Kolaborasi Pemkab Luwu & MDA Cetak Tenaga Kerja Terampil Lewat Akademi MATAPPA
Rabu, 10 Jun 2026 06:43
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) berkolaborasi memperkuat SDM Desa lewat pembukaan Akademi MATAPPA, bagian dari program Jaga Masa Depan Desa. Foto/Istimewa
LUWU - Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Program Jaga Masa Depan Desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Akademi MATAPPA oleh Bupati Luwu yang tahun ini diikuti 90 peserta dari wilayah operasional MDA.
Program yang dilaksanakan bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Luwu ini memberikan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi untuk meningkatkan kesiapan kerja serta daya saing masyarakat di dunia kerja.
Pada pelaksanaan tahun ini, peserta akan mengikuti pelatihan pada lima bidang kompetensi, yaitu Otomotif, Teknisi AC, Listrik Industri, Room Service, dan Tata Boga. Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pengakuan atas kompetensi yang dimiliki.
Akademi MATAPPA merupakan bagian dari Program Jaga Masa Depan Desa yang lahir dari Forum Desa (FORDES) MATAPPA, sebuah wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan MDA dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan desa. Melalui forum ini, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu prioritas yang diwujudkan melalui pelatihan, sertifikasi, pengembangan kewirausahaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita ingin masyarakat Kabupaten Luwu memiliki kemampuan dan daya saing yang semakin baik. Karena itu, pelatihan dan sertifikasi seperti yang diberikan melalui Akademi MATAPPA menjadi penting agar generasi muda memiliki bekal untuk memanfaatkan berbagai peluang kerja yang tersedia. Dengan keterampilan yang baik, masyarakat tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya,” ujar Patahudding.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan bahwa kompetensi dan sertifikasi menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
“Industri membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi yang terukur. Melalui Akademi MATAPPA, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga kesempatan memperoleh sertifikasi yang diakui secara nasional. Ini menjadi nilai tambah yang sangat penting ketika mereka memasuki dunia kerja,” jelas Sofyan.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal untuk meningkatkan daya saing dan membuka peluang kerja yang lebih luas.
Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menjelaskan bahwa Akademi MATAPPA merupakan salah satu implementasi Program Jaga Masa Depan Desa yang dijalankan bersama FORDES untuk memperkuat kemandirian masyarakat.
“Melalui Jaga Masa Depan Desa, kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang. Sebagiannya melalui pelatihan dan sertifikasi agar siap memasuki dunia kerja, dan sebagian lainnya melalui penguatan UMKM agar masyarakat memiliki kesempatan membangun usaha yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Mustafa.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh dan beradaptasi dengan berbagai peluang yang hadir di daerahnya.
“Akademi MATAPPA menjadi salah satu langkah nyata untuk menyiapkan masyarakat yang lebih siap menghadapi masa depan. Harapannya, semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki keterampilan, sertifikasi, dan kepercayaan diri untuk mengambil peluang yang ada, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha,” tambahnya.
Program Jaga Masa Depan Desa merupakan salah satu dari tiga pilar utama Program Jaga Desa yang dijalankan melalui FORDES. Selain meningkatkan kompetensi masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi, program ini juga mendorong pengembangan kewirausahaan, penguatan UMKM, dan berbagai inisiatif yang bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu, FORDES, dan MDA, program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak tenaga kerja terampil sekaligus memperkuat pelaku usaha lokal, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun masa depan yang lebih baik.
Program yang dilaksanakan bersama Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Luwu ini memberikan pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi untuk meningkatkan kesiapan kerja serta daya saing masyarakat di dunia kerja.
Pada pelaksanaan tahun ini, peserta akan mengikuti pelatihan pada lima bidang kompetensi, yaitu Otomotif, Teknisi AC, Listrik Industri, Room Service, dan Tata Boga. Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga dipersiapkan untuk mengikuti sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pengakuan atas kompetensi yang dimiliki.
Akademi MATAPPA merupakan bagian dari Program Jaga Masa Depan Desa yang lahir dari Forum Desa (FORDES) MATAPPA, sebuah wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan MDA dalam merancang program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan desa. Melalui forum ini, peningkatan kapasitas masyarakat menjadi salah satu prioritas yang diwujudkan melalui pelatihan, sertifikasi, pengembangan kewirausahaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Kita ingin masyarakat Kabupaten Luwu memiliki kemampuan dan daya saing yang semakin baik. Karena itu, pelatihan dan sertifikasi seperti yang diberikan melalui Akademi MATAPPA menjadi penting agar generasi muda memiliki bekal untuk memanfaatkan berbagai peluang kerja yang tersedia. Dengan keterampilan yang baik, masyarakat tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan taraf hidupnya,” ujar Patahudding.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu bersaing sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan bahwa kompetensi dan sertifikasi menjadi modal penting dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin ketat.
“Industri membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi yang terukur. Melalui Akademi MATAPPA, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan, tetapi juga kesempatan memperoleh sertifikasi yang diakui secara nasional. Ini menjadi nilai tambah yang sangat penting ketika mereka memasuki dunia kerja,” jelas Sofyan.
Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara optimal untuk meningkatkan daya saing dan membuka peluang kerja yang lebih luas.
Kepala Teknik Tambang MDA, Mustafa Ibrahim, menjelaskan bahwa Akademi MATAPPA merupakan salah satu implementasi Program Jaga Masa Depan Desa yang dijalankan bersama FORDES untuk memperkuat kemandirian masyarakat.
“Melalui Jaga Masa Depan Desa, kami ingin membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang. Sebagiannya melalui pelatihan dan sertifikasi agar siap memasuki dunia kerja, dan sebagian lainnya melalui penguatan UMKM agar masyarakat memiliki kesempatan membangun usaha yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Mustafa.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh dan beradaptasi dengan berbagai peluang yang hadir di daerahnya.
“Akademi MATAPPA menjadi salah satu langkah nyata untuk menyiapkan masyarakat yang lebih siap menghadapi masa depan. Harapannya, semakin banyak putra-putri daerah yang memiliki keterampilan, sertifikasi, dan kepercayaan diri untuk mengambil peluang yang ada, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha,” tambahnya.
Program Jaga Masa Depan Desa merupakan salah satu dari tiga pilar utama Program Jaga Desa yang dijalankan melalui FORDES. Selain meningkatkan kompetensi masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi, program ini juga mendorong pengembangan kewirausahaan, penguatan UMKM, dan berbagai inisiatif yang bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat desa.
Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Luwu, FORDES, dan MDA, program ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak tenaga kerja terampil sekaligus memperkuat pelaku usaha lokal, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan kesejahteraan dan membangun masa depan yang lebih baik.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Luwu - MDA Dukung FORDES MATAPPA Jadi Wadah Aspirasi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat peran Forum Desa (FORDES) MATAPPA sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.
Selasa, 14 Jul 2026 08:20
News
Dukung Pelayanan Masyarakat, Dirut MDA Raih Penghargaan Polres Luwu
Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area (MDA), Trisakti Simorangkir, menerima penghargaan dari Kepolisian Resor (Polres) Luwu atas dukungan membantu tugas Polri dalam pelayanan masyarakat.
Senin, 06 Jul 2026 15:56
News
PT Vale Siapkan SDM Lokal Terampil Lewat Pelatihan & Sertifikasi Operator Alat Berat
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal melalui Program Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi Operator Alat Berat.
Rabu, 24 Jun 2026 16:18
Sulsel
Kolaborasi MDA dan UNCP Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Desa
MDA bersama Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) memperkuat upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana melalui kegiatan Sosialisasi dan Inisiasi DESTANA di Desa Boneposi, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.
Senin, 22 Jun 2026 14:02
Sulsel
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
Bupati Luwu Patahudding bersama Pokja Percepatan Investasi melakukan kunjungan kerja ke lokasi Awak Mas Project yang dikelola PT Masmindo Dwi Area (MDA) di Kecamatan Latimojong.
Jum'at, 12 Jun 2026 19:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Temukan Sejumlah Persoalan di Green River View, PSU hingga Air Bersih
2
DPRD Makassar Telusuri Legalitas Rumah Contoh di Jalan Metro Tanjung Bunga
3
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
4
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
5
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
DPRD Makassar Temukan Sejumlah Persoalan di Green River View, PSU hingga Air Bersih
2
DPRD Makassar Telusuri Legalitas Rumah Contoh di Jalan Metro Tanjung Bunga
3
Wali Kota Siapkan Sanksi dan Penghargaan bagi OPD Berdasarkan Serapan Anggaran
4
FIFGROUP Gelar Program Jam Sosial Mengajar di Wilayah Cabang Makassar II
5
Reses di Bangkala Barat, Anggota DPRD Sulsel Salmawati Paris Serap Aspirasi Warga