PT Semen Tonasa Raih Penghargaan Bergengsi di Konvensi Internasional APQO 2024
Kamis, 21 Nov 2024 16:43
PT Semen Tonasa kembali menunjukkan prestasinya di panggung internasional dengan meraih penghargaan bergengsi pada Konvensi Internasional APQO 2024. Foto/Dok PT Semen Tonasa
MAKASSAR - PT Semen Tonasa kembali menunjukkan prestasinya di panggung internasional dengan meraih penghargaan bergengsi pada Konvensi Internasional Asian Pacific Quality Organization (APQO) 2024 yang diselenggarakan di BelAir Unique, Mexico City.
Dalam acara yang berlangsung dari 2 hingga 4 Oktober 2024 ini, PT Semen Tonasa berhasil membawa pulang dua predikat bergengsi. Masing-masing untuk dua tim yakni Tim KANDAYYA meraih Predikat 4 Stars (Predikat Tertinggi 1), dan Tim WIN DIESEL meraih Predikat 3 Stars (Predikat Tertinggi 2).
Konvensi APQO 2024 ini diadakan secara hybrid dan diikuti oleh 16 tim dari 4 negara, termasuk sejumlah perusahaan terkemuka di Indonesia. Tim KANDAYYA berhasil meraih Predikat 4 Stars berkat pengembangan Teknologi LARIS (Landslide Realtime Information System) berbasis Digitalisasi 4.0.
Teknologi ini secara signifikan mengurangi risiko longsor di area penambangan dengan menurunkan tingkat risiko dari level 20 (Ekstrim) menjadi 2 (Low). Sistem ini memberikan informasi secara real-time, yang meminimalkan potensi kecelakaan dan kerugian operasional.
Sementara itu, Tim WIN DIESEL mendapatkan Predikat 3 Stars atas inovasi dalam mengendalikan pencemaran air. Mereka mengembangkan solusi untuk menghilangkan potensi luapan solar industri dari Tangki Solar & Ruang Pompa Burner Tonasa 5, yang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam kesehatan manusia.
Konvensi ini juga menjadi ajang berbagi ide inovatif dan praktik terbaik yang dapat diterapkan untuk peningkatan kualitas secara global. Partisipasi PT Semen Tonasa dalam acara ini tidak hanya bertujuan meningkatkan reputasi perusahaan di kancah internasional, tetapi juga mendorong perbaikan berkelanjutan di tingkat organisasi.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Asruddin, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi perusahaan, dan berharap dapat memotivasi perusahaan lain untuk terus berinovasi.
"Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk terus berinovasi dan mengedepankan kualitas dalam setiap aspek operasional mereka, serta memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan global mengenai kualitas dan perbaikan berkelanjutan," jelasnya.
GM of Human Capital & General PT Semen Tonasa, A. Chaeruddin PI, menekankan bahwa dalam pasar semen yang kini sangat kompetitif, budaya Inovasi menjadi kunci untuk menjaga kelangsungan perusahaan.
"Raihan PT Semen Tonasa pada ajang konvensi internasional APQO 2024 adalah bukti nyata komitmen manajemen terhadap inovasi yang dilakukan oleh insan Semen Tonasa. Tantangan ke depan adalah bagaimana inovasi ini dapat berkolerasi positif dengan pencapaian kinerja perusahaan," tegasnya.
Selain PT Semen Tonasa, sejumlah perusahaan Indonesia lainnya juga turut berpartisipasi, seperti PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pusri Palembang, PT Anugerah Agung Prima Abadi, PT Petrokimia Gresik, PT Yudha Wahana Abadi Mill, PT Kereta Commuter Indonesia, dan PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya.
Dalam acara yang berlangsung dari 2 hingga 4 Oktober 2024 ini, PT Semen Tonasa berhasil membawa pulang dua predikat bergengsi. Masing-masing untuk dua tim yakni Tim KANDAYYA meraih Predikat 4 Stars (Predikat Tertinggi 1), dan Tim WIN DIESEL meraih Predikat 3 Stars (Predikat Tertinggi 2).
Konvensi APQO 2024 ini diadakan secara hybrid dan diikuti oleh 16 tim dari 4 negara, termasuk sejumlah perusahaan terkemuka di Indonesia. Tim KANDAYYA berhasil meraih Predikat 4 Stars berkat pengembangan Teknologi LARIS (Landslide Realtime Information System) berbasis Digitalisasi 4.0.
Teknologi ini secara signifikan mengurangi risiko longsor di area penambangan dengan menurunkan tingkat risiko dari level 20 (Ekstrim) menjadi 2 (Low). Sistem ini memberikan informasi secara real-time, yang meminimalkan potensi kecelakaan dan kerugian operasional.
Sementara itu, Tim WIN DIESEL mendapatkan Predikat 3 Stars atas inovasi dalam mengendalikan pencemaran air. Mereka mengembangkan solusi untuk menghilangkan potensi luapan solar industri dari Tangki Solar & Ruang Pompa Burner Tonasa 5, yang berpotensi merusak lingkungan dan mengancam kesehatan manusia.
Konvensi ini juga menjadi ajang berbagi ide inovatif dan praktik terbaik yang dapat diterapkan untuk peningkatan kualitas secara global. Partisipasi PT Semen Tonasa dalam acara ini tidak hanya bertujuan meningkatkan reputasi perusahaan di kancah internasional, tetapi juga mendorong perbaikan berkelanjutan di tingkat organisasi.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Asruddin, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan kebanggaan bagi perusahaan, dan berharap dapat memotivasi perusahaan lain untuk terus berinovasi.
"Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong perusahaan-perusahaan lain untuk terus berinovasi dan mengedepankan kualitas dalam setiap aspek operasional mereka, serta memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan global mengenai kualitas dan perbaikan berkelanjutan," jelasnya.
GM of Human Capital & General PT Semen Tonasa, A. Chaeruddin PI, menekankan bahwa dalam pasar semen yang kini sangat kompetitif, budaya Inovasi menjadi kunci untuk menjaga kelangsungan perusahaan.
"Raihan PT Semen Tonasa pada ajang konvensi internasional APQO 2024 adalah bukti nyata komitmen manajemen terhadap inovasi yang dilakukan oleh insan Semen Tonasa. Tantangan ke depan adalah bagaimana inovasi ini dapat berkolerasi positif dengan pencapaian kinerja perusahaan," tegasnya.
Selain PT Semen Tonasa, sejumlah perusahaan Indonesia lainnya juga turut berpartisipasi, seperti PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Pusri Palembang, PT Anugerah Agung Prima Abadi, PT Petrokimia Gresik, PT Yudha Wahana Abadi Mill, PT Kereta Commuter Indonesia, dan PT PLN (Persero) UID Jakarta Raya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Lewat Maganghub, Semen Tonasa Bekali 82 Peserta dengan Pengalaman Dunia Kerja
Sebanyak 82 peserta Program Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Batch 2 resmi memulai pengalaman kerja di PT Semen Tonasa.
Selasa, 22 Sep 2026 07:09
Ekbis
Tim Inovasi Semen Tonasa Ukir Prestasi di Bangkok, Efisiensi Energi Capai Rp15,7 Miliar
Langkah efisiensi energi panas tersebut mencatatkan penghematan biaya operasional hingga Rp15,705 miliar, sekaligus memangkas emisi karbon sebesar 22.000 ton CO2.
Jum'at, 18 Sep 2026 15:14
News
26 Tahun KIKST, Perkuat Kebersamaan dan Dorong Perempuan Terus Berkarya
Mengangkat nilai “Anggun dalam Sikap, Tangguh dalam Aksi”, KIKST mendorong anggotanya untuk menjaga ketulusan, kebersamaan, dan keharmonisan sekaligus menghadirkan karya yang berdampak.
Rabu, 16 Sep 2026 20:40
News
Wali Kota Munafri Raih Penghargaan atas Komitmen Pemerataan Pendidikan
Pemerintah Kota Makassar memperkuat pemerataan pendidikan hingga wilayah kepulauan melalui pembenahan infrastruktur sekolah dan pemberian tunjangan bagi guru serta tenaga kependidikan berdasarkan jarak penugasan.
Kamis, 10 Sep 2026 20:44
News
Semen Tonasa Peringati Maulid Nabi, Perkuat Keteladanan dan Kebersamaan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan PT Semen Tonasa menjadi momentum untuk memperkuat nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Kamis, 10 Sep 2026 16:19
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
2
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
3
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
4
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
5
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Rumput Laut Sulsel Didorong Naik Kelas Lewat Platform e-Seaweed
2
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
3
Pattallassang Memorial Estate, Pemakaman Muslim Premium dengan Layanan All-in-One di Gowa
4
YBM PLN Rayakan Milad ke-20 dengan Servis Gratis bagi 120 Pengemudi Ojol
5
Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum