Jambore Nasional Tim Elang BRI: Tingkatkan Kapasitas Relawan Hadapi Bencana
Sabtu, 02 Nov 2024 08:47
BRI semakin memperkuat kesiapan menghadapi bencana alam di Indonesia, seiring dengan peningkatan jumlah bencana yang terjadi sepanjang 2024. Foto/Istimewa
SUKABUMI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. ("BRI") semakin memperkuat kesiapan menghadapi bencana alam di Indonesia, seiring dengan peningkatan jumlah bencana yang terjadi sepanjang 2024.
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari Januari hingga September 2024, Indonesia telah mengalami lebih dari 1.300 kejadian bencana. Situasi ini mendorong BRI untuk mengintensifkan upaya mitigasi dan respons cepat terhadap dampak bencana, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.
Untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam situasi darurat, BRI menyelenggarakan "Jambore Nasional Tim Elang Relawan BRI Tahun 2024" pada 25-27 Oktober 2024 di Sukabumi, Jawa Barat.
Tim Elang Relawan BRI adalah Satuan Tugas Bencana yang terdiri dari pekerja BRI aktif yang tersebar di seluruh unit kerja BRI. Tujuan dibentuknya Tim Elang adalah membantu penanganan tanggap darurat bencana di seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan ini, BRI berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Sekolah Relawan, yang memberikan pelatihan tentang manajemen penanggulangan bencana dan pertolongan pertama. Selain pembekalan teori, para relawan juga mengikuti simulasi bencana, pembinaan mental, serta pengembangan karakter untuk menjadi relawan yang tangguh.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, sekaligus Pembina Tim Elang, mengatakan Jambore Nasional ini bertujuan memberikan pembekalan dan pemahaman dasar tentang kedaruratan bencana agar para relawan siap menjalankan tugas ketika bencana terjadi.
“Kegiatan ini sangat penting dilakukan dalam memberikan pembekalan bagi para relawan. Diharapkan, para relawan memiliki sikap Sigap, Tangkas, dan Cepat dalam menghadapi berbagai macam bencana alam maupun krisis,” ungkap Catur saat mengukuhkan Tim Elang Relawan BRI dari Relawan Kantor Pusat dan 18 Regional Office BRI.
Catur menambahkan prioritas penanganan bencana meliputi keselamatan jiwa pekerja dan keluarga, pengamanan operasional dan aset BRI, serta sinergi dalam pemberian bantuan dari BRI Group kepada masyarakat.
Tim Elang Relawan BRI akan mencari dan mengumpulkan informasi terkait kejadian bencana, menginventarisasi dampak, menyusun kebutuhan di wilayah bencana, melaksanakan assessment, serta melakukan tanggap darurat dan menyusun laporan pasca bencana. Tanggap darurat dapat dilakukan dengan kerjasama pihak ketiga, seperti instansi pemerintah, lembaga sosial, dan pihak-pihak kompeten lainnya.
“Semoga Tim Elang Relawan BRI bisa menjalankan tugas dan komitmennya dengan sebaik-baiknya. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas bagi Relawan,” imbuh Catur.
Di akhir Jambore Nasional, Tim Elang Relawan BRI melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako bagi warga di Sukabumi sebagai wujud kepedulian Tim Elang Relawan BRI terhadap masyarakat sekitar.
Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dari Januari hingga September 2024, Indonesia telah mengalami lebih dari 1.300 kejadian bencana. Situasi ini mendorong BRI untuk mengintensifkan upaya mitigasi dan respons cepat terhadap dampak bencana, terutama dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat.
Untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dalam situasi darurat, BRI menyelenggarakan "Jambore Nasional Tim Elang Relawan BRI Tahun 2024" pada 25-27 Oktober 2024 di Sukabumi, Jawa Barat.
Tim Elang Relawan BRI adalah Satuan Tugas Bencana yang terdiri dari pekerja BRI aktif yang tersebar di seluruh unit kerja BRI. Tujuan dibentuknya Tim Elang adalah membantu penanganan tanggap darurat bencana di seluruh Indonesia.
Dalam kegiatan ini, BRI berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Sekolah Relawan, yang memberikan pelatihan tentang manajemen penanggulangan bencana dan pertolongan pertama. Selain pembekalan teori, para relawan juga mengikuti simulasi bencana, pembinaan mental, serta pengembangan karakter untuk menjadi relawan yang tangguh.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto, sekaligus Pembina Tim Elang, mengatakan Jambore Nasional ini bertujuan memberikan pembekalan dan pemahaman dasar tentang kedaruratan bencana agar para relawan siap menjalankan tugas ketika bencana terjadi.
“Kegiatan ini sangat penting dilakukan dalam memberikan pembekalan bagi para relawan. Diharapkan, para relawan memiliki sikap Sigap, Tangkas, dan Cepat dalam menghadapi berbagai macam bencana alam maupun krisis,” ungkap Catur saat mengukuhkan Tim Elang Relawan BRI dari Relawan Kantor Pusat dan 18 Regional Office BRI.
Catur menambahkan prioritas penanganan bencana meliputi keselamatan jiwa pekerja dan keluarga, pengamanan operasional dan aset BRI, serta sinergi dalam pemberian bantuan dari BRI Group kepada masyarakat.
Tim Elang Relawan BRI akan mencari dan mengumpulkan informasi terkait kejadian bencana, menginventarisasi dampak, menyusun kebutuhan di wilayah bencana, melaksanakan assessment, serta melakukan tanggap darurat dan menyusun laporan pasca bencana. Tanggap darurat dapat dilakukan dengan kerjasama pihak ketiga, seperti instansi pemerintah, lembaga sosial, dan pihak-pihak kompeten lainnya.
“Semoga Tim Elang Relawan BRI bisa menjalankan tugas dan komitmennya dengan sebaik-baiknya. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas bagi Relawan,” imbuh Catur.
Di akhir Jambore Nasional, Tim Elang Relawan BRI melaksanakan bakti sosial berupa penyaluran bantuan sembako bagi warga di Sukabumi sebagai wujud kepedulian Tim Elang Relawan BRI terhadap masyarakat sekitar.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Yayasan Daerah untuk Negeri dan BRI Peduli Hadirkan Program Literasi Anak Negeri di Maros
Yayasan Daerah Untuk Negeri (DUN), didukung oleh BRI Peduli, menghadirkan program Literasi Anak Negeri di SDN 159 Tekolabbua, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Minggu, 24 Mei 2026 15:59
News
Simposium Kebumian Bahas Potensi Sumber Daya dan Mitigasi Kebencanaan di Sulselbar
Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sulselbar bekerjasama dengan Puslitbang Kebencanaan Unhas dan didukung PT Vale Indonesia, menggelar Simposium Kebumian di Hotel unhas, Rabu (29/04/2026) lalu.
Sabtu, 02 Mei 2026 15:18
Makassar City
Wali Kota Makassar Dorong Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menegaskan pentingnya kesiapsiagaan ekstra dalam menghadapi ancaman bencana alam, termasuk mendorong edukasi mitigasi bencana sejak dini untuk anak-anak.
Rabu, 29 Apr 2026 20:10
Makassar City
PLN UIP Sulawesi Raih Penghargaan atas Program Siaga Bencana di Makassar
PLN UIP Sulawesi menerima penghargaan dari Pemkot Makassar atas kontribusinya dalam program Kampung Siaga Bencana melalui inisiatif Katimbang Siaga Bencana.
Jum'at, 17 Apr 2026 18:39
Ekbis
BRI Makassar Siapkan Uang Tunai Rp779 Miliar untuk Periode Liburan Nyepi-Idul Fitri
Mengahadapi libur panjang dalam rangka Hari Raya Nyepi dan dilanjutkan Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026 ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 15 Makassar menyiapkan uang tunai sebesar Rp779 MilIar untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat
Selasa, 17 Mar 2026 17:43
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemenkum Sulsel Gelar Advokasi Jaminan Fidusia di Sidrap, Temukan Tiga Laporan Dugaan Pidana
2
BSI Cairkan Dividen Rp1,51 Triliun Hari Ini, Naik 44 Persen
3
Dollar Tembus Rp18.000, Harga Cabai dan Bawang Merah di Parepare Melonjak
4
Bupati Husniah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Gowa
5
PIP Makassar Hibahkan Aset 8.188 Meter Persegi untuk Pengembangan Stadion Untia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kemenkum Sulsel Gelar Advokasi Jaminan Fidusia di Sidrap, Temukan Tiga Laporan Dugaan Pidana
2
BSI Cairkan Dividen Rp1,51 Triliun Hari Ini, Naik 44 Persen
3
Dollar Tembus Rp18.000, Harga Cabai dan Bawang Merah di Parepare Melonjak
4
Bupati Husniah Sambut Kepulangan Jemaah Haji Gowa
5
PIP Makassar Hibahkan Aset 8.188 Meter Persegi untuk Pengembangan Stadion Untia