Ahmad Susanto Tegaskan Pengelolaan Dana Hibah KONI Makassar Transparan
Selasa, 19 Mar 2024 00:50
KONI Makassar menerima WTP dari Akuntan Publik ASRI selaku audit eksternal. Foto: Muhaimin/Sindo Makassar
MAKASSAR - Ketua KONI Makassar, Ahmad Susanto buka suara perihal pemeriksaan Kejari Makassar terkait dugaan penyimpangan dan pengelolaan dana hibah periode 2022-2023.
Ahmad Susanto memastikan terkait pemanggilan dirinya di Kejari bukan atas dasar pemeriksaan, melainkan untuk memberikan keterangan terhadap adanya perihal laporan masyarakat.
"Jadi bukan pemeriksaan, dan ini seluruh Indonesia juga sepertinya semua KONInya dipanggil untuk klarifikasi," kata Ahmad Susanto kepada awak media di kantornya, Senin (18/03/2024).
Ia menjelaskan pemanggilan dirinya di Kantor Kejari tidak berlangsung lama pada Jumat (15/03/2024) lalu. Kegiatan yang dilakukan Kejari tersebut melainkan audit eksternal dari akuntan publik yang kredibel dan terpercaya.
"Tidak lama. Kemarin itu mungkin tidak sampai 1 jam diklarifikasi terkait penggunaan dana hibah ini. Tentu pemeriksaan dan standarisasinya itu sudah sesuai dengan pemeriksaan, dan ini bukan hanya tahun ini saja, tahun-tahun sebelumnya juga memang sudah dilakukan," ujarnya.
Menurutnya, justru dengan adanya pemanggilan itu merupakan bentuk transparansi KONI Makassar dan bentuk komitmen organisasi yang dipimpinnya, untuk tertib administrasi laporan keuangan.
"Saya kira itu hak masyarakat, itukan bagian dari pada kontrol masyarakat. Kalau kita di KONI ini kan banyak juga monevnya, pertama di monev oleh Dispora tiga bulan sekali, kemudian di monev oleh DPRD tiga bulan sekali, kemudian kalau ada juga masyarakat melakukan pengawasan saya kira itu juga hak masyarakat," jelasnya.
Ahmad Susanto juga menyinggung mengenai keterangan dari Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Andi Alamsyah yang menyebut anggaran hibah tersebut sekitar Rp60 miliar.
"Banyak sekali kalau Rp60 miliar, kalau hibah. Yang kemarin itukan diperiksa tahun 2022 itu hanya Rp20 miliar," tandasnya.
"Jadi kita ini hanya sebagai mengatur lalu lintas mendistribusikan dan memberikan keadilan pada masing-masing cabang olahraga, mana yang proporsional mana yang rasional dan seterusnya," tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Akuntan Publik ASRI memberikan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada KONI Makassar terkait pengelolaan anggaran selama 2023. Prestasi ini diberikan setelah diaudit selama 2 bulan.
“Berdasarkan hasil audit yang kami lakukan selama 2, terhitung sejak Januari hingga Maret, laporan keuangan KONI Makassar dinyatakan wajar tanpa pengecualian,” kata Abd Rahman, selaku Ketua Tim Audit dari Akuntan Publik ASRI.
Rahman menyampaikan, pemeriksaan yang dilakukan sangat detail. Ada 31 cabor yang diperiksi untuk mempertanggungjawabkan dana hibah yang diterima dari KONI Makassar.
Selain itu, Akuntan Publik ASRI juga memanggil 10 koordinator kecamatan untuk memberikan pertanggungjawaban dana yang digunakan, serta melakukan visitasi aset atas belanja korcam di setiap cabor.
"Alhamdulillah laporan dihasilkan, sesuai dengan standar akuntansi pada umumnya yang harus dilakukan organisasi yang ada di dalam naungan pemerintahan," jelasnya.
Ahmad Susanto memastikan terkait pemanggilan dirinya di Kejari bukan atas dasar pemeriksaan, melainkan untuk memberikan keterangan terhadap adanya perihal laporan masyarakat.
"Jadi bukan pemeriksaan, dan ini seluruh Indonesia juga sepertinya semua KONInya dipanggil untuk klarifikasi," kata Ahmad Susanto kepada awak media di kantornya, Senin (18/03/2024).
Ia menjelaskan pemanggilan dirinya di Kantor Kejari tidak berlangsung lama pada Jumat (15/03/2024) lalu. Kegiatan yang dilakukan Kejari tersebut melainkan audit eksternal dari akuntan publik yang kredibel dan terpercaya.
"Tidak lama. Kemarin itu mungkin tidak sampai 1 jam diklarifikasi terkait penggunaan dana hibah ini. Tentu pemeriksaan dan standarisasinya itu sudah sesuai dengan pemeriksaan, dan ini bukan hanya tahun ini saja, tahun-tahun sebelumnya juga memang sudah dilakukan," ujarnya.
