Aksi Nyata! Pelindo & Pemkot Makassar Tanam Ribuan Bougenville di Hari Lingkungan Hidup
Kamis, 05 Jun 2025 14:49
Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh hari ini, Pelindo melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam ribuan bougenville serentak di seluruh wilayah kerjanya. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh hari ini, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melaksanakan aksi penghijauan dengan menanam ribuan bougenville serentak di seluruh wilayah kerjanya.
Di Kota Makassar sendiri, sebanyak 2.500 pohon bougenville ditanam. Jumlah ini merupakan bagian dari 5.000 pohon yang ditanam di seluruh Regional 4, dan total 40.000 pohon di seluruh wilayah kerja Pelindo di Indonesia.
Kegiatan penanaman di Makassar dipusatkan di Kawasan Tanjung Bunga, dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdi, beserta jajaran, serta Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, didampingi manajemen dan karyawan Pelindo Regional 4.
Penanaman dilakukan secara simbolis sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penciptaan ruang hijau di kawasan perkotaan.
Kepala DLH Kota Makassar, Ferdi, mengapresiasi kontribusi aktif Pelindo dalam isu lingkungan. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah kota untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, khususnya di kawasan strategis.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pelindo yang telah menginisiasi penanaman ribuan bougenville ini. Pelabuhan adalah pintu gerbang ekonomi, dan menjadi sangat ideal jika dipadukan dengan ruang terbuka hijau. Kami berharap ini menjadi contoh bagi BUMN dan sektor swasta lainnya untuk ikut ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ferdi.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam operasional bisnisnya.
“Pelindo berkomitmen tidak hanya membangun pelabuhan yang modern dan efisien, tetapi juga yang ramah lingkungan. Penanaman 5.000 pohon secara serentak ini adalah simbol nyata dari semangat Pelindo di wilayah kerja Regional 4 untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di seluruh Indonesia. Kami ingin menghadirkan pelabuhan yang hijau, teduh, dan estetis, salah satunya melalui bougenville yang dikenal indah dan tahan terhadap iklim tropis,” ungkap Abdul Azis.
Pemilihan bougenvile sebagai tanaman penghijauan dinilai tepat karena keindahan visualnya, ketahanannya terhadap cuaca panas, serta kemudahan dalam perawatan. Tanaman ini cocok untuk lingkungan pelabuhan yang memiliki iklim mikro relatif keras.
Aksi ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, yang mengangkat tema “Hentikan Polusi Plastik” (Ending Plastic Pollution). Pelindo Regional 4 menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mewujudkan pelabuhan berkelanjutan (green port) yang ramah lingkungan.
Pelindo berharap, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pelabuhan yang produktif secara ekonomi dan tetap harmonis dengan lingkungan dan masyarakat. Selain itu, momen ini diharapkan memupuk semangat seluruh insan Pelindo untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya kerja perusahaan.
Sebagai penutup acara, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 dan Kepala DLH Kota Makassar melakukan penanaman pohon pertama secara simbolis sebagai bentuk sinergi Pelindo dan Pemkot Makassar dalam menjaga bumi dan memperkuat ketahanan lingkungan.
Di Kota Makassar sendiri, sebanyak 2.500 pohon bougenville ditanam. Jumlah ini merupakan bagian dari 5.000 pohon yang ditanam di seluruh Regional 4, dan total 40.000 pohon di seluruh wilayah kerja Pelindo di Indonesia.
Kegiatan penanaman di Makassar dipusatkan di Kawasan Tanjung Bunga, dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Ferdi, beserta jajaran, serta Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, didampingi manajemen dan karyawan Pelindo Regional 4.
Penanaman dilakukan secara simbolis sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan penciptaan ruang hijau di kawasan perkotaan.
Kepala DLH Kota Makassar, Ferdi, mengapresiasi kontribusi aktif Pelindo dalam isu lingkungan. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan visi pemerintah kota untuk mewujudkan lingkungan bersih dan sehat, khususnya di kawasan strategis.
“Kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah Pelindo yang telah menginisiasi penanaman ribuan bougenville ini. Pelabuhan adalah pintu gerbang ekonomi, dan menjadi sangat ideal jika dipadukan dengan ruang terbuka hijau. Kami berharap ini menjadi contoh bagi BUMN dan sektor swasta lainnya untuk ikut ambil bagian dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Ferdi.
Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam operasional bisnisnya.
“Pelindo berkomitmen tidak hanya membangun pelabuhan yang modern dan efisien, tetapi juga yang ramah lingkungan. Penanaman 5.000 pohon secara serentak ini adalah simbol nyata dari semangat Pelindo di wilayah kerja Regional 4 untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup di seluruh Indonesia. Kami ingin menghadirkan pelabuhan yang hijau, teduh, dan estetis, salah satunya melalui bougenville yang dikenal indah dan tahan terhadap iklim tropis,” ungkap Abdul Azis.
Pemilihan bougenvile sebagai tanaman penghijauan dinilai tepat karena keindahan visualnya, ketahanannya terhadap cuaca panas, serta kemudahan dalam perawatan. Tanaman ini cocok untuk lingkungan pelabuhan yang memiliki iklim mikro relatif keras.
Aksi ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, yang mengangkat tema “Hentikan Polusi Plastik” (Ending Plastic Pollution). Pelindo Regional 4 menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mewujudkan pelabuhan berkelanjutan (green port) yang ramah lingkungan.
Pelindo berharap, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pelabuhan yang produktif secara ekonomi dan tetap harmonis dengan lingkungan dan masyarakat. Selain itu, momen ini diharapkan memupuk semangat seluruh insan Pelindo untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya kerja perusahaan.
Sebagai penutup acara, Executive Director 4 Pelindo Regional 4 dan Kepala DLH Kota Makassar melakukan penanaman pohon pertama secara simbolis sebagai bentuk sinergi Pelindo dan Pemkot Makassar dalam menjaga bumi dan memperkuat ketahanan lingkungan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Pelindo Multi Terminal Catat Kinerja Positif, Arus Barang Naik 10,85 Persen
Pelindo Multi Terminal mencatat pertumbuhan positif pada Semester I 2026 dengan total arus barang yang dikelola mencapai 59,59 juta ton/m3, meningkat 10,85 persen.
Selasa, 11 Agu 2026 15:37
News
HUT RI ke-81, Pelindo Layani Kesehatan Gratis 200 Warga Kecamatan Wajo
Sebanyak 200 warga Kecamatan Wajo, Kota Makassar, mendapat pemeriksaan kesehatan gratis melalui Program Pelindo Peduli, Selasa (11/8/2026).
Selasa, 11 Agu 2026 14:39
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Sulsel
Kementerian HAM Rekrut Warga Lokal Jadi Penggerak HAM di Makassar
Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia menjadikan Kelurahan Mattoangin, Kecamatan Mariso dan Kelurahan Kaluku Badoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, sebagai pilot project Desa Sadar HAM.
Senin, 10 Agu 2026 13:42
News
Pemkot Makassar Targetkan Administrasi Transisi Proyek PSEL Rampung 2 Pekan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan penyelesaian administrasi proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam waktu dua pekan. Langkah ini menjadi bagian dari proses transisi proyek dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 menuju Perpres Nomor 109.
Sabtu, 08 Agu 2026 10:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali