GM PLN UID Sulselrabar Bahas Strategi Transisi Energi untuk Capai NZE 2060
Rabu, 31 Jul 2024 14:50
GM PLN UID Sulselrabar Moch. Andy Adchaminoerdin memaparkan strategi dan komitmen PLN dalam mendukung NZE 2060 dalam seminar nasional di Universitas Halu Oleo Kendari. Foto/Dok PLN
KENDARI - PT PLN (Persero) berkomitmen mempercepat transisi energi Indonesia dengan meningkatkan kapasitas pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal tersebut merupakan dukungan terhadap Pemerintah yang telah berkomitmen menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 29% di tahun 2030 dan mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
Dalam Seminar Nasional Teknik Elektro (SEMNASTEK) 2024 dengan tema 'Tantangan Kebijakan, Teknologi, dan Stabilitas Energi Baru Terbarukan' yang digelar oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo dan Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) Regional IV di Kota Kendari (27/7), General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin memaparkan strategi dan komitmen PLN dalam mendukung NZE 2060.
"Dalam hal ini PLN bekerja keras dengan melakukan dekarbonisasi batubara dan gas, meningkatkan kapasitas EBT dan sistem pendukungnya serta mengembangkan green ecosystem. Langkah tersebut merupakan program inisiatif agar NZE 2060 dapat terwujud," ujar Andy.
Andy mencatat, bauran EBT di Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) adalah sebesar 45,78%, di mana hal ini sudah cukup besar, melampaui dari target nasional yaitu sebesar 23% mulai tahun 2025.
Tidak hanya itu, Andy merinci, PLN di Regional Sulawesi sendiri juga sudah menerapkan beberapa program transisi energi. Di antaranya yakni Smart Grid di dua subsistem yaitu Selayar dan Tahuna, 30 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN UID Sulselrabar di 22 lokasi tersebar, serta layanan Renewable Energy Certificate (REC) di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar yang mencapai 35.452 unit atau setara 35.452 Mega Watthour (MWh).
Lebih lanjut, Andy mencatat potensi besar EBT yang saat ini tengah digarap PLN adalah pembangkit listrik berbasis panas bumi (geothermal), angin (bayu), surya, dan air (hydro) yang punya potensi besar untuk menggantikan pembangkit berbasis bahan bakar fosil khususnya di provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
"Komitmen tersebut telah tertuang dalam program transformasi PLN di mana aspirasi Green menjadi semangat untuk menghadirkan energi ramah lingkungan," tegas Andy.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo, Dr. Ir. Edward Ngii, mengungkapkan seminar nasional kolaborasi dan sharing ilmu pengetahuan dengan PLN ini menjadi peluang emas bagi kita semua untuk saling memperkuat jejaring institusi dan meningkatkan pendidikan teknik elektro.
"Kegiatan ini mempercepat lahirnya inovasi baru. Dari diskusi dan pertukaran ide yang terjadi, kami yakin akan muncul gagasan-gagasan brilian yang dapat memajukan industri dan teknologi di Indonesia. Oleh karenanya, manfaat dari kegiatan ini sangat besar sekali," ujar Edward.
Ia juga mengungkapkan materi yang disampaikan sangat luar biasa memberikan pencerahan baru terkait arah pengembangan EBT ke depannya.
Dalam Seminar Nasional Teknik Elektro (SEMNASTEK) 2024 dengan tema 'Tantangan Kebijakan, Teknologi, dan Stabilitas Energi Baru Terbarukan' yang digelar oleh Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo dan Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI) Regional IV di Kota Kendari (27/7), General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Moch. Andy Adchaminoerdin memaparkan strategi dan komitmen PLN dalam mendukung NZE 2060.
"Dalam hal ini PLN bekerja keras dengan melakukan dekarbonisasi batubara dan gas, meningkatkan kapasitas EBT dan sistem pendukungnya serta mengembangkan green ecosystem. Langkah tersebut merupakan program inisiatif agar NZE 2060 dapat terwujud," ujar Andy.
Andy mencatat, bauran EBT di Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) adalah sebesar 45,78%, di mana hal ini sudah cukup besar, melampaui dari target nasional yaitu sebesar 23% mulai tahun 2025.
Tidak hanya itu, Andy merinci, PLN di Regional Sulawesi sendiri juga sudah menerapkan beberapa program transisi energi. Di antaranya yakni Smart Grid di dua subsistem yaitu Selayar dan Tahuna, 30 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN UID Sulselrabar di 22 lokasi tersebar, serta layanan Renewable Energy Certificate (REC) di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar yang mencapai 35.452 unit atau setara 35.452 Mega Watthour (MWh).
Lebih lanjut, Andy mencatat potensi besar EBT yang saat ini tengah digarap PLN adalah pembangkit listrik berbasis panas bumi (geothermal), angin (bayu), surya, dan air (hydro) yang punya potensi besar untuk menggantikan pembangkit berbasis bahan bakar fosil khususnya di provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
"Komitmen tersebut telah tertuang dalam program transformasi PLN di mana aspirasi Green menjadi semangat untuk menghadirkan energi ramah lingkungan," tegas Andy.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo, Dr. Ir. Edward Ngii, mengungkapkan seminar nasional kolaborasi dan sharing ilmu pengetahuan dengan PLN ini menjadi peluang emas bagi kita semua untuk saling memperkuat jejaring institusi dan meningkatkan pendidikan teknik elektro.
"Kegiatan ini mempercepat lahirnya inovasi baru. Dari diskusi dan pertukaran ide yang terjadi, kami yakin akan muncul gagasan-gagasan brilian yang dapat memajukan industri dan teknologi di Indonesia. Oleh karenanya, manfaat dari kegiatan ini sangat besar sekali," ujar Edward.
Ia juga mengungkapkan materi yang disampaikan sangat luar biasa memberikan pencerahan baru terkait arah pengembangan EBT ke depannya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Kampung Energi Mandiri Saukang PLN Raih Silver CSR dan PDB Awards 2026
Inovasi melalui program Kampung Energi Mandiri Saukang yang dikembangkan PLN UID Sulselrabar tersebut meraih penghargaan Silver pada ajang CSR dan PDB Awards 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 14:58
Sulbar
Dukung Pendidikan, PLN Nyalakan Listrik Sekolah Rakyat di Mamuju
Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju kini mendapat pasokan listrik berdaya 555 kVA dari PT PLN (Persero). Hal itu menjadi bukti nyata kepedulian PLN terhadap dunia pendidikan.
Jum'at, 25 Sep 2026 20:32
News
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
YBM PLN memberikan layanan servis motor gratis kepada 120 pengemudi ojek online muslim pada 24–25 September 2026 di Kantor PLN UID Sulselrabar.
Jum'at, 25 Sep 2026 09:03
News
Donor Darah PLN UID Sulselrabar Kumpulkan 60 Kantong untuk Masyarakat
Sebanyak 60 kantong darah terkumpul dari kegiatan donor darah yang digelar PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar).
Kamis, 24 Sep 2026 08:41
News
PLN Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Jaga Debit Air PLTA di Musim Kemarau
PLN memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjalankan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di sejumlah wilayah untuk menjaga keandalan listrik di PLTA.
Rabu, 23 Sep 2026 15:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
Kepsek SMPN 1 Sinoa Bantaeng Laporkan Dugaan Penganiayaan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
Kepsek SMPN 1 Sinoa Bantaeng Laporkan Dugaan Penganiayaan