40 WBM Lapas Polewali Ikut Program Hapus Tato Gratis
Minggu, 14 Jun 2026 17:28
Sebanyak 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan hapus tato gratis yang digelar di Lapas Kelas IIB Polewali bekerja sama dengan Samaki Selalu Community dan Yayasan Mahtan.
POLMAN - Sebanyak 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan hapus tato gratis yang digelar di Lapas Kelas IIB Polewali bekerja sama dengan Samaki Selalu Community dan Yayasan Mahtan pada Minggu, 14 Juni 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan warga binaan agar lebih siap menjalani perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri mereka saat kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan ini dipelopori oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Irfan Pahri Putra, sebagai bentuk kepedulian terhadap proses pembinaan dan perubahan perilaku warga binaan.
Dalam keterangannya, Irfan Pahri Putra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi program rutin yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Polewali, Samaki Selalu Community, dan Yayasan Mahtan.
"Insya Allah kegiatan ini akan menjadi program rutin hasil kolaborasi dengan Lapas Kelas IIB Polewali dan Yayasan Mahtan untuk membantu warga binaan berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, menghilangkan stigma negatif masyarakat terhadap tato yang selama ini ada di tubuh mereka, serta mendorong mereka menjadi manusia yang lebih baik, berguna, dan bermanfaat bagi banyak orang," ujar Irfan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, program hapus tato tidak hanya menjadi sarana bagi warga binaan yang ingin berhijrah dan menjalani kehidupan yang lebih baik, tetapi juga dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.
"Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap proses perubahan diri warga binaan. Selain menjadi jalan untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, menghapus tato juga dapat meningkatkan kepercayaan diri warga binaan, terutama saat mereka kembali ke tengah masyarakat setelah bebas nanti. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih positif," ujar Sudarno.
Pembina Yayasan Mahtan dr Muh Ihsan Kitta mengapresiasi kegiatan yang terlaksana di Lapas Polman bisa terlaksana kembali di tempat yang sama dimana kegiatan hapus tatto itu tidak ada sekali proses langsung hilang.
"Semua butuh waktu dan proses jadi diharapkan keberlanjutan kegiatan dapat berlanjut," kata dia.
Terakhir dari dr Ihsan ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang tetap support di setiap kegiatan yang Mahtan laksanakan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan warga binaan agar lebih siap menjalani perubahan diri menuju kehidupan yang lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri mereka saat kembali ke tengah masyarakat.
Kegiatan ini dipelopori oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Irfan Pahri Putra, sebagai bentuk kepedulian terhadap proses pembinaan dan perubahan perilaku warga binaan.
Dalam keterangannya, Irfan Pahri Putra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi program rutin yang dilaksanakan melalui kolaborasi antara Lapas Kelas IIB Polewali, Samaki Selalu Community, dan Yayasan Mahtan.
"Insya Allah kegiatan ini akan menjadi program rutin hasil kolaborasi dengan Lapas Kelas IIB Polewali dan Yayasan Mahtan untuk membantu warga binaan berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, menghilangkan stigma negatif masyarakat terhadap tato yang selama ini ada di tubuh mereka, serta mendorong mereka menjadi manusia yang lebih baik, berguna, dan bermanfaat bagi banyak orang," ujar Irfan.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Polewali, Sudarno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, program hapus tato tidak hanya menjadi sarana bagi warga binaan yang ingin berhijrah dan menjalani kehidupan yang lebih baik, tetapi juga dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka.
"Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap proses perubahan diri warga binaan. Selain menjadi jalan untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, menghapus tato juga dapat meningkatkan kepercayaan diri warga binaan, terutama saat mereka kembali ke tengah masyarakat setelah bebas nanti. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memberikan semangat baru bagi mereka untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih positif," ujar Sudarno.
Pembina Yayasan Mahtan dr Muh Ihsan Kitta mengapresiasi kegiatan yang terlaksana di Lapas Polman bisa terlaksana kembali di tempat yang sama dimana kegiatan hapus tatto itu tidak ada sekali proses langsung hilang.
"Semua butuh waktu dan proses jadi diharapkan keberlanjutan kegiatan dapat berlanjut," kata dia.
Terakhir dari dr Ihsan ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang tetap support di setiap kegiatan yang Mahtan laksanakan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Hapus Tato Gratis Hadir di Sulbar, Sasar Warga Binaan Lapas Polman
Program Hapus Tato Gratis kembali hadir di Sulawesi Barat. Kegiatan ini digagas oleh Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, Irfan Pahri Putra, bekerja sama dengan Samaki Selalu Community, Lapas Kelas IIB Polewali, serta Yayasan MAHTAN.
Kamis, 11 Jun 2026 14:34
Sulsel
Kolaborasi dengan Mahtan, Polres Wajo Gelar Program Hapus Tato Gratis
Polres Wajo menggelar program hapus tato gratis bagi masyarakat Kabupaten Wajo sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ajakan untuk memulai hidup yang lebih baik.
Senin, 25 Mei 2026 11:49
News
58 Warga Binaan Rutan Makassar Ikut Program Hapus Tato
Masyarakat Hijrah Tanpa Nama (Mahtan) menggelar hapus tato gratis di Rutan Kelas I Makassar, Sabtu 25/04/2026. Sebanyak 58 orang warga binaan ikut program ini.
Sabtu, 25 Apr 2026 15:04
News
Setahun Kegiatan Hapus Tato Gratis Terhenti Akibat Kerusakan Mesin Laser
Yayasan Mahtan kembali laksanakan Kegiatan Hapus Tatto gratis (Treatmen) lanjutan bagi Penerima Manfaat yang akan dilaksanakan Minggu, (21/12/2025) di Posko Mahtan Jalan Hertasning V No 16 Kota Makassar
Kamis, 18 Des 2025 12:54
Sulsel
Yayasan Mahtan Akan Gelar Hapus Tato Gratis dan Sunatan Massal di Bone
Setelah sukses melaksanakan hapus tato gratis di Kota Parepare, Yayasan Mahtan akan hadir kembali di Kabupaten Bone pada Ahad, 22 Desember 2024.
Senin, 09 Des 2024 16:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
223 Siswa SMPIT-SMAIT Ar-Rahmah Ikuti Pengukuhan Bacaan dan Hafalan Al-Qur'an
2
Kondisi Internal KONI Makassar Tak Kondusif, Prestasi Bisa Anjlok Drastis
3
Penguatan Peran Masjid untuk Ciptakan Gerakan Moral dan Sosial Masyarakat
4
Gelar Penamatan, SMP Islam Athirah Makassar Konsisten Cetak Lulusan Berkarakter
5
Konsumsi Meningkat, Pertamina Jamin Ketersediaan Pertalite
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
223 Siswa SMPIT-SMAIT Ar-Rahmah Ikuti Pengukuhan Bacaan dan Hafalan Al-Qur'an
2
Kondisi Internal KONI Makassar Tak Kondusif, Prestasi Bisa Anjlok Drastis
3
Penguatan Peran Masjid untuk Ciptakan Gerakan Moral dan Sosial Masyarakat
4
Gelar Penamatan, SMP Islam Athirah Makassar Konsisten Cetak Lulusan Berkarakter
5
Konsumsi Meningkat, Pertamina Jamin Ketersediaan Pertalite