Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif, Arus Barang Naik 10,85 Persen
Selasa, 11 Agu 2026 15:37
Pelindo Multi Terminal mencatat pertumbuhan positif pada Semester I 2026 dengan total arus barang yang dikelola mencapai 59,59 juta ton/m3, meningkat 10,85 persen. Foto/Istimewa
MEDAN - Kinerja operasional Pelindo Multi Terminal menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang Semester I 2026. Arus barang yang dikelola perusahaan mencapai 59,59 juta ton/m3, atau tumbuh 10,85 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan arus sejumlah komoditas utama, dengan segmen curah kering mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,74 persen.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, mengatakan peningkatan arus barang tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas operasional terminal nonpetikemas.
“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpetikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ujar Finan.
Berdasarkan jenis komoditas, arus General & Bag Cargo tercatat sebesar 14,56 juta ton/m3, naik 6,11 persen dari 13,72 juta ton/m3 pada Semester I 2025. Arus Curah Cair juga meningkat menjadi 14,41 juta ton, dari sebelumnya 13,34 juta ton. Pertumbuhan segmen ini mencapai 7,97 persen.
Sementara itu, Curah Kering menjadi segmen dengan pertumbuhan paling tinggi. Arus komoditas ini mencapai 30,63 juta ton, meningkat 14,74 persen dibandingkan 26,69 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.
Untuk komoditas Gas, arus yang dikelola mencapai 8,12 juta MMBTU, naik 4,49 persen dari 7,77 juta MMBTU pada Semester I 2025.
Finan menjelaskan, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya perusahaan dalam memperkuat operasional. Pelindo Multi Terminal terus melakukan pembenahan proses bisnis, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, peralatan, dan infrastruktur.
Aspek keselamatan juga menjadi bagian penting dalam penguatan operasional melalui penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” kata Finan.
Pertumbuhan kinerja tersebut sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia untuk memperkuat konsistensi layanan dan keandalan operasional perusahaan negara. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi logistik sekaligus mendorong aktivitas perdagangan nasional.
Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal terus mengembangkan layanan kepelabuhanan yang modern, aman, dan berdaya saing. Pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, dan penguatan ekosistem kepelabuhanan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung rantai logistik Indonesia yang semakin efisien dan andal.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan arus sejumlah komoditas utama, dengan segmen curah kering mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 14,74 persen.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, mengatakan peningkatan arus barang tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas operasional terminal nonpetikemas.
“Capaian ini menjadi refleksi dari upaya berkelanjutan Pelindo Multi Terminal dalam memperkuat kualitas layanan, meningkatkan efektivitas operasional, serta menghadirkan pengelolaan terminal nonpetikemas yang semakin andal dan berdaya saing,” ujar Finan.
Berdasarkan jenis komoditas, arus General & Bag Cargo tercatat sebesar 14,56 juta ton/m3, naik 6,11 persen dari 13,72 juta ton/m3 pada Semester I 2025. Arus Curah Cair juga meningkat menjadi 14,41 juta ton, dari sebelumnya 13,34 juta ton. Pertumbuhan segmen ini mencapai 7,97 persen.
Sementara itu, Curah Kering menjadi segmen dengan pertumbuhan paling tinggi. Arus komoditas ini mencapai 30,63 juta ton, meningkat 14,74 persen dibandingkan 26,69 juta ton pada periode yang sama tahun lalu.
Untuk komoditas Gas, arus yang dikelola mencapai 8,12 juta MMBTU, naik 4,49 persen dari 7,77 juta MMBTU pada Semester I 2025.
Finan menjelaskan, pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya perusahaan dalam memperkuat operasional. Pelindo Multi Terminal terus melakukan pembenahan proses bisnis, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, peralatan, dan infrastruktur.
Aspek keselamatan juga menjadi bagian penting dalam penguatan operasional melalui penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“Pelindo Multi Terminal terus berkomitmen menjaga keandalan operasional terminal melalui inovasi dan transformasi yang berkelanjutan. Dengan layanan yang semakin efektif dan terintegrasi, kami berharap dapat terus memberikan kontribusi dalam memperlancar rantai logistik nasional,” kata Finan.
Pertumbuhan kinerja tersebut sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia untuk memperkuat konsistensi layanan dan keandalan operasional perusahaan negara. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran distribusi logistik sekaligus mendorong aktivitas perdagangan nasional.
Sebagai operator terminal nonpetikemas, Pelindo Multi Terminal terus mengembangkan layanan kepelabuhanan yang modern, aman, dan berdaya saing. Pengembangan teknologi, peningkatan produktivitas, dan penguatan ekosistem kepelabuhanan menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung rantai logistik Indonesia yang semakin efisien dan andal.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pelindo Multi Terminal Perkuat Layanan Pelabuhan Kendari Dukung Hilirisasi Nikel
Pelindo Multi Terminal memperkuat kesiapan operasional di Pelabuhan Kendari, Sulawesi Tenggara, untuk mendukung kelancaran rantai pasok industri nikel nasional.
Sabtu, 05 Sep 2026 12:45
Ekbis
PT BIMA Dukung Transformasi Pelindo, Perkuat Efisiensi Operasional Pelabuhan
Dalam ekosistem Pelindo, PT Berkah Industri Mesin Angkat (PT BIMA) mengambil peran melalui penyediaan layanan engineering dan pemeliharaan peralatan pelabuhan.
Jum'at, 04 Sep 2026 19:51
Ekbis
Pelindo - Australia Jajaki Kerja Sama Maritim, Perkuat Konektivitas Indonesia Timur
Pelindo Regional 4 dan Konsulat Jenderal Australia di Makassar menjajaki peluang kerja sama di sektor maritim dan logistik.
Rabu, 02 Sep 2026 10:48
News
Pelindo Gandeng BNN Edukasi Pelajar Makassar tentang Bahaya Narkoba
Pelindo mengajak pelajar di Kota Makassar untuk membangun keberanian untuk menolak penyalahgunaan narkoba melalui edukasi sejak dini.
Selasa, 01 Sep 2026 14:04
News
Pelindo Semai Harapan di Langowan lewat Relawan Bakti BUMN
Dari ruang kelas hingga lahan pertanian, Pelindo menghadirkan semangat kolaborasi untuk memperkuat potensi masyarakat Langowan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Senin, 24 Agu 2026 17:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros