Pelindo Mengajar, Menyalakan Mimpi Besar Generasi Muda Makassar

Kamis, 05 Nov 2026 18:31
Pelindo Mengajar, Menyalakan Mimpi Besar Generasi Muda Makassar
Melalui program Pelindo Mengajar, 125 siswa SMA Negeri 5 Makassar mendapat kesempatan belajar langsung dari praktisi industri sekaligus mengenal lebih dekat peran strategis pelabuhan. Foto/IST
Comment
Share
MAKASSAR - Mengenal dunia kerja tidak harus menunggu hingga lulus sekolah. Melalui program Pelindo Mengajar, 125 siswa SMA Negeri 5 Makassar mendapat kesempatan belajar langsung dari praktisi industri sekaligus mengenal lebih dekat peran strategis pelabuhan dalam menggerakkan perekonomian Indonesia.

Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Bachtiar Soeria Atmadja, hadir langsung membagikan wawasan dan pengalaman kepada para siswa, Kamis (5/11/2026). Mengusung tema “Dari Pelabuhan, Mengemban Layar untuk Generasi Emas”, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran untuk memperkenalkan industri kepelabuhanan, peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta tantangan dunia kerja pada masa mendatang.

Dalam pemaparannya, Bachtiar menjelaskan berbagai aktivitas operasional pelabuhan, mulai dari layanan kapal, barang dan peti kemas, hingga penumpang. Seluruh layanan tersebut menjadi bagian penting dari ekosistem logistik dan konektivitas yang menghubungkan wilayah barat hingga timur Indonesia.

Dia juga memperkenalkan peran strategis Pelindo sebagai BUMN di sektor kepelabuhanan yang kini menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan Danantara. Pelindo memiliki visi menjadi pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan berkelas dunia.

“Pelindo menghubungkan Indonesia setiap hari. Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar, melainkan simpul konektivitas yang mendukung pergerakan barang, aktivitas ekonomi, dan pertumbuhan berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Bachtiar.

Selain mengenalkan industri kepelabuhanan, Bachtiar mengajak siswa memahami perubahan dunia kerja seiring pesatnya perkembangan teknologi. Menurutnya, kemampuan beradaptasi, penguasaan keterampilan, serta kolaborasi antara manusia dan teknologi menjadi bekal penting agar generasi muda mampu menghadapi perubahan.

“Pekerjaan tidak sekadar hilang, tetapi terus berubah. Karena itu, generasi muda harus mampu beradaptasi, terus belajar, dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk berkembang,” tuturnya.

Bachtiar juga berbagi pengalaman mengenai perjalanan pendidikan, merintis karier, menghadapi berbagai tantangan, hingga mencapai kesuksesan. Dalam sesi motivasi tersebut, dia menekankan pentingnya integritas, etika, kedisiplinan, serta keberanian mengambil keputusan dalam menentukan masa depan.

“Hidupmu adalah hasil dari pilihan-pilihan yang kamu buat, bukan dari apa yang terjadi padamu,” pesannya kepada para siswa.

Dia pun mendorong peserta untuk berani menetapkan cita-cita besar dan konsisten memperjuangkannya. Menurutnya, masa depan tidak hanya ditentukan oleh kesempatan yang datang, tetapi juga oleh pilihan, kemauan belajar, dan kesungguhan dalam mengembangkan potensi diri.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMA Negeri 5 Makassar, Sudirman Kadir, mengapresiasi pelaksanaan Pelindo Mengajar. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman pembelajaran yang berbeda karena siswa dapat memperoleh pengetahuan langsung dari praktisi industri.

Dia menjelaskan, materi mengenai BUMN telah menjadi bagian dari pembelajaran dalam dua mata pelajaran di sekolah. Kehadiran Pelindo diharapkan dapat memperluas wawasan siswa, terutama mengenai sektor kepelabuhanan dan kemaritiman.

“Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut melalui kolaborasi yang lebih luas, termasuk menghadirkan praktisi Pelindo sebagai guru tamu serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengunjungi pelabuhan dan melihat langsung aktivitas operasionalnya,” ujar Sudirman.

Dia juga berharap interaksi tersebut dapat membantu siswa mengenali beragam disiplin ilmu dan kompetensi yang dibutuhkan untuk berkarier di industri kepelabuhanan.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan kuis berhadiah yang dipandu langsung oleh Bachtiar. Antusiasme siswa semakin terlihat melalui permainan digital Kahoot dan pembagian doorprize bagi peserta, termasuk tiga siswa dengan nilai kuis tertinggi.

Tidak hanya berbagi pengetahuan dan pengalaman, Pelindo juga memberikan dukungan nyata bagi dunia pendidikan. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp50 juta kepada SMA Negeri 5 Makassar serta satu unit smartphone kepada seorang siswa berprestasi.

Melalui Pelindo Mengajar, perusahaan berharap dapat terus berkontribusi dalam memperluas wawasan, menumbuhkan semangat belajar, dan menginspirasi generasi muda untuk mempersiapkan diri menjadi sumber daya manusia unggul. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan Pelindo dalam menyongsong terwujudnya Indonesia Emas 2045.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru