PLN Gelar Sosialisasi K3 bagi Masyarakat dan Pekerja di Pohuwato
Jum'at, 16 Mei 2025 17:26
PLN UIP Sulawesi lewat UPP Sulut menggelar sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, belum lama ini. Foto/Istimewa
POHUWATU - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Utara menggelar sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pekerja terhadap pentingnya keselamatan, khususnya dalam menghadapi bahaya kelistrikan.
PLN menilai bahwa membangun kesadaran keselamatan tidak cukup hanya dengan penerapan aturan. Dibutuhkan pendekatan yang tepat, komunikasi yang efektif, serta keterlibatan semua pihak dengan semangat yang sama.
Melalui sosialisasi ini, PLN berkomitmen menciptakan lingkungan kerja dan masyarakat yang lebih aman dan terlindungi.
Manager PLN UPP Sulawesi Utara, Muhammad Arfah Aboe Kasim, menyampaikan bahwa tantangan terbesar adalah mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya K3, yang selama ini masih dianggap sebagai kewajiban semata.
“Tujuan utama sosialisasi ini digelar itu sebenarnya karena masih banyak masyarakat yang belum memahami risiko kelistrikan, bahkan tak sedikit pekerja yang menjalankan aturan K3 hanya karena kewajiban saja, bukan karena adanya kesadaran dari dalam diri. Ketika para pekerja mulai menyampaikan sendiri kondisi atau kebutuhan alat pelindung diri mereka itu sebenarnya merupakan hal sederhana yang membahagiakan bagi kami, karena mereka mulai menyadari pentingnya keselamatan,” ujar Arfah.
Kepala Desa Marisa, Fendi Diange, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN yang dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat Pohuwato.
“Mewakili masyarakat Pohuwato, saya mengucapkan terima kasih kepada PLN khususnya untuk teman-teman K3 yang telah meluangkan waktu untuk masyarakat di sini. Banyak warga sekitar yang belum tahu seberapa besar bahaya listrik serta pentingnya K3 yang lebih dari sekedar formalitas melainkan memang untuk diri kita sendiri. Kegiatan sosialisasi ini cukup membuka mata kami dan memotivasi kami untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas,” tutur Fendi.
PLN menegaskan komitmennya terhadap keselamatan melalui berbagai program edukasi dan peningkatan sistem K3 yang melibatkan pegawai, mitra kerja, dan masyarakat. Prinsip yang selalu dijunjung tinggi oleh PLN adalah bahwa tidak ada yang lebih penting dari keselamatan jiwa manusia. Oleh karena itu, pembangunan budaya K3 yang kuat harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pekerja terhadap pentingnya keselamatan, khususnya dalam menghadapi bahaya kelistrikan.
PLN menilai bahwa membangun kesadaran keselamatan tidak cukup hanya dengan penerapan aturan. Dibutuhkan pendekatan yang tepat, komunikasi yang efektif, serta keterlibatan semua pihak dengan semangat yang sama.
Melalui sosialisasi ini, PLN berkomitmen menciptakan lingkungan kerja dan masyarakat yang lebih aman dan terlindungi.
Manager PLN UPP Sulawesi Utara, Muhammad Arfah Aboe Kasim, menyampaikan bahwa tantangan terbesar adalah mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya K3, yang selama ini masih dianggap sebagai kewajiban semata.
“Tujuan utama sosialisasi ini digelar itu sebenarnya karena masih banyak masyarakat yang belum memahami risiko kelistrikan, bahkan tak sedikit pekerja yang menjalankan aturan K3 hanya karena kewajiban saja, bukan karena adanya kesadaran dari dalam diri. Ketika para pekerja mulai menyampaikan sendiri kondisi atau kebutuhan alat pelindung diri mereka itu sebenarnya merupakan hal sederhana yang membahagiakan bagi kami, karena mereka mulai menyadari pentingnya keselamatan,” ujar Arfah.
Kepala Desa Marisa, Fendi Diange, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN yang dinilainya sangat bermanfaat bagi masyarakat Pohuwato.
“Mewakili masyarakat Pohuwato, saya mengucapkan terima kasih kepada PLN khususnya untuk teman-teman K3 yang telah meluangkan waktu untuk masyarakat di sini. Banyak warga sekitar yang belum tahu seberapa besar bahaya listrik serta pentingnya K3 yang lebih dari sekedar formalitas melainkan memang untuk diri kita sendiri. Kegiatan sosialisasi ini cukup membuka mata kami dan memotivasi kami untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas,” tutur Fendi.
PLN menegaskan komitmennya terhadap keselamatan melalui berbagai program edukasi dan peningkatan sistem K3 yang melibatkan pegawai, mitra kerja, dan masyarakat. Prinsip yang selalu dijunjung tinggi oleh PLN adalah bahwa tidak ada yang lebih penting dari keselamatan jiwa manusia. Oleh karena itu, pembangunan budaya K3 yang kuat harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
PLN UIP Sulawesi Uji Respons Darurat dan Pemulihan Bisnis melalui Simulasi BCMS
PLN UIP Sulawesi menguji kesiapsiagaan darurat dan pemulihan bisnis melalui simulasi tanggap darurat dan Business Continuity Management System (BCMS) di Kantor PLN UIP Sulawesi, Makassar.
Senin, 05 Okt 2026 18:51
News
Musdalub DPD SP PLN UIP Sulawesi Teguhkan Regenerasi & Soliditas Serikat Pekerja
Forum tersebut menetapkan Syamsul Arifin sebagai Ketua DPD SP PLN UIP Sulawesi terpilih setelah melalui rangkaian persidangan dan proses pemilihan sesuai tata tertib organisasi.
Minggu, 04 Okt 2026 12:26
News
Hari Kesaktian Pancasila Jadi Momentum PLN Perkuat Persatuan dan Kolaborasi
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat persatuan, gotong royong, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pelayanan kelistrikan.
Sabtu, 03 Okt 2026 08:59
News
Akses Air Bersih Diperkuat, PLN Siapkan Sumur Bor dan Tandon di Kaluku Bodoa
Untuk memperkuat akses sekaligus kesiapsiagaan menghadapi risiko kekeringan, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mendukung penyediaan 12 sumur bor dan 17 tandon air yang menjangkau masyarakat di 51 RT.
Rabu, 30 Sep 2026 12:47
News
SK Hak Terbit, PLN Lanjutkan Sertifikasi Aset GITET 275 kV Kendari
Sebanyak 47 persil lahan yang menjadi bagian dari Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275 kV Kendari kini memasuki tahap akhir proses legalisasi aset.
Jum'at, 25 Sep 2026 15:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Karantina Sulsel Tanam 285 Pohon, TPA Antang Didorong Jadi Hutan Kota