach New Horizons", kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi atas perjalanan pendidikan para siswa sekaligus apresiasi terhadap berbagai capaian akademik, keagamaan, dan karakter yang diraih selama menempuh pendidikan di SMP Islam Athirah Makassar.

Kepala SMP Islam Athirah Makassar, Nilamartini, dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh siswa angkatan ke-40 dinyatakan lulus setelah memenuhi berbagai persyaratan akademik maupun nonakademik yang telah ditetapkan sekolah.

Ia menjelaskan bahwa proses pendidikan di SMP Islam Athirah Makassar berlandaskan visi sekolah, yakni unggul, berciri Islam, berjiwa nasional, dan berwawasan global.

"Empat kata kunci inilah yang diturunkan menjadi seluruh program dan menjadi jaminan mutu," ujarnya.

Nilamartini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini semakin besar seiring perkembangan teknologi dan dunia digital.

"Dulu lingkungan kita, selain di sekolah dan di rumah, bisa dilihat, didengar, dan digapai secara langsung. Sekarang lingkungan anak-anak kita luar biasa. Dia ada di kamar, tetapi sebenarnya (pikirannya) ada di Jepang, Australia, Prancis. Berat sekali tugas kita. Penting mengetahui akses anak kita, karena lingkungan mempengaruhi perilaku, daya juang, dan daya lenting mereka," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Nilamartini juga memaparkan sejumlah capaian sekolah sepanjang tahun ajaran 2025/2026. Di antaranya keberhasilan mempertahankan sertifikasi ISO, akreditasi sekolah, serta penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional selama empat tahun berturut-turut melalui kerja sama dengan Nyalanesia.

Pada aspek akademik, SMP Islam Athirah Makassar berhasil mempertahankan capaian 100 persen pada indikator literasi dan numerasi berdasarkan hasil ANBK dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). Selain itu, rata-rata nilai TKA siswa 2025/2026 masih berada di atas capaian tingkat nasional maupun provinsi.

Sementara pada bidang keagamaan, sekolah mencatat 65 siswa memiliki hafalan satu juz, 13 siswa hafal dua juz, dan satu siswa telah menghafal lima juz.

Tak hanya itu, sekolah juga memberikan penghargaan kepada siswa berprestasi dalam berbagai kategori, mulai dari karakter terbaik, keagamaan, best achievement, 10 besar terbaik, hingga karya populer terbaik.

Direktur Sekolah Islam Athirah Makassar, Syamril, dalam sambutannya mengajak para lulusan dan orang tua untuk terus menanamkan nilai-nilai yang menjadi bekal menghadapi masa depan.

"Saya mau memperkenalkan kata Sakti. Untuk menghadapi era sekarang, kita butuh Sakti. Termasuk untuk anak-anak yang kita wisuda hari ini," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa SAKTI merupakan akronim dari Sabar dan Syukur, Amanah, Karakter dan Kompetensi, Teman, serta Ikhlas.

Menurut Syamril, karakter dan kompetensi menjadi dua hal penting yang harus dimiliki generasi muda untuk menghadapi tantangan zaman.

"K, karakter dan kompetensi. Untuk bisa terus ke depan, harus memiliki ini. Jangan andalkan koneksi dan kolusi, negeri ini hancur karena kedua karakter ini, sehingga tidak ditemukan orang amanah," tuturnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan para lulusan untuk memperluas pergaulan dan membangun relasi yang positif selama melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

"T, Teman. Lanjut sekolah, carilah teman yang banyak. 1 musuh sangat banyak, 1.000 teman masih kurang," katanya.

Penamatan Angkatan Morfeza ditutup dengan prosesi pengukuhan lulusan dan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan capaian mereka selama menempuh pendidikan di SMP Islam Athirah Makassar.
(MAN)
Berita Terbaru