Rangkaian Milad ke-72 UMI, FSIKP Himpun 255 Alumni dalam Silatnas dan Muskom
Sabtu, 30 Mei 2026 12:46
Suasana Silatnas dan Muskom IKA FSIKP UMI di Aula Al Jibra Kampus II UMI Makassar, Sabtu (30/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Musyawarah Komisariat (Muskom) Ikatan Alumni (IKA) di Aula Al Jibra, Kampus II UMI Makassar, Jalan Urip Sumoharjo KM 5, Sabtu (30/5/2026).
Mengusung tema "Satukan Langkah, Kuatkan Jaringan", kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-72 UMI yang mengangkat tema "Terhubung-Berkarya-Berdampak". Acara dibuka oleh Rektor UMI, Prof Hambali Thalib.
Dalam sambutannya, Prof Hambali mengatakan momentum tersebut menjadi ruang penting untuk merawat silaturahmi, menyatukan gagasan, sekaligus memperkuat kontribusi alumni dalam memajukan almamater, khususnya FSIKP UMI.
"Kekuatan sebuah universitas tidak hanya terletak pada gedung-gedungnya, laboratorium, atau teknologinya, tetapi pada jejak pengabdian para alumninya di tengah masyarakat. Dan saya percaya, alumni Fakultas Sastra dan Ilmu Komunikasi serta Pendidikan Universitas Muslim Indonesia adalah duta-duta baik UMI yang telah menebarkan manfaat di berbagai bidang di tengah-tengah masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, menjelang usia ke-72 tahun, UMI terus melakukan berbagai pembenahan untuk menyiapkan kampus menghadapi tantangan masa depan.
"Kita sedang menyiapkan Universitas Muslim Indonesia sebagai kampus masa depan yang memadukan keunggulan ilmu pengetahuan, kecerdasan digital, nilai-nilai keislaman, dan penguatan karakter. Oleh karena itu, masa depan pendidikan tidak cukup hanya cerdas secara teknologi, harus tetap hangat secara kemanusiaan. Itulah yang terus kita bangun di Universitas Muslim Indonesia," imbuh Prof Hambali Thalib.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar, menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan yang memberikan manfaat dan dampak positif bagi FSIKP UMI.
"Kami mendukung dari segi sarana, tata kelola, serta apa saja yang dapat meningkatkan mutu dari Fakultas Sastra ini. Saya juga menyampaikan pesan untuk tetap menjaga silaturahmi. Alhamdulillah, FSKIP ini akan melaksanakan musyawarah. Saya kira sudah banyak sekali sosok yang siap menerima amanah untuk memimpin fakultas ini," ucapnya.
Rektor perempuan pertama UMI tersebut berharap perubahan nama FSIKP dapat membawa kemajuan bagi fakultas.
"Kepada seluruh alumni, saya memohon dengan sangat, berikanlah kontribusi kalian kepada Fakultas Sastra ini. Sekecil apa pun kontribusi itu. Apakah itu berupa kontribusi pemikiran, kontribusi bantuan materi secara langsung, kontribusi tenaga, dan seterusnya. Yang terpenting, jangan pernah berhenti memberikan kontribusi terbaik sebagai alumni Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia," harap Prof Masrurah Mokhtar.
Ketua IKA FSIKP UMI, Dr Abdollah, menilai fakultas tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai ruang yang membentuk rasa dan logika para alumninya.
"Di sinilah kita diajarkan tentang kedalaman ilmu sastra, sebuah kompas yang mengasah rasa, menghaluskan budi, dan mengajari kita cara membaca manusia dari balik simbol dan diksi. Sastra mengingatkan kita bahwa di bawah langit ilmu ini, kita adalah pengrajin makna," terangnya.
Sementara itu, Dekan FSIKP UMI, Dr Nurjannah Abna, menegaskan bahwa Silatnas dan Muskom bukan sekadar ajang nostalgia, melainkan wadah untuk memperkuat jejaring, menyatukan visi, dan membangun kontribusi nyata bagi almamater.
"Tema 'Terhubung, Berkarya, dan Berdampak' memiliki makna yang sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Terhubung berarti menjaga ikatan emosional, intelektual, dan profesional antara alumni, fakultas, mahasiswa, dan masyarakat. Karena hubungan yang baik akan melahirkan kolaborasi yang kuat. Berkarya menunjukkan bahwa alumni Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan UMI hadir di berbagai bidang dengan kompetensi, kreativitas, dan integritas," tegasnya.
Ia menambahkan, alumni tidak lagi hanya berperan sebagai pencari kerja, tetapi juga pencipta gagasan, penggerak perubahan, dan pemberi manfaat bagi masyarakat.
"Berdampak menegaskan bahwa setiap ilmu, jabatan, dan capaian hendaknya menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan institusi. Ungkapan bijak mengatakan, bahwa alumni terbaik bukan hanya mereka yang sukses untuk dirinya, tetapi alumni terbaik adalah mereka yang tetap kembali memberi arti bagi almamaternya," tambahnya.
Nurjannah berharap forum tersebut menghasilkan kepengurusan yang amanah, program kerja yang realistis, serta memperkuat hubungan kelembagaan antara alumni dan fakultas.
"IKA Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan harus menjadi rumah yang besar, yang mampu merangkul seluruh alumni lintas generasi, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan, komunikasi, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat," pungkasnya.
Ketua Panitia Silatnas dan Muskom IKA FSIKP UMI, Muh Harun, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi, restrukturisasi organisasi, sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarlulusan FSIKP UMI.
"Alhamdulillah, teman-teman panitia melaporkan bahwa yang terregistrasi untuk mengikuti kegiatan Silatnas dan Muskom ini sudah mencapai 255 orang," sebutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Insyaallah kegiatan ini akan kita laksanakan selama dua hari ke depan. Terima kasih sekali lagi untuk kita semua. Mudah-mudahan kegiatan kali ini dirahmati, dan kami memohon doa serta support untuk kita, khususnya para alumni-alumni Ikatan Alumni Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan," tutupnya.
Selain Silatnas dan Muskom, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembukaan layanan Easy Passport oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar di Aula Al Jibra. Pada kesempatan yang sama dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah instansi dan lembaga strategis.
Silatnas dan Muskom IKA FSIKP UMI berlangsung selama dua hari, 30–31 Mei 2026. Pada hari kedua, agenda akan dilanjutkan dengan gerak jalan santai yang melibatkan sivitas akademika, alumni, serta para tamu undangan.
Mengusung tema "Satukan Langkah, Kuatkan Jaringan", kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-72 UMI yang mengangkat tema "Terhubung-Berkarya-Berdampak". Acara dibuka oleh Rektor UMI, Prof Hambali Thalib.
Dalam sambutannya, Prof Hambali mengatakan momentum tersebut menjadi ruang penting untuk merawat silaturahmi, menyatukan gagasan, sekaligus memperkuat kontribusi alumni dalam memajukan almamater, khususnya FSIKP UMI.
"Kekuatan sebuah universitas tidak hanya terletak pada gedung-gedungnya, laboratorium, atau teknologinya, tetapi pada jejak pengabdian para alumninya di tengah masyarakat. Dan saya percaya, alumni Fakultas Sastra dan Ilmu Komunikasi serta Pendidikan Universitas Muslim Indonesia adalah duta-duta baik UMI yang telah menebarkan manfaat di berbagai bidang di tengah-tengah masyarakat," jelasnya.
Menurutnya, menjelang usia ke-72 tahun, UMI terus melakukan berbagai pembenahan untuk menyiapkan kampus menghadapi tantangan masa depan.
"Kita sedang menyiapkan Universitas Muslim Indonesia sebagai kampus masa depan yang memadukan keunggulan ilmu pengetahuan, kecerdasan digital, nilai-nilai keislaman, dan penguatan karakter. Oleh karena itu, masa depan pendidikan tidak cukup hanya cerdas secara teknologi, harus tetap hangat secara kemanusiaan. Itulah yang terus kita bangun di Universitas Muslim Indonesia," imbuh Prof Hambali Thalib.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar, menyatakan dukungannya terhadap berbagai kegiatan yang memberikan manfaat dan dampak positif bagi FSIKP UMI.
"Kami mendukung dari segi sarana, tata kelola, serta apa saja yang dapat meningkatkan mutu dari Fakultas Sastra ini. Saya juga menyampaikan pesan untuk tetap menjaga silaturahmi. Alhamdulillah, FSKIP ini akan melaksanakan musyawarah. Saya kira sudah banyak sekali sosok yang siap menerima amanah untuk memimpin fakultas ini," ucapnya.
Rektor perempuan pertama UMI tersebut berharap perubahan nama FSIKP dapat membawa kemajuan bagi fakultas.
"Kepada seluruh alumni, saya memohon dengan sangat, berikanlah kontribusi kalian kepada Fakultas Sastra ini. Sekecil apa pun kontribusi itu. Apakah itu berupa kontribusi pemikiran, kontribusi bantuan materi secara langsung, kontribusi tenaga, dan seterusnya. Yang terpenting, jangan pernah berhenti memberikan kontribusi terbaik sebagai alumni Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia," harap Prof Masrurah Mokhtar.
Ketua IKA FSIKP UMI, Dr Abdollah, menilai fakultas tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai ruang yang membentuk rasa dan logika para alumninya.
"Di sinilah kita diajarkan tentang kedalaman ilmu sastra, sebuah kompas yang mengasah rasa, menghaluskan budi, dan mengajari kita cara membaca manusia dari balik simbol dan diksi. Sastra mengingatkan kita bahwa di bawah langit ilmu ini, kita adalah pengrajin makna," terangnya.
Sementara itu, Dekan FSIKP UMI, Dr Nurjannah Abna, menegaskan bahwa Silatnas dan Muskom bukan sekadar ajang nostalgia, melainkan wadah untuk memperkuat jejaring, menyatukan visi, dan membangun kontribusi nyata bagi almamater.
"Tema 'Terhubung, Berkarya, dan Berdampak' memiliki makna yang sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Terhubung berarti menjaga ikatan emosional, intelektual, dan profesional antara alumni, fakultas, mahasiswa, dan masyarakat. Karena hubungan yang baik akan melahirkan kolaborasi yang kuat. Berkarya menunjukkan bahwa alumni Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan UMI hadir di berbagai bidang dengan kompetensi, kreativitas, dan integritas," tegasnya.
Ia menambahkan, alumni tidak lagi hanya berperan sebagai pencari kerja, tetapi juga pencipta gagasan, penggerak perubahan, dan pemberi manfaat bagi masyarakat.
"Berdampak menegaskan bahwa setiap ilmu, jabatan, dan capaian hendaknya menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan institusi. Ungkapan bijak mengatakan, bahwa alumni terbaik bukan hanya mereka yang sukses untuk dirinya, tetapi alumni terbaik adalah mereka yang tetap kembali memberi arti bagi almamaternya," tambahnya.
Nurjannah berharap forum tersebut menghasilkan kepengurusan yang amanah, program kerja yang realistis, serta memperkuat hubungan kelembagaan antara alumni dan fakultas.
"IKA Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan harus menjadi rumah yang besar, yang mampu merangkul seluruh alumni lintas generasi, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan, komunikasi, kebudayaan, dan pemberdayaan masyarakat," pungkasnya.
Ketua Panitia Silatnas dan Muskom IKA FSIKP UMI, Muh Harun, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi, restrukturisasi organisasi, sekaligus ajang mempererat silaturahmi antarlulusan FSIKP UMI.
"Alhamdulillah, teman-teman panitia melaporkan bahwa yang terregistrasi untuk mengikuti kegiatan Silatnas dan Muskom ini sudah mencapai 255 orang," sebutnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Insyaallah kegiatan ini akan kita laksanakan selama dua hari ke depan. Terima kasih sekali lagi untuk kita semua. Mudah-mudahan kegiatan kali ini dirahmati, dan kami memohon doa serta support untuk kita, khususnya para alumni-alumni Ikatan Alumni Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan," tutupnya.
Selain Silatnas dan Muskom, kegiatan juga dirangkaikan dengan pembukaan layanan Easy Passport oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar di Aula Al Jibra. Pada kesempatan yang sama dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah instansi dan lembaga strategis.
Silatnas dan Muskom IKA FSIKP UMI berlangsung selama dua hari, 30–31 Mei 2026. Pada hari kedua, agenda akan dilanjutkan dengan gerak jalan santai yang melibatkan sivitas akademika, alumni, serta para tamu undangan.
(MAN)
Berita Terkait
News
UMI Perkuat Kerja Sama Pendidikan dengan Atase RI di Timor-Leste, Dorong Internasionalisasi Kampus
Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus memperluas jejaring internasional melalui penguatan kerja sama pendidikan dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia di Dili, Timor-Leste.
Jum'at, 24 Jul 2026 09:51
News
Silaturahmi dengan UMI, Bupati Bantaeng Soroti Dampak Kampus bagi Ekonomi Daerah
Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Silaturrahmi Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, bersama jajaran pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Bantaeng, di Aula Kampus UMI Bantaeng, Selasa (21/7).
Rabu, 22 Jul 2026 08:13
News
UMI dan LLDikti IX Perkuat Riset Berdampak melalui Sosialisasi di Makassar
UMI bersama LLDikti Wilayah IX Sultan Batara menggelar sosialisasi pengembangan riset perguruan tinggi di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Selasa (21/7/2026).
Selasa, 21 Jul 2026 17:20
Sulsel
UMI Diseminasikan Teknologi Pengolahan Kelapa kepada Petani Bulukumba
Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program BIMA Diktisaintek Tahun 2026 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui hilirisasi hasil penelitian dan inovasi teknologi.
Senin, 20 Jul 2026 10:59
News
Guru Besar UMI Ciptakan Jagung Pulut Berprotein Tinggi, Perkuat Ketahanan Pangan
Perubahan iklim, alih fungsi lahan, dan ketidakpastian geopolitik mendorong perlunya inovasi di sektor pangan guna memperkuat ketahanan pangan nasional.
Jum'at, 17 Jul 2026 06:25
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
2
Pertamina Perkuat Penyaluran Biosolar B50 untuk Urai Antrean di SPBU Sulsel
3
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
4
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga
5
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
2
Pertamina Perkuat Penyaluran Biosolar B50 untuk Urai Antrean di SPBU Sulsel
3
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
4
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga
5
Andi Muzakkir Aqil Ditunjuk sebagai Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar