Program Daifit hingga Teknologi Hybrid, Jurus Daihatsu Jaga Kinerja Solid di Pasar Otomotif

Rabu, 11 Mar 2026 07:47
Program Daifit hingga Teknologi Hybrid, Jurus Daihatsu Jaga Kinerja Solid di Pasar Otomotif
Manajemen Astra Daihatsu berfoto bersama di depan produk terbaru yakni Rocky Hybrid. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Astra Daihatsu konsisten menunjukkan kinerja solid di pasar otomotif nasional. Hal itu ditunjukkan dengan keberhasilan mempertahankan posisi kedua selama 17 tahun berturut-turut untuk penjualan mobil secara nasional.

Torehan itu tentunya tidak mudah dicapai. Terlebih tatkala pasar otomotif nasional masih lesu. Butuh strategi dan kerja keras demi menjaga penjualan Daihatsu terus bertumbuh, atau setidaknya tidak jeblok-jeblok amat di tengah ketatnya persaingan.

Nah, jurus jitu Daihatsu terletak pada inovasi program, adaptasi teknologi terbaru, hingga pelayanan prima. Inovasi program, termasuk dengan menghadirkan Daihatsu Idul Fitri (Daifit) di momen Ramadan dan Daihatsu End Year Festival (Daifest) pada pengujung tahun.

Kepala Wilayah Indonesia Bagian Timur PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Michael Hendro, mengatakan program Daifit berlangsung 1 Februari hingga 31 April 2026. Sejak pertama kali dilaksanakan pada 2023, program ini terbukti mampu mendongkrak angka penjualan Daihatsu, sekaligus telah memberikan apresiasi berupa keberangkatan umrah kepada 27 konsumen.

"Tahun ini, kami siapkan paket umrah untuk sembilan pemenang yakni konsumen yang membeli mobil Daihatsu. Ya, lewat program ini, kami berharap dapat menjaga pertumbuhan pasar otomotif, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat menjelang Idul Fitri," ujar dia, saat acara media gathering di Hotel MaxOne Makassar, belum lama ini.

Lewat program Daifit, Michael menyebut Daihatsu menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memiliki kendaraan. Terlebih, mayoritas konsumen Daihatsu adalah pembeli mobil pertama.

Program Daifit memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan yang mudah bagi konsumen, mulai dari proses pembelian hingga penggunaan dalam jangka panjang. Semua itu ditunjang pelayanan prima dari insan Daihatsu.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa membeli mobil Daihatsu itu mudah, mulai dari proses pembelian hingga penggunaan dalam jangka panjang,” jelas Michael.

Kepala Cabang Astra Daihatsu Makassar Alauddin Dadi Winarto, menambahkan program Daifit memang terbukti ampuh mendongkrak penjualan Daihatsu. Kurang lebih sebulan berjalan, program yang memasuki tahun keempat ini disebutnya telah membukukan kontribusi cukup signifikan.

"Sejak program berjalan sampai saat ini, ada kenaikan sekitar 17 persen," ungkapnya.

Efek program Daifit itu tidak lepas karena Daihatsu melihat momentum Ramadan biasanya diikuti peningkatan kebutuhan mobilitas, baik untuk perjalanan mudik maupun aktivitas usaha.

Adapun program Daifit didukung oleh ekosistem Astra untuk mempermudah proses pembelian kendaraan. Konsumen dapat memanfaatkan layanan pembiayaan dari Astra Credit Companies (ACC) dan Daihatsu Financial Services (DFS), serta perlindungan asuransi kendaraan dari Asuransi Astra melalui produk Garda Oto.

Program Daifit hingga Teknologi Hybrid, Jurus Daihatsu Jaga Kinerja Solid di Pasar Otomotif

Penuhi Kebutuhan Konsumen
Daihatsu berkomitmen memenuhi kebutuhan konsumen dengan fokus pada pembeli mobil pertama. Segmen itu sejak lama telah menjadi tumpuan Daihatsu di pasar otomotif nasional.

Dengan strategi bisnis itu, Daihatsu belum melirik mobil listrik sebagai jualan. Meski demikian, pabrikan otomotif asal Jepang itu tetap menjawab keinginan konsumen dengan mengadopsi teknologi hybrid di produk terbarunya.

Michael menjelaskan untuk saat ini rasanya belum waktunya untuk langsung beralih ke mobil listrik merujuk karakter konsumen Daihatsu. Pihaknya memilih opsi realistis dengan memperkuat lini kendaraan konvensional atau Internal Combustion Engine (ICE) dan hybrid yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Daihatsu memiliki segmen terbesar yakni first car buyer (pembeli mobil pertama). Jadi, rasanya masih terlalu cepat kalau mobil pertama itu langsung listrik. Karena itu, kami tetap menghadirkan mobil-mobil konvensional yang irit bahan bakar, ramah lingkungan, perawatan murah, dan harga jual kembali yang baik,” terangnya.

Kendati belum masuk ke pasar mobil listrik, Daihatsu tetap hadir menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kendaraan irit dan ramah lingkungan. Buktinya, Daihatsu telah memasarkan Rocky Hybrid dengan teknologi Hybrid yang paling unggul di kelasnya.

Teknologi yang disematkan pada Rocky Hybrid, ia menyebut berbeda dengan mobil hybrid lainnya. Dengan teknologi pure hybrid, Daihatsu Rocky diklaim memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih hemat dibandingkan mobil hybrid dengan sistem mild hybrid.

“Rocky Hybrid berbeda karena sistemnya pure hybrid, bukan mild hybrid. Mesin bensinnya hanya berfungsi sebagai genset, sementara mobil sepenuhnya digerakkan oleh dinamo listrik. Ibaratnya mobil ini selalu membawa genset sendiri,” tuturnya.

Keunggulan lain, Rocky Hybrid yang dipasarkan di Indonesia merupakan unit completely built-up (CBU) dari Jepang. Menariknya, Daihatsu membanderolnya dengan harga yang sangat kompetitif.

OTR Makassar untuk Daihatsu Rocky hanya Rp305,5 juta. Untuk ukuran mobil hybrid CBU dari Jepang, Rocky Hybrid paling murah yang berada di kelas Sport Utility Vehicle alias SUV.

Nah, langkah bisnis Daihatsu ini selaras dengan kebutuhan konsumennya yakni menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan, efisien, dan terjangkau, sembari tetap menyesuaikan diri dengan kesiapan pasar menuju era elektrifikasi.

Ketangguhan Daihatsu
Lewat strategi bisnis yang berfokus pada segmen pembeli mobil pertama, Daihatsu telah membuktikan ketangguhannya di pasar otomotif nasional. Data penjualan sepanjang 2025 memperlihatkan adanya penurunan yang cukup tajam di berbagai level pasar, baik secara nasional maupun regional. Secara nasional, total pasar otomotif mengalami kontraksi hingga 17 persen.

Penurunan ini turut memengaruhi penjualan Daihatsu. Sepanjang 2025, penjualan merek tersebut tercatat sekitar 129.331 unit, turun sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 169.370 unit.

Tren serupa juga terlihat di wilayah Indonesia Bagian Timur (IBT) serta Sulawesi Selatan. Di kawasan IBT, total pasar otomotif menyusut sekitar 16 persen, dari 85.614 unit pada 2024 menjadi 71.872 unit pada 2025.

Sementara itu di Sulawesi Selatan, pasar otomotif juga mengalami penurunan sebesar 14 persen. Penjualan mobil di provinsi ini terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, dari 39.268 unit pada 2022, menjadi 38.161 unit pada 2023, kemudian 37.771 unit pada 2024, hingga turun ke 32.326 unit pada 2025.

Namun di tengah kondisi pasar yang melemah, Daihatsu tetap mampu menjaga posisinya di pasar otomotif nasional maupun regional. Daihatsu secara nasional menempati peringkat kedua dengan pangsa pasar sebesar 16,9 persen.

Kinerja Daihatsu bahkan lebih kuat di wilayah timur Indonesia. Di kawasan IBT, merek ini menguasai pangsa pasar sebesar 27,5 persen. Sementara di Sulawesi Selatan, pangsa pasarnya mencapai 25,5 persen. Di kedua wilayah tersebut, Daihatsu juga konsisten berada di posisi kedua penjualan terbanyak.

Ketahanan Daihatsu di pasar timur, khususnya Sulawesi Selatan, ditopang oleh kuatnya permintaan di segmen kendaraan niaga dan LCGC. Model Gran Max Pick Up menjadi kontributor terbesar dengan porsi penjualan mencapai 55 persen, disusul Sigra yang menyumbang sekitar 20 persen dari total penjualan.

Kepala Cabang Astra Daihatsu Makassar Urip, Arfan Afian, menyampaikan pasar otomotif sangat menantang dalam beberapa tahun terakhir. Tidak mudah bagi Daihatsu untuk mampu mempertahankan posisi sebagai pemain utama.

Meski demikian, dengan berbagai strategi dan kerja keras, Daihatsu terbukti tetap memperlihatkan kinerja solid. Khusus di IBT, termasuk Sulsel, tercatat penurunannya tidak sedalam nasional.

Arfan mengungkapkan pihaknya masih tetap optimistis mampu tampil sebagai pemain utama di industri otomotif. Daihatsu bahkan menargetkan posisi rangking dua nasional untuk 18 tahun berturut-turut.

Program Daifit hingga Teknologi Hybrid, Jurus Daihatsu Jaga Kinerja Solid di Pasar Otomotif

Layanan Prima
Salah satu keunggulan Daihatsu juga terletak pada layanan prima. Bukan hanya saat konsumen ingin membeli mobil, tapi juga untuk layanan purna jual alias aftersales.

Nah, salah satu layanan prima itu ditunjukkan pada momentum Ramadan dengan menghadirkan Astra Siaga Lebaran (ASL). Kepala Bengkel Astra Daihatsu Makassar Urip, Muhammad Aufa, menyebut periode program ini berlangsung mulai 17 hingga 24 Maret 2026.

Total ada 6 posko siaga dan 89 bengkel siaga yang siap menemani perjalanan mudik Sahabat Daihatsu. "Banyak benefit yang bisa dimanfaatkan Sahabat Daihatsu. Mulai dari servis kendaraan, tempat istirahat yang nyaman, free wifi, dan free snack & drink," tuturnya.

Layanan prima Daihatsu juga diwujudkan melalui berbagai program aftersales selama momen Ramadan, seperti Tebar Hemat Ramadan (THR), Hadiah Spesial untuk Momen Istimewa (Hampers), dan Servis Pasti Untung alias Si Pitung.

Aufa menyebut untuk program THR berlaku 1-14 Maret 2026. Daihatsu menawarkan harga terbaik untuk persiapan mudik di bengkel resmi. Terdapat tiga paket yakni Paket Berkala Super Hemat atau Berhemat. Paket Siap Mudik alias Sidik, dan Paket Special Price.

Sedangkan untuk program Hampers, Aufa menuturkan berlaku mulai 25 Maret hingga 30 April 2026. Tersedia pula tiga paket yakni Paket Refleksi untuk pekerjaan kaki-kaki mobil, Paket Resik meliputi clean & mandatory check, cas vitality check hingga bahan cabin disinfectant, serta Paket Engine Booster.

Adapun program Si Pitung juga berlaku mulai 25 Maret hingga 30 April 2026. Tersedia Paket Spesial Check Engine & Brake Checkup, Paket Bersih Rem, Paket Jasa PM, Promo Engine Booster, dan Paket Spesial Ganti Kopling.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru