SPJM Siapkan SDM Berkualitas untuk Dukung Planning and Control Room Terintegrasi

Minggu, 08 Des 2024 15:47
SPJM Siapkan SDM Berkualitas untuk Dukung Planning and Control Room Terintegrasi
SPJM tengah menjalankan program Transformasi Pelayanan Kapal, dengan tujuan mendukung penerapan planning and control room terintegrasi. Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), bagian dari Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), terus berinovasi untuk meningkatkan layanan secara berkelanjutan. Salah satu inisiatif terbaru adalah program Transformasi Pelayanan Kapal.

Direktur SDM dan Umum SPJM, Rachmat Prayogi, mengatakan sebagai perusahaan penyedia jasa, tujuan pihaknya adalah memberikan pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa. Oleh karena itu, SPJM terus berupaya melakukan transformasi di seluruh lini bisnis utama.

"Salah satu program yang sedang kami jalankan adalah transformasi pelayanan kapal. Penerapan planning and control terintegrasi harus didukung dengan pemenuhan jumlah SDM Planner dan Operator radio, yang kemudian ditingkatkan kompetensinya melalui pelatihan bersertifikasi seperti ORU/SMCO/GMDSS, sesuai regulasi yang berlaku," kata dia.

Untuk memenuhi kebutuhan SDM ini, SPJM melaksanakan pengalihtugasan pekerja antar unit bisnis, dengan tujuan memberikan pengalaman yang lebih luas dan mencapai program enrichment. Pengalihtugasan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kerja baru, serta menghasilkan SDM yang multi-talenta dan berpengalaman di berbagai bidang.

Selain itu, pengalihtugasan diikuti dengan aktivitas onboarding yang meliputi pembaruan pengetahuan terkait profil SPJM, update bisnis terkini, overview program Planning and Control, serta pemahaman mendalam mengenai tugas dan tanggung jawab operator radio.

Program ini juga mencakup pengembangan kemampuan komunikasi bahasa Inggris, yang penting mengingat banyaknya kapal asing yang dilayani. Ke depan, SPJM juga berencana melakukan ekspansi regional dan bersaing di pasar global, sehingga keterampilan bahasa internasional menjadi hal yang krusial.

Ia menekankan SPJM terus berupaya memperhatikan pemetaan talenta dan pola karir pekerja melalui program pengembangan diri, seperti sertifikasi dan pelatihan untuk memenuhi kompetensi yang mendukung pola karir mereka.

"Pengalihtugasan ini membuka peluang bagi pengembangan karir ABK. Setelah menjadi operator radio, mereka bisa berkesempatan menjadi planner, dengan peluang karier selanjutnya yang tentunya berdasarkan hasil evaluasi kinerja,” pungkasnya.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru