Pertamina Patra Niaga IT Bitung Dukung Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Lewat Hidroponik
Sabtu, 17 Mei 2025 18:04
Pertamina menggelar program pendampingan penanaman bibit sayuran berbasis hidroponik bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Candi Berdaya di Bitung. Foto/Istimewa
BITUNG - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui unit usahanya Integrated Terminal (IT) Bitung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bertempat di Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat I, Pertamina menggelar program pendampingan penanaman bibit sayuran berbasis hidroponik bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Candi Berdaya.
Mengusung tema 'Kolaborasi Hijau Wujudkan Ketahanan Pangan untuk Keluarga', program ini memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman konsumsi sehari-hari, seperti cabai, tomat, kangkung, bayam, dan selada.
Ibu-ibu rumah tangga dari berbagai lingkungan di Kelurahan Bitung Barat I turut menjadi penerima manfaat utama dalam program ini, yang tidak hanya berfokus pada pelatihan dan pendampingan, tetapi juga penyediaan sarana hidroponik berbasis energi ramah lingkungan.
Para peserta mendapatkan pelatihan pembibitan, pendampingan perawatan dan pemasaran hasil panen, pembangunan greenhouse, instalasi sistem hidroponik berkapasitas 600 lubang tanam, serta penyediaan panel surya untuk mendukung kebutuhan listrik operasional hidroponik.
Integrated Terminal Manager Pertamina Patra Niaga IT Bitung, Rezky Kurniawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya konkret perusahaan untuk memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan.
"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif. Dengan dukungan teknologi hidroponik dan energi surya, program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan, menambah pendapatan keluarga, serta mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan mandiri," ujar Rezky.
Menurut Lurah Bitung Barat Satu, Endalita Ch Kansil, S.AP., program ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
"Harapannya, hasil panen dari program ini tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga dapat menyuplai bahan baku program makanan bergizi yang kami jalankan di wilayah ini," ujar Endalita.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 1 (Tanpa Kemiskinan) dan 2 (Tanpa Kelaparan).
"Melalui pemberdayaan ibu rumah tangga dengan teknologi pertanian ramah lingkungan seperti hidroponik, kami ingin menghadirkan solusi nyata yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan," jelas Fahrougi.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga IT Bitung berharap kolaborasi bersama masyarakat dapat terus diperluas dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa demi mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.
Mengusung tema 'Kolaborasi Hijau Wujudkan Ketahanan Pangan untuk Keluarga', program ini memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman konsumsi sehari-hari, seperti cabai, tomat, kangkung, bayam, dan selada.
Ibu-ibu rumah tangga dari berbagai lingkungan di Kelurahan Bitung Barat I turut menjadi penerima manfaat utama dalam program ini, yang tidak hanya berfokus pada pelatihan dan pendampingan, tetapi juga penyediaan sarana hidroponik berbasis energi ramah lingkungan.
Para peserta mendapatkan pelatihan pembibitan, pendampingan perawatan dan pemasaran hasil panen, pembangunan greenhouse, instalasi sistem hidroponik berkapasitas 600 lubang tanam, serta penyediaan panel surya untuk mendukung kebutuhan listrik operasional hidroponik.
Integrated Terminal Manager Pertamina Patra Niaga IT Bitung, Rezky Kurniawan, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya konkret perusahaan untuk memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan secara berkelanjutan.
"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam memanfaatkan lahan pekarangan yang sebelumnya tidak produktif. Dengan dukungan teknologi hidroponik dan energi surya, program ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan, menambah pendapatan keluarga, serta mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan mandiri," ujar Rezky.
Menurut Lurah Bitung Barat Satu, Endalita Ch Kansil, S.AP., program ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.
"Harapannya, hasil panen dari program ini tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga dapat menyuplai bahan baku program makanan bergizi yang kami jalankan di wilayah ini," ujar Endalita.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi Pertamina dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 1 (Tanpa Kemiskinan) dan 2 (Tanpa Kelaparan).
"Melalui pemberdayaan ibu rumah tangga dengan teknologi pertanian ramah lingkungan seperti hidroponik, kami ingin menghadirkan solusi nyata yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan," jelas Fahrougi.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga IT Bitung berharap kolaborasi bersama masyarakat dapat terus diperluas dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan program serupa demi mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Pastikan Stok BBM Sulsel Aman, Antrean Dipicu Lonjakan Permintaan
Hingga Semester I 2026, penyaluran Biosolar di Sulawesi Selatan telah mencapai sekitar 54 persen dari kuota tahunan, sedangkan Pertalite terealisasi sekitar 49 persen.
Kamis, 23 Jul 2026 08:21
Ekbis
Pertamina Perluas Penyaluran Biosolar B50, Kini Tersedia di 590 SPBU se-Sulawesi
Hingga 22 Juli 2026, Biosolar B50 telah tersedia di 590 SPBU yang tersebar di enam provinsi di Sulawesi. Terbanyak di wilayah Sulawesi Selatan.
Rabu, 22 Jul 2026 12:48
News
Pertamina Pastikan Distribusi BBM ke SPBU Bantaeng Sesuai Prosedur
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU 74.924.04 di Kabupaten Bantaeng telah dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku.
Selasa, 21 Jul 2026 21:41
News
Pertamina Pastikan Operasional SPBU Cokro Berjalan Normal Usai Insiden Antarkonsumen
Berdasarkan informasi awal yang diterima, insiden tersebut diduga berawal dari kesalahpahaman saat proses antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Minggu, 19 Jul 2026 14:49
Ekbis
Pertamina Optimalkan Distribusi BBM, Pasokan Energi Sulawesi Tetap Aman
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna memastikan pasokan energi bagi masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi tetap aman.
Kamis, 16 Jul 2026 15:39
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Baru Tiga Tahun Berdiri, SD Islam Athirah Bone Koleksi 24 Prestasi
2
Bupati Jeneponto Ajak NU Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
3
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri
4
FEB UNM dan Pegadaian Perkuat Kapasitas UMKM di Bulukumba Lewat Program PKM
5
Telkomsel Siap Optimalkan Spektrum 700 MHz & 2,6 GHz, Komitmen Perluas Jaringan 5G
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Baru Tiga Tahun Berdiri, SD Islam Athirah Bone Koleksi 24 Prestasi
2
Bupati Jeneponto Ajak NU Perkuat Sinergi Dukung Pembangunan Daerah
3
Bupati Bantaeng Dukung Rencana Pembangunan PLTGU 2x400 MW untuk Kawasan Industri
4
FEB UNM dan Pegadaian Perkuat Kapasitas UMKM di Bulukumba Lewat Program PKM
5
Telkomsel Siap Optimalkan Spektrum 700 MHz & 2,6 GHz, Komitmen Perluas Jaringan 5G