Menurutnya, justru dengan adanya pemanggilan itu merupakan bentuk transparansi KONI Makassar dan bentuk komitmen organisasi yang dipimpinnya, untuk tertib administrasi laporan keuangan.
"Saya kira itu hak masyarakat, itukan bagian dari pada kontrol masyarakat. Kalau kita di KONI ini kan banyak juga monevnya, pertama di monev oleh Dispora tiga bulan sekali, kemudian di monev oleh DPRD tiga bulan sekali, kemudian kalau ada juga masyarakat melakukan pengawasan saya kira itu juga hak masyarakat," jelasnya.
Ahmad Susanto juga menyinggung mengenai keterangan dari Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Andi Alamsyah yang menyebut anggaran hibah tersebut sekitar Rp60 miliar.
"Banyak sekali kalau Rp60 miliar, kalau hibah. Yang kemarin itukan diperiksa tahun 2022 itu hanya Rp20 miliar," tandasnya.
"Jadi kita ini hanya sebagai mengatur lalu lintas mendistribusikan dan memberikan keadilan pada masing-masing cabang olahraga, mana yang proporsional mana yang rasional dan seterusnya," tutupnya.
Pada kesempatan yang sama, Akuntan Publik ASRI memberikan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada KONI Makassar terkait pengelolaan anggaran selama 2023. Prestasi ini diberikan setelah diaudit selama 2 bulan.
“Berdasarkan hasil audit yang kami lakukan selama 2, terhitung sejak Januari hingga Maret, laporan keuangan KONI Makassar dinyatakan wajar tanpa pengecualian,” kata Abd Rahman, selaku Ketua Tim Audit dari Akuntan Publik ASRI.
Rahman menyampaikan, pemeriksaan yang dilakukan sangat detail. Ada 31 cabor yang diperiksi untuk mempertanggungjawabkan dana hibah yang diterima dari KONI Makassar.
Selain itu, Akuntan Publik ASRI juga memanggil 10 koordinator kecamatan untuk memberikan pertanggungjawaban dana yang digunakan, serta melakukan visitasi aset atas belanja korcam di setiap cabor.
"Alhamdulillah laporan dihasilkan, sesuai dengan standar akuntansi pada umumnya yang harus dilakukan organisasi yang ada di dalam naungan pemerintahan," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sports
Gowa Tuan Rumah Turnamen Sulsel Cup 2026, Total Hadiah Rp200 Juta
Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah turnamen sepak bola Sulsel Cup 2026 yang digelar di Stadion Kalegowa, Jalan Poros Pallangga, Senin (12/10/2026).
Selasa, 13 Okt 2026 15:50
Sports
KONI Minta Kejaksaan Dampingi Pengelolaan Dana Hibah Porprov Sulsel
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan terus mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulsel yang akan digelar di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo pada 7–14 November 2026.
Senin, 12 Okt 2026 10:13
Sports
Maskot Porprov Sulsel 2026 Diperkenalkan, Angkat Budaya Bone dan Wajo
Dua maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 mulai diperkenalkan dalam rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan di Kantor KONI Sulsel, Rabu (16/9/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 09:16
Sulsel
KONI Sidrap Dilantik, Bupati Syahar Targetkan Prestasi Naik di Porprov 2026
Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menghadiri pelantikan Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidrap masa bakti 2025-2029 di Aula Saromase Kompleks SKPD Sidrap pada Senin (10/08/2026).
Senin, 10 Agu 2026 17:40
Sulsel
Lantik Pengurus KONI Maros, Darmawangsyah Muin Tekankan Pembinaan dan Perhatian ke Atlet
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, Darmawangsyah Muin, resmi melantik pengurus KONI Kabupaten Maros periode 2026–2030 di Grand Hall II Waterboom Maros, Rabu (22/7/2026).
Rabu, 22 Jul 2026 21:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yura Yunita Meriahkan Puncak HUT ke-74 KALLA di NIPAH PARK
2
Arum Spink Pertanyakan MRC Bulukumba Tak Masuk Daftar Voters KLB PSSI Sulsel
3
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
4
UMI Latih 31 Imam Rawatib, Perkuat Budaya Kampus Islami dan Pendidikan Karakter
5
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Yura Yunita Meriahkan Puncak HUT ke-74 KALLA di NIPAH PARK
2
Arum Spink Pertanyakan MRC Bulukumba Tak Masuk Daftar Voters KLB PSSI Sulsel
3
Pemkab Gowa Harap Operasi Patuh Pallawa 2026 Pacu Kesadaran Berkendara
4
UMI Latih 31 Imam Rawatib, Perkuat Budaya Kampus Islami dan Pendidikan Karakter
5
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal