Percepat Hilirisasi Inovasi, Unhas Gandeng Kemenkum Sulsel
Sabtu, 11 Apr 2026 09:58
Jajaran pimpinan Unhas bersama Kanwil Kemenkum Sulsel di Lantai 8 Ruang Rektor, Kantor Rektorat Unhas, Jumat (10/4/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Selatan memperkuat sinergi dalam mendorong hilirisasi inovasi melalui pertemuan strategis Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Pertemuan tersebut berlangsung di Lantai 8 Ruang Rektor, Kantor Rektorat Unhas, Jumat (10/4/2026).
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan pentingnya keberlanjutan inovasi agar tidak berhenti pada dokumen paten atau HKI semata.
"Akan tetapi, harus diwujudkan menjadi produk nyata yang mampu mendorong perekonomian masyarakat. Hilirisasi menjadi kunci dalam menjembatani riset dengan kebutuhan nyata masyarakat," paparnya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan HKI, termasuk paten dan hak cipta, merupakan fondasi penting dalam melindungi karya inovatif sivitas akademika. Namun, perlindungan tersebut harus diikuti langkah konkret menuju hilirisasi.
“Jangan berhenti pada HKI. Kita tidak akan menjadi negara maju jika hanya memiliki paten tanpa produk yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Rektor yang akrab disapa Prof JJ itu menilai tantangan utama saat ini adalah memastikan inovasi kampus tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang dimanfaatkan masyarakat luas.
"Dalam konteks tersebut, Unhas memiliki Science Techno Park (STP) yang menjadi instrumen strategis menjembatani riset dan dunia industri," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyoroti pentingnya percepatan hilirisasi produk inovasi dari perguruan tinggi.
Menurutnya, langkah ini menjadi pintu agar inovasi tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi segera dimanfaatkan secara luas dan bernilai ekonomi.
“Kami mendorong kebijakan yang lebih progresif untuk mempermudah proses tersebut. Harapannya tentu agar inovasi dapat lebih cepat diimplementasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Andi Basmal.
Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun ekosistem inovasi yang tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga produktif secara ekonomi.
Sinergi antara Unhas dan Kemenkum Sulsel tersebut mencerminkan penguatan peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut berlangsung di Lantai 8 Ruang Rektor, Kantor Rektorat Unhas, Jumat (10/4/2026).
Rektor Unhas, Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan pentingnya keberlanjutan inovasi agar tidak berhenti pada dokumen paten atau HKI semata.
"Akan tetapi, harus diwujudkan menjadi produk nyata yang mampu mendorong perekonomian masyarakat. Hilirisasi menjadi kunci dalam menjembatani riset dengan kebutuhan nyata masyarakat," paparnya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan HKI, termasuk paten dan hak cipta, merupakan fondasi penting dalam melindungi karya inovatif sivitas akademika. Namun, perlindungan tersebut harus diikuti langkah konkret menuju hilirisasi.
“Jangan berhenti pada HKI. Kita tidak akan menjadi negara maju jika hanya memiliki paten tanpa produk yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Rektor yang akrab disapa Prof JJ itu menilai tantangan utama saat ini adalah memastikan inovasi kampus tidak berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi produk yang dimanfaatkan masyarakat luas.
"Dalam konteks tersebut, Unhas memiliki Science Techno Park (STP) yang menjadi instrumen strategis menjembatani riset dan dunia industri," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, menyoroti pentingnya percepatan hilirisasi produk inovasi dari perguruan tinggi.
Menurutnya, langkah ini menjadi pintu agar inovasi tidak berhenti pada tataran konseptual, tetapi segera dimanfaatkan secara luas dan bernilai ekonomi.
“Kami mendorong kebijakan yang lebih progresif untuk mempermudah proses tersebut. Harapannya tentu agar inovasi dapat lebih cepat diimplementasikan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Andi Basmal.
Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun ekosistem inovasi yang tidak hanya terlindungi secara hukum, tetapi juga produktif secara ekonomi.
Sinergi antara Unhas dan Kemenkum Sulsel tersebut mencerminkan penguatan peran perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
News
Lemhannas Dorong Unhas Cetak SDM Unggul Indonesia Timur
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia, Dr. Ace Hasan Syadzily, menilai Unhas memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur.
Kamis, 13 Agu 2026 17:28
Sulsel
Tim Cara'de BEM KMF TP UH Bekali Masyarakat Tinggimae Strategi Promosi Produk di Medsos
Perkembangan media sosial (medsos) membuka peluang baru bagi masyarakat desa untuk memperkenalkan dan memasarkan produk secara lebih luas.
Rabu, 12 Agu 2026 10:24
News
Unhas Sambut 10.041 Mahasiswa Baru, Didorong Selesai Tepat Waktu
Sebanyak 10.041 mahasiswa baru Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di JK Arenatorium Unhas, Selasa (11/8/2026).
Selasa, 11 Agu 2026 19:30
News
Mahasiswa KKN-T Unhas Ajak Siswa SD Belajar Peduli Lingkungan Lewat Ecoprint
Mahasiswa KKN-T Pengelolaan Sampah Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPTD SD Negeri 56 Parepare belajar mencintai lingkungan melalui Workshop Pelatihan dan Pembuatan Tote Bag Ecoprint.
Selasa, 04 Agu 2026 15:05
News
Mahasiswa Unhas Ciptakan RICEVA, Paper Strip Alami untuk Usir Kutu Beras
Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) mengembangkan inovasi pengusir kutu beras bernama RICEVA (Rice Protection with Natural Volatile Aroma).
Sabtu, 01 Agu 2026 18:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
2
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
3
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
4
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
5
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
2
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
3
Sambut Kemerdekaan RI, SELMA Tebar Promo Diskon hingga 60 Persen
4
Pemkab dan DPRD Bantaeng Sepakati KUA-PPAS 2027
5
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar