BLP Gelar MUA Competition Perdana di MaRI Makassar, Lizzie Parra Jadi Juri Utama

Kamis, 20 Nov 2025 18:07
BLP Gelar MUA Competition Perdana di MaRI Makassar, Lizzie Parra Jadi Juri Utama
Mal Ratu Indah (MaRI) kembali memperkuat posisinya sebagai pusat kreativitas dan gaya hidup di Makassar lewat penyelenggaraan BLP Expert MUA Competition. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Mal Ratu Indah (MaRI) kembali memperkuat posisinya sebagai pusat kreativitas dan gaya hidup di Makassar lewat penyelenggaraan BLP Expert MUA Competition, sebuah ajang kompetisi make up artist yang menjadi bagian dari perayaan 25 Tahun MaRI. Digelar pada Rabu, 19 November 2025, di Main Atrium MaRI, acara ini menjadi kompetisi BLP pertama yang berlangsung di Makassar.

Kehadiran Founder BLP, Lizzie Parra, sebagai juri sekaligus pemberi dukungan kepada para peserta menjadikan gelaran ini semakin istimewa. Lizzie menegaskan bahwa Makassar memiliki komunitas beauty yang kuat dan progresif.

“Senang sekali BLP dapat diterima di Makassar dan Mal Ratu Indah menjadi tempat pertama BLP Make Up Competition ini berlangsung. Aku dulu mengawali karirku sebagai make up artist dan selalu diragukan, tapi akhirnya semua bisa mengakui hasil karya tangan kita, dan sekarang kita semua di sini sedang melakukan hal yang sama,” ungkap Lizzie Parra.

Ia juga menambahkan bahwa pandangan terhadap brand lokal telah berubah drastis. Jika dulu sering diremehkan, kini produk lokal berkembang pesat dan mampu bersaing dengan merek internasional. Menurut Lizzie, kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan ruang untuk menampilkan karya seni para MUA serta membangun kepercayaan diri talenta lokal.

Kegiatan ini dibuka oleh sambutan Rasmila Sari Suaib, Sales & Marketing General Manager Kalla Property. Ia menekankan bahwa kompetisi ini merupakan bagian dari tema “Resonansi” pada perayaan 25 tahun MaRI, yang mencerminkan ruang hidup, kreativitas, dan kolaborasi.

Rasmila menegaskan bahwa MaRI bukan hanya pusat perbelanjaan, tetapi juga ruang yang berkembang bersama masyarakat, brand lokal, komunitas kreatif, dan individu yang menemukan inspirasi di dalamnya.

“Industri kecantikan Indonesia berkembang sangat pesat, khususnya brand lokal yang kini mampu bersaing secara nasional maupun internasional. BLP adalah salah satu contoh terbaik—bukan hanya menjual produk, tetapi membangun gerakan inklusif melalui kampanye ‘Beauty is for Everyone’,” ujarnya.

Rasmila menambahkan bahwa BLP dan MaRI memiliki visi yang sama: merayakan keberagaman, memberi ruang bagi setiap individu untuk berkarya, serta mendorong tumbuhnya brand lokal yang kuat dan berdaya.

Kompetisi ini menjadi panggung kreativitas bagi para MUA untuk mengekspresikan karakter dan seni mereka lewat kuas dan palet warna. Ia menutup sambutannya dengan ajakan kepada peserta untuk terus percaya diri, berani berkarya, dan berkontribusi dalam ekosistem beauty lokal yang kian berpengaruh.

Pada sesi penjurian, para juri menilai peserta berdasarkan sejumlah aspek teknis dan artistik, termasuk kerapian, komposisi, kesimetrisan make up, serta interpretasi terhadap tema. Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan kehadiran talenta-talenta dari Makassar dan Indonesia Timur yang menampilkan skill dan kreativitas terbaik mereka. Dari seluruh peserta, dipilih 10 besar, kemudian tiga juara utama.

Juara 1 diraih oleh Azatil Ismah Ilham (Cima Colly) berkat riasan yang bersih, teknik blending halus, serta interpretasi tema yang matang. Dhanil Make Up meraih Juara 2 dengan detail dan kesimetrisan riasan yang presisi, sementara Cici Fitriana (Cici Make Up) menempati Juara 3 melalui karakter kuat yang ditunjang pemilihan warna yang tepat dan eksekusi rapi.

Sebagai mal yang sejak awal mendukung brand lokal, MaRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan pelaku kreatif, UMKM beauty, dan komunitas lokal. BLP Expert MUA Competition menjadi bukti kolaborasi bermakna antara MaRI dan BLP, sekaligus wadah bagi talenta baru untuk tampil di industri kecantikan yang semakin kompetitif.

KALLA Property, unit bisnis KALLA yang mengelola berbagai properti komersial termasuk MaRI, Wisma Kalla, dan NIPAH PARK, tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan dalam menghadirkan gedung ramah lingkungan, hemat energi, dan berdaya saing global.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru