Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang

Selasa, 03 Nov 2026 17:34
Hadapi Lonjakan Nataru, PELNI Makassar Siapkan 14 Kapal Penumpang
PELNI Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Foto/Maman Sukirman
Comment
Share
MAKASSAR - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Makassar menyiapkan 14 kapal penumpang untuk melayani mobilitas masyarakat selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Kesiapan armada tersebut dibarengi koordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memastikan seluruh kapal memenuhi standar keselamatan dan kelayakan pelayaran.

Kepala Cabang PELNI Makassar, Ridwan Mandaliko, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan KSOP terkait pelaksanaan pemeriksaan atau ramp check terhadap kapal-kapal yang akan beroperasi selama masa angkutan Nataru.

"Kami menyiapkan 14 sampai 15 kapal penumpang yang menyinggahi Pelabuhan Makassar. Kami juga sudah berkoordinasi dengan KSOP untuk pemeriksaan seluruh kelengkapan dan kelayakan kapal yang akan digunakan selama angkutan Nataru," ujar Ridwan dalam kegiatan Media Silaturahmi bertajuk Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi di Kantor PELNI Cabang Makassar, Selasa (3/11/2026).

Periode angkutan Nataru dijadwalkan berlangsung mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Sebagai salah satu pelabuhan hub di kawasan Indonesia Timur, Makassar diperkirakan menjadi titik penting pergerakan penumpang, baik untuk keberangkatan maupun kedatangan.

Ridwan menyebutkan, tujuan favorit penumpang dari Makassar antara lain Surabaya dan sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta wilayah Indonesia Timur lainnya. Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas, PELNI akan mengevaluasi kebutuhan pelayanan berdasarkan kepadatan penumpang di setiap jalur.

Menurut dia, penyesuaian layanan tidak serta-merta dilakukan dengan menambah jumlah kapal. PELNI akan mempertimbangkan penambahan frekuensi kunjungan kapal pada rute-rute yang mengalami peningkatan permintaan. Evaluasi tersebut nantinya juga melibatkan kantor pusat.

Di sisi lain, PELNI mulai mengantisipasi lonjakan penumpang melalui perluasan masa penjualan tiket. Jika sebelumnya tiket hanya dapat dipesan 30 hari sebelum keberangkatan, kini masyarakat sudah bisa melakukan pemesanan hingga 60 hari sebelumnya.

"Untuk tiket masih tersedia. Kami juga terus mengedukasi masyarakat bahwa penjualan tiket sekarang sudah dibuka 60 hari sebelum keberangkatan," jelasnya.

Selain kesiapan armada, masyarakat juga mendapat keringanan biaya perjalanan melalui program stimulus ekonomi pemerintah. PELNI memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar untuk tiket kapal penumpang kelas ekonomi selama periode Nataru 2026/2027.

Penjualan tiket dengan tarif diskon telah dibuka sejak 27 Oktober 2026 untuk jadwal keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Program tersebut berlaku dengan kuota terbatas dan mengikuti ketentuan yang ditetapkan.

Ridwan menegaskan, stimulus tersebut tidak berarti adanya kenaikan tarif selama Nataru. Apabila kuota tiket dengan diskon telah habis, penjualan kembali menggunakan tarif normal sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, terkait kemungkinan beroperasinya kembali KM Umsini, Ridwan menyampaikan bahwa proses persiapannya masih berjalan. Pihaknya akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah kapal tersebut dinyatakan siap beroperasi.

PELNI Cabang Makassar juga memperkirakan peningkatan arus balik terjadi setelah pergantian tahun, terutama pada rentang H+6 hingga H+10 Tahun Baru. Karena itu, pemantauan terhadap kepadatan penumpang dan kebutuhan layanan akan menjadi bagian dari evaluasi selama periode angkutan berlangsung.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru