PLN Kebut Pembangunan SUTT 150 kV Bungku-ACN, Target Energize Desember 2026

Sabtu, 17 Okt 2026 12:41
PLN Kebut Pembangunan SUTT 150 kV Bungku-ACN, Target Energize Desember 2026
Suasana inspeksi lapangan proyek SUTT 150 kV Bungku–ACN saat tim PLN UIP Sulawesi melakukan pemeriksaan progres pekerjaan. Foto/Istimewa
Comment
Share
SOROWAKO - Penyelesaian pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk menjadi fokus PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi untuk memperkuat keandalan pasokan listrik di Sulawesi Tengah. Untuk memastikan proyek berjalan sesuai jadwal, PLN mengintensifkan pengawasan lapangan dan koordinasi guna mengantisipasi kendala konstruksi.

Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja Senior Manager Operasi Konstruksi II PLN UIP Sulawesi, Ndaru Seto Widiatmoko, bersama Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, pada proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bungku-ACN dan Gardu Induk (GI) 150 kV Bungku Extension di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, belum lama ini.

Peninjauan tersebut bertujuan mengevaluasi progres pembangunan, memastikan pekerjaan sesuai target, serta mengidentifikasi potensi kendala yang dapat memengaruhi penyelesaian proyek.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk melihat langsung progres pekerjaan di lapangan dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Potensi kendala harus diidentifikasi sejak awal dan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi yang efektif,” ujar Ndaru.

Ia menegaskan, percepatan pekerjaan harus tetap mengutamakan keselamatan, kualitas, dan keandalan infrastruktur ketenagalistrikan.

Dalam peninjauan tersebut, tim terlebih dahulu memeriksa pekerjaan penarikan konduktor atau stringing di Tower 82, pada Section Prioritas 2 yang membentang dari Tower 61 hingga Tower 82. Jalur ini melintasi Desa Nambo hingga Bahomoahi, Kecamatan Bungku Timur.

Peninjauan kemudian berlanjut ke Tower 109 untuk mengevaluasi kesiapan pekerjaan stringing pada Section Prioritas 3, yang membentang dari Tower 82 hingga Tower 109.

Tim juga memeriksa gardu induk milik pelanggan PT ACN guna memastikan kesiapan infrastruktur pendukung penyaluran tenaga listrik. Selanjutnya, rombongan meninjau pembangunan GI 150 kV Bungku Extension untuk mengevaluasi perkembangan konstruksi dan kesiapan fasilitas pendukung jaringan transmisi.

Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan pekerjaan stringing pada Section Prioritas 1, dari Tower 18 hingga Tower 43, serta progres pendirian menara transmisi pada Section Prioritas 5, dari Tower 43 hingga Tower 61. Untuk pekerjaan terakhir, peninjauan dilakukan di Tower 53.

Selain pemeriksaan lapangan, PLN menggelar rapat koordinasi yang melibatkan PLN UIP Sulawesi, PLN UPP Sulawesi Tenggara, dan PLN PUSMANPRO. Pertemuan tersebut membahas evaluasi progres pekerjaan, pemetaan kendala dan risiko terhadap jadwal penyelesaian, serta langkah percepatan pada tahapan yang menjadi prioritas.

Koordinasi juga difokuskan pada penyelarasan tahapan konstruksi, pengujian, dan pemenuhan persyaratan teknis. Langkah ini diperlukan untuk mendukung penerbitan Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB) yang ditargetkan pada Desember 2026.

Manager PLN UPP Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan pengawalan berkelanjutan dan koordinasi antarpihak menjadi kunci untuk menyelesaikan proyek sesuai jadwal.

“Kami berkomitmen mengawal penyelesaian pekerjaan secara optimal, khususnya pada setiap titik yang menjadi prioritas. Sinergi antara unit PLN terkait, tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja, serta kontraktor pelaksana terus diperkuat agar setiap kendala dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara efektif,” kata Yogi.

Menurut dia, seluruh tahapan pekerjaan diarahkan untuk memastikan proyek siap memasuki tahap energize atau pemberian tegangan sesuai target pada Desember 2026.

“Target kami jelas, yaitu memastikan seluruh tahapan pekerjaan dapat diselesaikan sesuai rencana dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan kerja, sehingga proyek siap menuju energize pada Desember 2026,” ujarnya.

PLN UIP Sulawesi terus mendorong percepatan pembangunan SUTT 150 kV Bungku-ACN dan GI 150 kV Bungku Extension dengan mengedepankan ketepatan waktu, keselamatan kerja, dan mutu konstruksi.

Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Sulawesi Tengah, sekaligus mendukung kebutuhan listrik pelanggan dan pertumbuhan sektor industri di wilayah tersebut.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru