Unhas Sambut 10.041 Mahasiswa Baru, Didorong Selesai Tepat Waktu
Selasa, 11 Agu 2026 19:30
Suasana PKKMB 2026 Unhas di JK Arenatorium Unhas, Selasa (11/8/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Sebanyak 10.041 mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di JK Arenatorium Unhas, Selasa (11/8/2026).
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyambut para mahasiswa baru sekaligus mendorong mereka membangun kepercayaan diri untuk berprestasi dan bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain, baik di tingkat nasional maupun global.
"Untuk anak-anakku sekalian yang baru saja mengenal Universitas Hasanuddin di hari pertama, anda telah memasuki sebuah kampus yang memiliki semangat yang luar biasa, yang tidak bisa dibandingkan dengan universitas lain," ujarnya.
Prof Jamaluddin mengatakan Unhas memiliki sejumlah prestasi yang dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa baru. Salah satunya keberhasilan mahasiswa Unhas meraih juara umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) selama dua tahun berturut-turut.
"Saat ini, untuk kalangan mahasiswa, mahasiswa Universitas Hasanuddin yang paling disegani oleh mahasiswa lain, karena kenapa? Dua kali berturut-turut memenangkan piala Pimnas. Piala ini selama 37 tahun selalu berada di Pulau Jawa, tidak pernah keluar dari Pulau Jawa, dan tidak ada yang berani bermimpi mengeluarkan dari Pulau Jawa. Tapi 2024, mahasiswa Universitas Hasanuddin berhasil mengambil trofi itu membawa ke Makassar," sebutnya.
Menurut Prof Jamaluddin, capaian tersebut menunjukkan pentingnya kepercayaan diri dan semangat berprestasi. Ia berharap karakter tersebut menjadi bagian dari budaya akademik Unhas.
"Saya berharap semangat ini yang menjadi kebanggaan Unhas. Semangat prestasi yang akan kita dorong untuk menjadi pegangan bagaimana karakter Unhas. Tapi kita ingin prestasilah yang akan kita tonjolkan, karena itu yang dibutuhkan oleh bangsa ini untuk bisa tumbuh lebih tinggi lagi, bisa sampai 10%, sehingga bisa terwujud cita-cita kita untuk menjadi Generasi Emas 2045 dan keluar dari jebakan middle income trap," ucapnya.
Rektor Unhas juga mengingatkan mahasiswa baru agar menjaga nama baik almamater selama menjalani pendidikan.
"Selamat datang di kampus yang penuh semangat ini. Kampus Merah, jas almamater ini, karena "merah darahku", karena semangat ini harus membara terus. Jangan pernah loyo, jangan pernah takut, dan jangan pernah gentar, karena kita Insyaallah bersama dengan para pimpinan, pimpinan rektorat, pimpinan Senat Akademik, pimpinan Majelis Wali Amanat dan tentu kita di-back up oleh kekuatan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin, yang ketuanya sekaligus adalah Menteri Pertanian Republik Indonesia," pesannya kepada ribuan mahasiswa baru.
Selain mendorong prestasi, Prof Jamaluddin menegaskan komitmen Unhas untuk mendampingi mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu.
"Saudara-saudara masuk di kampus ini Insyaallah kita akan membersamai serta menggapai mimpi, menggapai cita-cita. Bukan hanya selesai, tapi selesai tepat waktu dengan kualitas yang membanggakan dan bersaing, bisa bersaing secara global," tutup Prof JJ.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, turut memberikan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa Unhas di Pimnas. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti perkembangan prestasi akademik Unhas.
"Luar biasa prestasi Unhas sekarang ini. Malah ada trofi piala untuk perguruan tinggi Unhas yang dulunya itu diraih oleh UI, UGM, dan seterusnya. Saat ini sudah dua tahun berturut-turut berada di Unhas. Ini patut kita apresiasi dan kita dorong agar Unhas semakin berprestasi. Ini luar biasa kemajuan kita. Anak-anak sangat cerdas dan luar biasa, kreatif, berani tampil menyampaikan aspirasinya," katanya.
Amran juga berpesan kepada mahasiswa baru agar membangun karakter dan menjaga nama baik almamater.
"Kami pesan, jadilah manusia unggul. Syarat unggul adalah pertama itu berilmu, kemudian yang kedua dia bekerja keras, jujur, berakhlak mulia. Insya Allah pasti bisa berhasil. Jadi mimpi besar, bertindak, konsisten, sukses," tuturnya.
PKKMB Unhas 2026 menghadirkan dua menteri sebagai narasumber, yakni Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Pertanian juga memberikan beasiswa dan santunan khusus kepada mahasiswa peserta PKKMB Unhas 2026.
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyambut para mahasiswa baru sekaligus mendorong mereka membangun kepercayaan diri untuk berprestasi dan bersaing dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain, baik di tingkat nasional maupun global.
"Untuk anak-anakku sekalian yang baru saja mengenal Universitas Hasanuddin di hari pertama, anda telah memasuki sebuah kampus yang memiliki semangat yang luar biasa, yang tidak bisa dibandingkan dengan universitas lain," ujarnya.
Prof Jamaluddin mengatakan Unhas memiliki sejumlah prestasi yang dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa baru. Salah satunya keberhasilan mahasiswa Unhas meraih juara umum Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) selama dua tahun berturut-turut.
"Saat ini, untuk kalangan mahasiswa, mahasiswa Universitas Hasanuddin yang paling disegani oleh mahasiswa lain, karena kenapa? Dua kali berturut-turut memenangkan piala Pimnas. Piala ini selama 37 tahun selalu berada di Pulau Jawa, tidak pernah keluar dari Pulau Jawa, dan tidak ada yang berani bermimpi mengeluarkan dari Pulau Jawa. Tapi 2024, mahasiswa Universitas Hasanuddin berhasil mengambil trofi itu membawa ke Makassar," sebutnya.
Menurut Prof Jamaluddin, capaian tersebut menunjukkan pentingnya kepercayaan diri dan semangat berprestasi. Ia berharap karakter tersebut menjadi bagian dari budaya akademik Unhas.
"Saya berharap semangat ini yang menjadi kebanggaan Unhas. Semangat prestasi yang akan kita dorong untuk menjadi pegangan bagaimana karakter Unhas. Tapi kita ingin prestasilah yang akan kita tonjolkan, karena itu yang dibutuhkan oleh bangsa ini untuk bisa tumbuh lebih tinggi lagi, bisa sampai 10%, sehingga bisa terwujud cita-cita kita untuk menjadi Generasi Emas 2045 dan keluar dari jebakan middle income trap," ucapnya.
Rektor Unhas juga mengingatkan mahasiswa baru agar menjaga nama baik almamater selama menjalani pendidikan.
"Selamat datang di kampus yang penuh semangat ini. Kampus Merah, jas almamater ini, karena "merah darahku", karena semangat ini harus membara terus. Jangan pernah loyo, jangan pernah takut, dan jangan pernah gentar, karena kita Insyaallah bersama dengan para pimpinan, pimpinan rektorat, pimpinan Senat Akademik, pimpinan Majelis Wali Amanat dan tentu kita di-back up oleh kekuatan Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin, yang ketuanya sekaligus adalah Menteri Pertanian Republik Indonesia," pesannya kepada ribuan mahasiswa baru.
Selain mendorong prestasi, Prof Jamaluddin menegaskan komitmen Unhas untuk mendampingi mahasiswa menyelesaikan pendidikan dengan baik dan tepat waktu.
"Saudara-saudara masuk di kampus ini Insyaallah kita akan membersamai serta menggapai mimpi, menggapai cita-cita. Bukan hanya selesai, tapi selesai tepat waktu dengan kualitas yang membanggakan dan bersaing, bisa bersaing secara global," tutup Prof JJ.
Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, turut memberikan apresiasi terhadap prestasi mahasiswa Unhas di Pimnas. Ia menilai capaian tersebut menjadi bukti perkembangan prestasi akademik Unhas.
"Luar biasa prestasi Unhas sekarang ini. Malah ada trofi piala untuk perguruan tinggi Unhas yang dulunya itu diraih oleh UI, UGM, dan seterusnya. Saat ini sudah dua tahun berturut-turut berada di Unhas. Ini patut kita apresiasi dan kita dorong agar Unhas semakin berprestasi. Ini luar biasa kemajuan kita. Anak-anak sangat cerdas dan luar biasa, kreatif, berani tampil menyampaikan aspirasinya," katanya.
Amran juga berpesan kepada mahasiswa baru agar membangun karakter dan menjaga nama baik almamater.
"Kami pesan, jadilah manusia unggul. Syarat unggul adalah pertama itu berilmu, kemudian yang kedua dia bekerja keras, jujur, berakhlak mulia. Insya Allah pasti bisa berhasil. Jadi mimpi besar, bertindak, konsisten, sukses," tuturnya.
PKKMB Unhas 2026 menghadirkan dua menteri sebagai narasumber, yakni Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Pertanian juga memberikan beasiswa dan santunan khusus kepada mahasiswa peserta PKKMB Unhas 2026.
(MAN)
Berita Terkait
News
Aksi Mahasiswi Unibos Bagikan Makanan untuk Petugas Kebersihan Tuai Apresiasi
Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswi, Tiara membuktikan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana.
Kamis, 06 Agu 2026 10:00
News
Mahasiswa KKN-T Unhas Ajak Siswa SD Belajar Peduli Lingkungan Lewat Ecoprint
Mahasiswa KKN-T Pengelolaan Sampah Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPTD SD Negeri 56 Parepare belajar mencintai lingkungan melalui Workshop Pelatihan dan Pembuatan Tote Bag Ecoprint.
Selasa, 04 Agu 2026 15:05
News
Mahasiswa Unhas Ciptakan RICEVA, Paper Strip Alami untuk Usir Kutu Beras
Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) mengembangkan inovasi pengusir kutu beras bernama RICEVA (Rice Protection with Natural Volatile Aroma).
Sabtu, 01 Agu 2026 18:23
News
Mahasiswa KKN Unhas Latih Warga Desa Kalempang Olah Limbah Dapur Jadi Pupuk
Mahasiswa KKN Gelombang 116 Tematik Inovasi Desa Universitas Hasanuddin menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari limbah dapur di Desa Kalempang, Senin (27/7/2026).
Rabu, 29 Jul 2026 18:13
News
FEB Unhas Edukasi Masyarakat Balleangin Kelola Sampah Bernilai Ekonomi
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Hibah Internal Peningkatan Kinerja Utama (KIPKU) FEB Unhas yang diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-78 FEB Unhas.
Senin, 27 Jul 2026 17:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali