Zhenshi Dorong Ekonomi Morowali, Sepakat Perpanjang Runway Bandara Lewat CSR
Jum'at, 15 Nov 2024 13:09
Zhenshi Holding Group bersama Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Indonesia menandatangani kesepakatan untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Morowali. Foto/Istimewa
MOROWALI - Zhenshi Holding Group bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Indonesia menandatangani kesepakatan untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Morowali, dari semula 1.500 meter x 30 meter menjadi 1.800 meter x 30 meter.
Proyek ini akan didanai melalui skema Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan pada Rabu (13/11) di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.
Wakil Presiden Senior Zhenshi Holding Group, Mr. Wang Yuan, didampingi Executive GM PT Baoshuo Taman Industry Investment Group, Mr. Cai Zheng Yang, menjelaskan langkah perusahaan ini merupakan bentuk dukungan sekaligus kontribusi untuk masyarakat maupun daerah.
"Perpanjangan runway ini adalah komitmen perusahaan untuk mendorong perekonomian, perdagangan, dan sektor pariwisata di Kabupaten Morowali dan sekitarnya melalui program CSR kami," kata dia.
Mr. Wang juga menegaskan pengembangan Bandara Morowali akan terus dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk Ditjen Perhubungan Udara dan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali. Semuanya tentu mengacu pada undang-undang serta ketentuan keselamatan dan keamanan bandara.
Dalam acara penandatanganan tersebut, Plt Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa hadir mewakili Ditjen Perhubungan Udara. Lukman mengapresiasi dukungan Zhenshi Holding Group.
"Kami berterima kasih dan mengapresiasi dukungan sektor swasta, khususnya Zhenshi Holding Group, dalam pembangunan dan pengembangan Bandara Morowali untuk peningkatan infrastruktur dan fasilitas penerbangan, baik sisi darat maupun sisi udara, sesuai ketentuan keselamatan dan keamanan penerbangan," kata Lukman.
Ia pun menyampaikan harapan agar dengan adanya kesepakatan ini, perekonomian dan perdagangan di Provinsi Sulawesi Tengah dan sekitarnya akan semakin berkembang. Kerja sama strategis ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain.
Kepala Bandara Morowali, Sofyan Palanro, menambahkan dengan perpanjangan landasan pacu menjadi 1.800 meter x 30 meter, Bandara Morowali kini mampu melayani pesawat jenis A320. Sofyan berharap pembangunan ini akan memperbaiki pelayanan dan kenyamanan transportasi udara bagi masyarakat.
Proyek ini akan didanai melalui skema Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR). Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan pada Rabu (13/11) di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta.
Wakil Presiden Senior Zhenshi Holding Group, Mr. Wang Yuan, didampingi Executive GM PT Baoshuo Taman Industry Investment Group, Mr. Cai Zheng Yang, menjelaskan langkah perusahaan ini merupakan bentuk dukungan sekaligus kontribusi untuk masyarakat maupun daerah.
"Perpanjangan runway ini adalah komitmen perusahaan untuk mendorong perekonomian, perdagangan, dan sektor pariwisata di Kabupaten Morowali dan sekitarnya melalui program CSR kami," kata dia.
Mr. Wang juga menegaskan pengembangan Bandara Morowali akan terus dikoordinasikan dengan pihak terkait, termasuk Ditjen Perhubungan Udara dan Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali. Semuanya tentu mengacu pada undang-undang serta ketentuan keselamatan dan keamanan bandara.
Dalam acara penandatanganan tersebut, Plt Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa hadir mewakili Ditjen Perhubungan Udara. Lukman mengapresiasi dukungan Zhenshi Holding Group.
"Kami berterima kasih dan mengapresiasi dukungan sektor swasta, khususnya Zhenshi Holding Group, dalam pembangunan dan pengembangan Bandara Morowali untuk peningkatan infrastruktur dan fasilitas penerbangan, baik sisi darat maupun sisi udara, sesuai ketentuan keselamatan dan keamanan penerbangan," kata Lukman.
Ia pun menyampaikan harapan agar dengan adanya kesepakatan ini, perekonomian dan perdagangan di Provinsi Sulawesi Tengah dan sekitarnya akan semakin berkembang. Kerja sama strategis ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain.
Kepala Bandara Morowali, Sofyan Palanro, menambahkan dengan perpanjangan landasan pacu menjadi 1.800 meter x 30 meter, Bandara Morowali kini mampu melayani pesawat jenis A320. Sofyan berharap pembangunan ini akan memperbaiki pelayanan dan kenyamanan transportasi udara bagi masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Mahasiswa Pertambangan Nobel Indonesia Belajar Petrologi dan Geologi di 3 Lokasi
Di bawah guyuran hujan, mahasiswa Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri tetap semangat melaksanakan kuliah lapangan atau field trip Geologi Dasar di beberapa lokasi yang berbeda.
Kamis, 18 Des 2025 12:31
News
Menhub Beri Atensi Penuh Moda Transportasi Laut Jelang Nataru
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, memberikan atensi penuh untuk moda transportasi laut jelang pelaksanaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Senin, 08 Des 2025 10:02
News
Pelindo Regional 4 Terima Izin Operasi Baru dari Kemenhub
Pelindo kembali menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh operasional kepelabuhanan berjalan sesuai regulasi dan standar keselamatan nasional.
Minggu, 30 Nov 2025 06:24
News
Kampanye Hidup Sehat & Bersih dari Huabao Sasar Desa Ambunu
Sepanjang 2025, PT Baoshuo Taman Industry Investment Group (BTIIG) atau Huabao Indonesia terus menggalakkan kampanye hidup sehat dan bersih.
Kamis, 27 Nov 2025 08:31
News
Semen Tonasa Raih Predikat Platinum di La Tofi ESG 2025
Pada ajang Top 100 Indonesia La Tofi ESG Rating 2025, PT Semen Tonasa meraih predikat tertinggi Platinum Alignment dengan skor 85,16.
Rabu, 26 Nov 2025 17:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
5
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
3
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
4
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
5
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR