Rayakan HUT ke-52 Interflour lewat Peluncuran Produk Tepung Kawan Baru Kemasan 1 Kg
Minggu, 30 Jun 2024 17:37
Pabrik terigu Interflour Indonesia meluncurkan produk terbarunya berupa tepung terigu kemasan 1 kg di Atrium Mal Panakkukang, Kota Makassar. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Pabrik terigu Interflour Indonesia meluncurkan produk terbarunya berupa tepung terigu kemasan 1 kg di Atrium Mal Panakkukang, Kota Makassar. Bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-52, sekaligus komitmen mendukung industri kuliner di Indonesia.
Perayaan hadir dalam acara spektakuler bertajuk 'Kawan Baru, Karya Baru untuk Negeri' dan kampanye 'Cuan Baru dari Kawan Baru'. Acara ini memperlihatkan dukungan Interflour dan juga kolaborasi dengan berbagai mitra dan penggerak industri kuliner dengan beragam aktivitas.
Mulai dari pembuatan diorama Benteng Rotterdam untuk pertama kalinya dari roti, penyerahan logam mulia dan motor bagi yang beruntung dari ribuan partisipan program 'Kemilau Terigu Interflour' dan mencapai hampir 30 ribu kupon undian, Food Bazaar serta edukasi pembuatan roti dalam baking demo bersama chef terkemuka.
Senior Vice President Interflour Indonesia, Christiany Hopemi Situru, menyampaikan lebih dari setengah abad, pabrik terigu Interflour Indonesia telah membuktikan komitmen dengan menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan didukung oleh teknologi ramah lingkungan.
Dengan proses produksi yang dilakukan di dua pabrik yang berlokasi di Makassar dan Cilegon, Interflour memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu tinggi melalui sertifikasi FSSC 22000 (Food Safety System Certification) yang diakui secara global.
"Dengan kapasitas produksi 3.200 metrik ton per hari, kami siap memenuhi kebutuhan tepung terigu seluruh Indonesia. Berbagai penghargaan yang kami terima, seperti Superbrands dan CSR Award, adalah bukti nyata dedikasi kami terhadap masyarakat Indonesia,” kata dia.
Pabrik terigu Interflour Indonesia tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada pengembangan SDM dan penerapan sistem konservasi energi yang efisien. Interflour Indonesia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, seperti Superbrands untuk merek terigu Kompas, Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian.

Menurut dia, pencapaian ini menunjukkan komitmen Interflour terhadap prinsip keberlanjutan dan kualitas produk. Selain itu, Interflour juga menjunjung tinggi aspek keselamatan dan kesehatan kerja, yang dibuktikan dengan penghargaan Zero Accidents.
“Berbicara mengenai kontribusi, kami menyadari saat ini industri kuliner di tanah air semakin berkembang pesat dengan hadirnya banyak penggerak industri kuliner berbasis tepung terigu seperti bakery, kedai mie, cafe, dan UMKM lainnya. Kami berkomitmen mendukung pertumbuhan industri tersebut dengan meluncurkan tepung terigu Kawan Baru dalam kemasan retail 1 kg untuk menghasilkan berbagai produk roti manis," paparnya.
"Melalui inovasi ini, kami optimis para UMKM dapat menghasilkan produk yang lebih unggul sehingga dapat menggerakan pertumbuhan ekonomi nasional,” sambung Christiany Hopemi Situru.
Melibatkan berbagai pihak juga merupakan bagian dari Strategic Alliance Interflour Indonesia. Program ini telah membantu banyak pelajar dan mahasiswa di bidang tata boga melalui berbagai dukungan materi pembelajaran, seperti buku resep, dosen tamu dan juga tepung terigu untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Marketing Manager Interflour Indonesia, Dewi Ayu Putri Mariastuti, menambahkan salah satu contoh implementasi Strategic Alliance ini adalah pembuatan diorama Benteng Rotterdam. Diorama itu khusus ditampilkan di Mal Panakkukang, yang terbuat dari roti menggunakan tepung terigu Kawan Baru berprotein tinggi.
Bangunan rumah dalam diorama dibuat dari tepung terigu serbaguna premium Kompas berprotein sedang dan dilapisi cokelat compound berwarna putih gading dan maroon. Proses pembuatan diorama ini melibatkan Chef Rahman Kodong, Politeknik Pariwisata Makassar, dan para professional dari Indonesia Chef Association (ICA) selama 2 hari.
"Diorama Benteng Rotterdam berukuran 240x150 cm dan terdiri dari 300 pcs roti tawar yang dihasilkan dari 25 kg tepung Kawan Baru,” ujar dia.

Putri mengimbuhkan Interflour Indonesia menyadari keberadaan perusahaan tidak terlepas dari dukungan para pengguna tepung terigu di Indonesia. Olehnya itu, sebagai wujud apresiasi, Interflour Indonesia mengadakan promo undian 'Kemilau Terigu Interflour' dengan hadiah 52 gram Logam Mulia Emas dan 1 unit sepeda motor Yamaha Nmax bagi pengguna setia tepung terigu Interflour kemasan retail.
