Pertamina Sulawesi Bekali UMK Strategi Konten dan Storytelling di Era Digital
Rabu, 30 Sep 2026 13:04
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali melaksanakan UMK Academy sebagai upaya untuk mendorong UMKM agar dapat naik kelas dan mandiri. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kemampuan menjual produk di tengah perubahan perilaku konsumen tidak lagi cukup mengandalkan kualitas barang. Pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) juga perlu mampu membangun identitas merek, menciptakan konten yang relevan, serta menyampaikan cerita produk untuk menjangkau konsumen di ruang digital.
Kebutuhan tersebut menjadi fokus pelatihan pertama UMK Academy 2026 yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Onta Lama No. 70, Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Selasa (29/9).
Sebanyak 95 peserta mengikuti pelatihan tersebut, terdiri atas 25 peserta yang hadir secara langsung dan 70 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan membangun trust building content, menentukan brand positioning dan product story, memahami pola pikir serta permasalahan dalam pembuatan konten, hingga mengembangkan storytelling, branding, dan strategi meningkatkan penjualan melalui media sosial.
Materi disampaikan Yoga Pratama dari CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama tim Akselerator Pertamina Sulawesi.
Pelatihan juga mengenalkan pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam menghasilkan materi visual. Teknologi tersebut diarahkan untuk mendukung kreativitas sekaligus membuat proses produksi konten menjadi lebih efektif.
Tidak hanya menerima materi, peserta juga diajak menggali kembali alasan membangun usaha, motivasi pribadi, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan bisnis. Pengalaman tersebut kemudian dikembangkan menjadi bahan storytelling yang dapat digunakan untuk membangun kedekatan dengan calon konsumen.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan, kemampuan membuat konten perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap identitas dan cerita di balik sebuah produk.
“Kami ingin pelaku UMK tidak hanya melihat media sosial sebagai tempat untuk menawarkan produk. Ada cerita, proses, dan nilai yang bisa dibagikan kepada konsumen. Ketika pelaku usaha mampu menyampaikan ceritanya dengan baik, produk akan memiliki identitas dan hubungan yang lebih kuat dengan konsumennya,” ujar Lilik.
Menurut Lilik, perubahan pola konsumsi informasi membuat kemampuan membangun komunikasi dengan audiens semakin penting bagi pelaku UMK. Karena itu, UMK Academy dirancang dengan pendekatan praktik sehingga peserta dapat langsung mengembangkan ide konten berdasarkan pengalaman dan karakter usaha masing-masing.
“Pelatihan ini kami dorong agar peserta berani mengubah cara pandang dari sekadar menjual menjadi bercerita. Mereka perlu memahami siapa konsumennya, apa yang ingin disampaikan, dan bagaimana membangun kepercayaan melalui konten yang relevan. Teknologi seperti AI dapat menjadi alat bantu untuk memperkuat proses tersebut,” katanya.
Rangkaian pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, refleksi, dan praktik storytelling untuk media sosial. Peserta diberi ruang mengeksplorasi pengalaman menjalankan usaha, kemudian menerjemahkannya menjadi cerita yang lebih dekat dengan karakter dan kebutuhan target audiens.
Program UMK Academy merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku UMK agar mampu beradaptasi dengan perubahan ekosistem bisnis. Pembekalan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada penguatan pola pikir dan kreativitas untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan melanjutkan berbagai program pemberdayaan dan pendampingan bagi UMK dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina maupun pertanyaan terkait produk dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
Kebutuhan tersebut menjadi fokus pelatihan pertama UMK Academy 2026 yang digelar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Onta Lama No. 70, Bonto Biraeng, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Selasa (29/9).
Sebanyak 95 peserta mengikuti pelatihan tersebut, terdiri atas 25 peserta yang hadir secara langsung dan 70 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom.
Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan membangun trust building content, menentukan brand positioning dan product story, memahami pola pikir serta permasalahan dalam pembuatan konten, hingga mengembangkan storytelling, branding, dan strategi meningkatkan penjualan melalui media sosial.
Materi disampaikan Yoga Pratama dari CSR & SMEPP Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama tim Akselerator Pertamina Sulawesi.
Pelatihan juga mengenalkan pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu dalam menghasilkan materi visual. Teknologi tersebut diarahkan untuk mendukung kreativitas sekaligus membuat proses produksi konten menjadi lebih efektif.
Tidak hanya menerima materi, peserta juga diajak menggali kembali alasan membangun usaha, motivasi pribadi, serta berbagai tantangan yang dihadapi selama menjalankan bisnis. Pengalaman tersebut kemudian dikembangkan menjadi bahan storytelling yang dapat digunakan untuk membangun kedekatan dengan calon konsumen.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Lilik Hardiyanto mengatakan, kemampuan membuat konten perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap identitas dan cerita di balik sebuah produk.
“Kami ingin pelaku UMK tidak hanya melihat media sosial sebagai tempat untuk menawarkan produk. Ada cerita, proses, dan nilai yang bisa dibagikan kepada konsumen. Ketika pelaku usaha mampu menyampaikan ceritanya dengan baik, produk akan memiliki identitas dan hubungan yang lebih kuat dengan konsumennya,” ujar Lilik.
Menurut Lilik, perubahan pola konsumsi informasi membuat kemampuan membangun komunikasi dengan audiens semakin penting bagi pelaku UMK. Karena itu, UMK Academy dirancang dengan pendekatan praktik sehingga peserta dapat langsung mengembangkan ide konten berdasarkan pengalaman dan karakter usaha masing-masing.
“Pelatihan ini kami dorong agar peserta berani mengubah cara pandang dari sekadar menjual menjadi bercerita. Mereka perlu memahami siapa konsumennya, apa yang ingin disampaikan, dan bagaimana membangun kepercayaan melalui konten yang relevan. Teknologi seperti AI dapat menjadi alat bantu untuk memperkuat proses tersebut,” katanya.
Rangkaian pelatihan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, refleksi, dan praktik storytelling untuk media sosial. Peserta diberi ruang mengeksplorasi pengalaman menjalankan usaha, kemudian menerjemahkannya menjadi cerita yang lebih dekat dengan karakter dan kebutuhan target audiens.
Program UMK Academy merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku UMK agar mampu beradaptasi dengan perubahan ekosistem bisnis. Pembekalan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada penguatan pola pikir dan kreativitas untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan melanjutkan berbagai program pemberdayaan dan pendampingan bagi UMK dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina maupun pertanyaan terkait produk dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Sulawesi Perkuat Budaya Anti-Fraud Lewat Sharing Session
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat budaya integritas dan kesadaran terhadap potensi kecurangan melalui kegiatan Fraud Awareness 2026.
Rabu, 30 Sep 2026 00:07
Lifestyle
MaRI Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif, UMKM & Komunitas
Area parkir Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar berubah menjadi ruang kreatif yang mempertemukan komunitas, pelaku UMKM, pegiat olahraga, otomotif, hingga musisi lokal dalam satu kegiatan.
Senin, 28 Sep 2026 16:03
Ekbis
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
Sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan PT Vale dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi hadir dalam pameran yang berlangsung di JCC, Jakarta, 26–30 September 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 17:14
Ekbis
MDA Dorong 42 UMKM Desa di Luwu Naik Kelas Lewat Resota UMKM
Sebanyak 42 pelaku UMKM dari 21 desa di wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA) Kabupaten Luwu mendapat penguatan kapasitas usaha melalui program Resota UMKM 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 10:36
News
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam audiensi, mulai dari pengawasan SPBU, distribusi BBM bersubsidi, aktivitas transportir, hingga upaya memastikan penyaluran energi berjalan sesuai ketentuan.
Jum'at, 25 Sep 2026 16:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
Bupati Bantaeng Dorong Pengelolaan Lingkungan untuk Raih Adipura
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
5
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE