Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Ibu Hamil Cegah Anemia Lewat Tablet Tambah Darah
Sabtu, 25 Jul 2026 16:54
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Gelombang 116 Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama warga setempat. Foto: Istimewa
SIDRAP - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Gelombang 116 Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Teppo menggelar edukasi mengenai pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sebagai upaya mencegah anemia pada ibu hamil.
Program bertajuk "Urgensi Tablet Tambah Darah dalam Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil" ini dilaksanakan di Desa Teppo, Kabupaten Sidenreng Rappang, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Anemia pada ibu hamil masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Rendahnya kesadaran mengonsumsi Tablet Tambah Darah, minimnya pemahaman mengenai manfaat zat besi, serta masih berkembangnya berbagai mitos di masyarakat menyebabkan banyak ibu hamil belum memenuhi kebutuhan zat besinya secara optimal.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi kehamilan, seperti kelelahan kronis, perdarahan saat persalinan, kelahiran prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, hingga stunting.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai penyebab dan faktor risiko anemia, dampaknya bagi ibu dan janin, manfaat Tablet Tambah Darah, serta cara mengonsumsinya dengan benar agar penyerapan zat besi lebih optimal.
Peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai kendala yang kerap dihadapi selama mengonsumsi Tablet Tambah Darah, mulai dari rasa mual, lupa mengonsumsi tablet, hingga persepsi yang kurang tepat mengenai keamanan dan manfaatnya.
Pendekatan edukatif yang komunikatif dan interaktif diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong perubahan perilaku ibu hamil agar lebih disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi kesehatan yang benar dan mudah dipahami.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap edukasi mengenai Tablet Tambah Darah tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan.
"Dengan meningkatnya kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah, angka kejadian anemia selama kehamilan diharapkan dapat ditekan sehingga mendukung terwujudnya ibu yang sehat, bayi yang berkualitas, dan generasi bebas stunting," bunyi siaran pers yang diterima redaksi.
Program bertajuk "Urgensi Tablet Tambah Darah dalam Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil" ini dilaksanakan di Desa Teppo, Kabupaten Sidenreng Rappang, sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Anemia pada ibu hamil masih menjadi persoalan kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Rendahnya kesadaran mengonsumsi Tablet Tambah Darah, minimnya pemahaman mengenai manfaat zat besi, serta masih berkembangnya berbagai mitos di masyarakat menyebabkan banyak ibu hamil belum memenuhi kebutuhan zat besinya secara optimal.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi kehamilan, seperti kelelahan kronis, perdarahan saat persalinan, kelahiran prematur, bayi dengan berat badan lahir rendah, hingga stunting.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi mengenai penyebab dan faktor risiko anemia, dampaknya bagi ibu dan janin, manfaat Tablet Tambah Darah, serta cara mengonsumsinya dengan benar agar penyerapan zat besi lebih optimal.
Peserta juga diajak berdiskusi mengenai berbagai kendala yang kerap dihadapi selama mengonsumsi Tablet Tambah Darah, mulai dari rasa mual, lupa mengonsumsi tablet, hingga persepsi yang kurang tepat mengenai keamanan dan manfaatnya.
Pendekatan edukatif yang komunikatif dan interaktif diharapkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong perubahan perilaku ibu hamil agar lebih disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Berbagai pertanyaan dan pengalaman yang dibagikan menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap informasi kesehatan yang benar dan mudah dipahami.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap edukasi mengenai Tablet Tambah Darah tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan.
"Dengan meningkatnya kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah, angka kejadian anemia selama kehamilan diharapkan dapat ditekan sehingga mendukung terwujudnya ibu yang sehat, bayi yang berkualitas, dan generasi bebas stunting," bunyi siaran pers yang diterima redaksi.
(MAN)
Berita Terkait
News
Unhas Lepas 34 Tim Menuju Pimnas ke-39, Target Juara Umum
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menekankan pentingnya kesiapan mental, kepercayaan diri, dan kekompakan tim bagi mahasiswa yang akan berlaga pada Pimnas ke-39.
Kamis, 29 Okt 2026 18:05
News
Pimpin Upacara Sumpah Pemuda, Rektor Unhas Tekankan Tiga Karakter Utama Pemuda
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof. Jamaluddin Jompa, memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda bertajuk "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia ke-98", di Lapangan PKM Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Rabu, (28/102026).
Rabu, 28 Okt 2026 19:09
Makassar City
Unhas Boyong 40 Mahasiswa Internasional Belajar di Kepulauan Sangkarrang
Pengalaman belajar yang mempertemukan mahasiswa internasional dengan masyarakat, budaya lokal, dan persoalan lingkungan merupakan bagian penting dalam membangun kampus berwawasan global.
Selasa, 27 Okt 2026 12:18
Sulsel
Bersama Unhas, Bupati Bantaeng Perkuat Edukasi Pencegahan Kanker Serviks
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzi Nurdin, menghadiri sekaligus membuka seminar kesehatan dalam rangka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas)
Sabtu, 24 Okt 2026 08:32
News
Diakui di Tingkat ASEAN, Rektor Unhas Diterima sebagai AFEO Honorary Fellow
Kontribusi dalam pengembangan ilmu kelautan, konservasi ekosistem pesisir, dan penguatan profesi keinsinyuran mengantarkan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa, meraih AFEO Honorary Fellow Award
Sabtu, 24 Okt 2026 00:07
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
2
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
3
Rektor UIN Alauddin Takjub Kemampuan Multilingual Siswa SIT Darul Fikri Makassar
4
Jelang Porprov 2026, Bupati dan Wabup Bone Pastikan Kesiapan Stadion Lapatau
5
Sengkarut Bernegara: Ketika Penjaga Hukum Berhadapan dengan Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
2
Nomor Presiden RI, Media hingga Tokoh Politik Diduga Disadap Sejak 2025
3
Rektor UIN Alauddin Takjub Kemampuan Multilingual Siswa SIT Darul Fikri Makassar
4
Jelang Porprov 2026, Bupati dan Wabup Bone Pastikan Kesiapan Stadion Lapatau
5
Sengkarut Bernegara: Ketika Penjaga Hukum Berhadapan dengan Hukum