Chef Rahman Kodong, Alumni Master Chef Season 10 dan pengguna tepung terigu yang diproduksi oleh Interflour pada kesempatan itu menyebut telah mengenal produk Interflour Indonesia. Mulai dari Kompas hingga yang terbaru Kawan Baru.
“Saya telah mengenal terigu Kompas sejak kecil. Saya sudah mencoba baking menggunakan Kawan Baru dan sangat terkesan dengan kualitas tepung terigu ini. Hasil roti manis yang saya buat dengan tepung ini berteksturnya halus dan lembut. Produk ini juga sangat mudah diolah. Hasilnya dapat dilihat dalam diorama Benteng Rotterdam bersama Politeknik Pariwisata Makassar dan ICA, yang kualitasnya sangat memuaskan," tuturnya.
Pemilik UMKM Roti Berdikari, Edwin, menyebut Kawan Baru adalah solusi yang tepat bagi para UMKM kuliner untuk memenangkan hati konsumen dalam kompetisi kuliner yang semakin ketat. Dengan kualitas yang tinggi, produk ini sangat membantu kami dalam memproduksi roti yang dapat mempertahankan cita rasa roti Berdikari.
"Kami sangat mengapresiasi langkah Interflour dalam mendukung UMKM melalui produk ini," ujar dia.
Dengan peluncuran Kawan Baru kemasan 1 kg, Interflour semakin menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan industri kuliner di Indonesia serta memberikan yang terbaik bagi para konsumennya.
Perayaan hadir dalam acara spektakuler bertajuk 'Kawan Baru, Karya Baru untuk Negeri' dan kampanye 'Cuan Baru dari Kawan Baru'. Acara ini memperlihatkan dukungan Interflour dan juga kolaborasi dengan berbagai mitra dan penggerak industri kuliner dengan beragam aktivitas.
Mulai dari pembuatan diorama Benteng Rotterdam untuk pertama kalinya dari roti, penyerahan logam mulia dan motor bagi yang beruntung dari ribuan partisipan program 'Kemilau Terigu Interflour' dan mencapai hampir 30 ribu kupon undian, Food Bazaar serta edukasi pembuatan roti dalam baking demo bersama chef terkemuka.
Senior Vice President Interflour Indonesia, Christiany Hopemi Situru, menyampaikan lebih dari setengah abad, pabrik terigu Interflour Indonesia telah membuktikan komitmen dengan menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan didukung oleh teknologi ramah lingkungan.
Dengan proses produksi yang dilakukan di dua pabrik yang berlokasi di Makassar dan Cilegon, Interflour memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu tinggi melalui sertifikasi FSSC 22000 (Food Safety System Certification) yang diakui secara global.
"Dengan kapasitas produksi 3.200 metrik ton per hari, kami siap memenuhi kebutuhan tepung terigu seluruh Indonesia. Berbagai penghargaan yang kami terima, seperti Superbrands dan CSR Award, adalah bukti nyata dedikasi kami terhadap masyarakat Indonesia,” kata dia.
Pabrik terigu Interflour Indonesia tidak hanya fokus pada kualitas produk, tetapi juga pada pengembangan SDM dan penerapan sistem konservasi energi yang efisien. Interflour Indonesia telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, seperti Superbrands untuk merek terigu Kompas, Proper Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian.

Menurut dia, pencapaian ini menunjukkan komitmen Interflour terhadap prinsip keberlanjutan dan kualitas produk. Selain itu, Interflour juga menjunjung tinggi aspek keselamatan dan kesehatan kerja, yang dibuktikan dengan penghargaan Zero Accidents.
“Berbicara mengenai kontribusi, kami menyadari saat ini industri kuliner di tanah air semakin berkembang pesat dengan hadirnya banyak penggerak industri kuliner berbasis tepung terigu seperti bakery, kedai mie, cafe, dan UMKM lainnya. Kami berkomitmen mendukung pertumbuhan industri tersebut dengan meluncurkan tepung terigu Kawan Baru dalam kemasan retail 1 kg untuk menghasilkan berbagai produk roti manis," paparnya.
"Melalui inovasi ini, kami optimis para UMKM dapat menghasilkan produk yang lebih unggul sehingga dapat menggerakan pertumbuhan ekonomi nasional,” sambung Christiany Hopemi Situru.
Melibatkan berbagai pihak juga merupakan bagian dari Strategic Alliance Interflour Indonesia. Program ini telah membantu banyak pelajar dan mahasiswa di bidang tata boga melalui berbagai dukungan materi pembelajaran, seperti buku resep, dosen tamu dan juga tepung terigu untuk digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
Marketing Manager Interflour Indonesia, Dewi Ayu Putri Mariastuti, menambahkan salah satu contoh implementasi Strategic Alliance ini adalah pembuatan diorama Benteng Rotterdam. Diorama itu khusus ditampilkan di Mal Panakkukang, yang terbuat dari roti menggunakan tepung terigu Kawan Baru berprotein tinggi.
Bangunan rumah dalam diorama dibuat dari tepung terigu serbaguna premium Kompas berprotein sedang dan dilapisi cokelat compound berwarna putih gading dan maroon. Proses pembuatan diorama ini melibatkan Chef Rahman Kodong, Politeknik Pariwisata Makassar, dan para professional dari Indonesia Chef Association (ICA) selama 2 hari.
"Diorama Benteng Rotterdam berukuran 240x150 cm dan terdiri dari 300 pcs roti tawar yang dihasilkan dari 25 kg tepung Kawan Baru,” ujar dia.

Putri mengimbuhkan Interflour Indonesia menyadari keberadaan perusahaan tidak terlepas dari dukungan para pengguna tepung terigu di Indonesia. Olehnya itu, sebagai wujud apresiasi, Interflour Indonesia mengadakan promo undian 'Kemilau Terigu Interflour' dengan hadiah 52 gram Logam Mulia Emas dan 1 unit sepeda motor Yamaha Nmax bagi pengguna setia tepung terigu Interflour kemasan retail.
Chef Rahman Kodong, Alumni Master Chef Season 10 dan pengguna tepung terigu yang diproduksi oleh Interflour pada kesempatan itu menyebut telah mengenal produk Interflour Indonesia. Mulai dari Kompas hingga yang terbaru Kawan Baru.
“Saya telah mengenal terigu Kompas sejak kecil. Saya sudah mencoba baking menggunakan Kawan Baru dan sangat terkesan dengan kualitas tepung terigu ini. Hasil roti manis yang saya buat dengan tepung ini berteksturnya halus dan lembut. Produk ini juga sangat mudah diolah. Hasilnya dapat dilihat dalam diorama Benteng Rotterdam bersama Politeknik Pariwisata Makassar dan ICA, yang kualitasnya sangat memuaskan," tuturnya.
Pemilik UMKM Roti Berdikari, Edwin, menyebut Kawan Baru adalah solusi yang tepat bagi para UMKM kuliner untuk memenangkan hati konsumen dalam kompetisi kuliner yang semakin ketat. Dengan kualitas yang tinggi, produk ini sangat membantu kami dalam memproduksi roti yang dapat mempertahankan cita rasa roti Berdikari.
"Kami sangat mengapresiasi langkah Interflour dalam mendukung UMKM melalui produk ini," ujar dia.
Dengan peluncuran Kawan Baru kemasan 1 kg, Interflour semakin menegaskan komitmennya untuk mendukung perkembangan industri kuliner di Indonesia serta memberikan yang terbaik bagi para konsumennya.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Ajak UMKM Objek Wisata Ke'te' Kesu' Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Hukum KI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan objek wisata Ke'te' Kesu', Kabupaten Toraja Utara, untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelindungan hukum Kekayaan Intelektual (KI).
Rabu, 02 Sep 2026 09:49
Ekbis
OJK Perkuat Pembiayaan UMKM Lewat Teknologi dan Data
OJK mendorong pemanfaatan teknologi dan data untuk memperluas akses pembiayaan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Selasa, 01 Sep 2026 13:09
Ekbis
Kalla Institute dan Politeknik Indonesia Dorong Digitalisasi Industri Rumahan Kue Tradisional Gowa
Kalla Institute bersama Politeknik Indonesia mendampingi kelompok industri rumahan kue tradisional di Gowa dalam meningkatkan produksi, mengelola keuangan, hingga memanfaatkan AI untuk pengembangan usaha.
Minggu, 30 Agu 2026 08:04
Ekbis
KKI 2026: UMKM Sulsel Tembus Pasar Global, Transaksi Capai Rp1,028 Miliar
UMKM Sulawesi Selatan mencatatkan transaksi Rp1,028 miliar selama rangkaian Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026. Sejumlah UMKM berhasil menembus pasar global.
Senin, 24 Agu 2026 22:41
Ekbis
Kalla Institute Dorong UMKM Perempuan Maros Naik Kelas lewat Digitalisasi
Kalla Institute mendorong penguatan UMKM perempuan di Kabupaten Maros melalui digitalisasi usaha, peningkatan kapasitas produksi, dan penguatan keterampilan sumber daya manusia.
Senin, 24 Agu 2026 18:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Legislator DPRD Makassar Duga Ada Penimbunan di Balik Kelangkaan Solar
3
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
4
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
5
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Legislator DPRD Makassar Duga Ada Penimbunan di Balik Kelangkaan Solar
3
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
4
Pertamina Percepat Penyaluran LPG 3 Kg, Pasokan Sulsel Ditambah hingga 130 Persen
5
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa