Kick Off UMi Youthpreneur 2024 di Makassar: Target 1.000 Proposal Pengusaha Muda

Tri Yari Kurniawan
Senin, 03 Jun 2024 13:12
Kick Off UMi Youthpreneur 2024 di Makassar: Target 1.000 Proposal Pengusaha Muda
Kick Off UMi Youthpreneur 2024 digelar secara hybrid di Gedung Keuangan Negara II, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Senin (3/6/2024). Foto/Tri Yari Kurniawan
Comment
Share
MAKASSAR - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) secara resmi memulai pelaksanaan UMi Youthpreneur 2024, sebuah ajang kompetisi bisnis untuk anak muda yang ingin memulai ataupun mengembangkan usahanya.

Kick Off UMi Youthpreneur 2024 digelar secara hybrid di Gedung Keuangan Negara II, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Senin (3/6/2024). Gelaran kali ini, PIP menargetkan 1.000 proposal usaha dari pengusaha muda se-Indonesia.

UMi Youthpreneur 2024 dibuka oleh Direktur Keuangan Umum dan Sistem Informasi Pusat Investasi Pemerintah, Mas Soeharto. Kegiatan juga dirangkaikan dengan business talkshow inspiratif, dengan menghadirkan Hadid Fathul Alam (Founder & CEO Oke Garden), dan Ulfia Atmaha (Co-Founder Guru Bumi) selaku Alumni UMi Youthpreneur serta Akmal Idrus (Founder & CEO Rappo Indonesia) selaku Praktisi Bisnis asal Makassar.

Soeharto menjelaskan alasan memilih lokasi kick off UMiYouthpreneur 2024 di Makassar karena ingin proposal usaha lebih banyak dari Indonesia Timur. Toh, Makassar adalah gerbang Indonesia Timur, dan dua event terdahulu telah dilaksanakan di Indonesia Barat dan Indonesia Tengah.

Ia menargetkan partisipasi pengusaha muda asal Indonesia Timur pada event bertema 'Berani Bermimpi, Terus Menginspirasi' itu menyentuh angka 30 persen. Terlebih, banyak potensi yang dapat dikembangkan di daerah ini.

"Kamu ambil tempatnya di Makassar karena ingin menjangkau Indonesia Timur, kemarin kan sudah di Indonesia bagian Barat dan Tengah. Yang lalu cukup besar peminatnya sampai 775 proposal. Nah, target sekarang bisa dapat 1.000 proposal," ungkap Soeharto, pada sesi konferensi pers seusai acara.

Ia menjelaskan UMi Youthpreneur diharapkan dapat mendorong para anak muda di Indonesia untuk memulai bisnis ataupun mengembangkan bisnisnya lebih besar lagi. Selain itu, diharapkan pula memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Melalui program ini, para pengusaha muda dapat memperluas jaringan, meningkatkan keterampilan bisnis, serta mendapatkan akses pembiayaan dan bimbingan dari para ahli. Kompetisi ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia usia 18 - 32 tahun.

Tahun ini terdapat dua kategori, yaitu Mahasiswa dan UMUM, serta empat bidang usaha, yaitu Makanan dan Minuman, Fesyen, Kriya dan Sosial Lingkungan.

Menurut Soeharto, program tahunan yang dimulai sejak 2022 ini bertujuan mengidentifikasi, mengembangkan, dan mendukung pengusaha muda yang berpotensi untuk berkontribusi dalam perekonomian nasional.

Adapun pendaftaran UMi Youthpreneur 2024 berlangsung hingga 23 Juni 2024. Selama masa pendaftaran, UMi Youthpreneur 2024 mengadakan sosialisasi melalui rangkaian online roadshow yang juga akan berisi business talkshow bersama para Alumni UMi Youthpreneur 2023.

Rangkaian Kompetisi UMi Youthpreneur 2024 sendiri dimulai dari Seleksi Administrasi, Inkubasi Bisnis, Presentasi Bisnis (Online), dan bagi peserta terbaik dari sesi Inkubasi Bisnis dan Presentasi Bisnis (Online) akan berkesempatan untuk melaju ke Kompetisi Nasional yang akan diadakan di Jakarta.

Dalam sesi business talkshow, para alumni UMi Youthpreneur 2023 membagikan pengalaman kepada mahasiswa dan pelaku UMKM yang hadir. Hadid selaku founder dan CEO OKE Garden misalnya, yang bercerita networking usahanya kian luas setelah mengikuti UMi Youthpreneur pada tahun lalu.

"Dari sini bisa berkenalan dengan entrepreneur dari tempat lain. Jadi bisa memperluas (usaha) ke daerah lain dan ada peluang kolaborasi," katanya.

Hal serupa disampaikan oleh Founder Guru Bumi, Ulfia, yang mengaku mendapatkan begitu banyak ilmu baru. Khususnya mengenai manajemen keuangan, termasuk berkaitan pembuatan proposal usaha.

"Di sini saya banyak belajar soal bisnis, ya karena memang ada materi pengelolaan bisnis dan manajemen," ungkapnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru