Satgas Percepatan Investasi dan MDA Bahas Dinamika Lingkar Tambang
Minggu, 01 Mar 2026 13:41
Satgas Percepatan Investasi menggelar rakor bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), OPD terkait, Pokja Percepatan Investasi Luwu, serta perwakilan HC dari masing-masing kontraktor MDA. Foto/IST
LUWU - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Investasi menggelar rapat koordinasi bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, serta perwakilan Human Capital (HC) dari masing-masing kontraktor MDA. Pertemuan ini membahas berbagai dinamika yang berkembang di wilayah lingkar tambang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memastikan keberlanjutan investasi di Kabupaten Luwu melalui penguatan koordinasi lintas sektor.
Dalam forum itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu yang juga Sekretaris Satgas Percepatan Investasi, Moh. Arsal Arsyad, menekankan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi terhadap setiap dinamika di lingkar tambang agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
“Investasi adalah bagian dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondasinya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ujar Arsal.
Ia menambahkan, peran Satgas tidak hanya memastikan kelancaran administrasi investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepastian usaha dan kepentingan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan yang sama, unsur Pokja dan perwakilan Human Capital dari masing-masing kontraktor MDA turut menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait dinamika ketenagakerjaan dan ekspektasi masyarakat. Berbagai masukan konstruktif dihimpun sebagai bahan perumusan solusi bersama yang lebih sistematis dan terkoordinasi.
Direktur MDA Erlangga Gaffar menyampaikan bahwa perusahaan memahami tingginya harapan masyarakat terhadap peluang kerja di proyek tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa secara realistis jumlah lowongan yang tersedia tidak akan pernah dapat memenuhi seluruh kebutuhan tenaga kerja di sekitar wilayah proyek.
“Antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja di MDA tentu kami pahami dan hargai. Namun jumlah posisi yang tersedia terbatas dan tidak mungkin mengakomodasi seluruh kebutuhan tenaga kerja yang ada. Karena itu, kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi ini secara bijak dan terstruktur serta memastikan proses rekrutmen yang transparan,” ujar Erlangga.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi MDA bagi daerah tidak semata diukur dari jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung. Keberadaan investasi turut mendorong perputaran ekonomi melalui pelibatan pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta penyedia barang dan jasa di sekitar wilayah operasional.
“Kehadiran MDA bukan hanya soal lowongan kerja langsung. Ada perputaran ekonomi yang tumbuh, kemitraan dengan usaha lokal, serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang kami jalankan agar manfaat investasi dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui koordinasi ini, Satgas Percepatan Investasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas OPD dan Pokja, sekaligus memastikan setiap dinamika yang muncul dapat direspons secara cepat dan terukur demi menjaga stabilitas wilayah serta keberlanjutan investasi di Kabupaten Luwu.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memastikan keberlanjutan investasi di Kabupaten Luwu melalui penguatan koordinasi lintas sektor.
Dalam forum itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Luwu yang juga Sekretaris Satgas Percepatan Investasi, Moh. Arsal Arsyad, menekankan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi terhadap setiap dinamika di lingkar tambang agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas.
“Investasi adalah bagian dari pembangunan daerah, namun stabilitas sosial adalah fondasinya. Karena itu, setiap dinamika di lapangan harus segera dikomunikasikan dan ditangani bersama, bukan dibiarkan berlarut,” ujar Arsal.
Ia menambahkan, peran Satgas tidak hanya memastikan kelancaran administrasi investasi, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kepastian usaha dan kepentingan masyarakat sekitar.
Dalam kesempatan yang sama, unsur Pokja dan perwakilan Human Capital dari masing-masing kontraktor MDA turut menyampaikan sejumlah kendala di lapangan, khususnya terkait dinamika ketenagakerjaan dan ekspektasi masyarakat. Berbagai masukan konstruktif dihimpun sebagai bahan perumusan solusi bersama yang lebih sistematis dan terkoordinasi.
Direktur MDA Erlangga Gaffar menyampaikan bahwa perusahaan memahami tingginya harapan masyarakat terhadap peluang kerja di proyek tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa secara realistis jumlah lowongan yang tersedia tidak akan pernah dapat memenuhi seluruh kebutuhan tenaga kerja di sekitar wilayah proyek.
“Antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja di MDA tentu kami pahami dan hargai. Namun jumlah posisi yang tersedia terbatas dan tidak mungkin mengakomodasi seluruh kebutuhan tenaga kerja yang ada. Karena itu, kami berharap dukungan semua pihak untuk bersama-sama mengelola ekspektasi ini secara bijak dan terstruktur serta memastikan proses rekrutmen yang transparan,” ujar Erlangga.
Ia juga menekankan bahwa kontribusi MDA bagi daerah tidak semata diukur dari jumlah tenaga kerja yang terserap secara langsung. Keberadaan investasi turut mendorong perputaran ekonomi melalui pelibatan pelaku usaha lokal, kontraktor daerah, serta penyedia barang dan jasa di sekitar wilayah operasional.
“Kehadiran MDA bukan hanya soal lowongan kerja langsung. Ada perputaran ekonomi yang tumbuh, kemitraan dengan usaha lokal, serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang kami jalankan agar manfaat investasi dirasakan lebih luas dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui koordinasi ini, Satgas Percepatan Investasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi lintas OPD dan Pokja, sekaligus memastikan setiap dinamika yang muncul dapat direspons secara cepat dan terukur demi menjaga stabilitas wilayah serta keberlanjutan investasi di Kabupaten Luwu.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
SIBF 2026 Perkuat Investasi Sulampua, Ekspor Tumbuh Tiga Kali Lipat
Forum SIBF 2026 juga mencatat komitmen ekspor Rp818,5 miliar, meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Jum'at, 30 Okt 2026 09:11
News
Buron Pajak Tambang Ditangkap, Negara Rugi Rp1,18 Miliar
Direktur Utama PT Mineral Anugrah Nirwana (MAN), berinisial AMM, diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar setelah ditangkap usai masuk daftar pencarian orang (DPO) sejak November 2025.
Senin, 26 Okt 2026 16:02
News
MDA dan Pemkab Luwu Perkuat Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla
kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari deteksi dini hingga penanganan darurat.
Senin, 19 Okt 2026 15:19
News
Menperin Apresiasi Matappa Academy Masmindo, Siapkan Tenaga Kerja Lokal
PT Masmindo Dwi Area (MDA) melalui Matappa Academy menghadirkan program pengembangan sumber daya manusia yang mendapat apresiasi dari Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji.
Minggu, 18 Okt 2026 16:41
News
MDA Dukung Pemulihan Akses Jalan Rante Balla demi Aktivitas Ekonomi Warga
Pemulihan akses jalan yang terhambat menjadi langkah penting untuk mengembalikan mobilitas warga dan menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Luwu.
Jum'at, 16 Okt 2026 15:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Unhas Lepas 34 Tim Menuju Pimnas ke-39, Target Juara Umum
2
Menteri Kebudayaan Percepat Penetapan Cagar Budaya Leang Bulu Sipong
3
Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Desa
4
Cegah Paham Radikal, Polda Sulsel Gelar Pembinaan Personel di Mapolda
5
Posyandu Maros Didorong Layani Enam Bidang Dasar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Unhas Lepas 34 Tim Menuju Pimnas ke-39, Target Juara Umum
2
Menteri Kebudayaan Percepat Penetapan Cagar Budaya Leang Bulu Sipong
3
Pemkab Gowa Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan Desa
4
Cegah Paham Radikal, Polda Sulsel Gelar Pembinaan Personel di Mapolda
5
Posyandu Maros Didorong Layani Enam Bidang Dasar