XLSMART - Kibarnesia Latih UMKM Bangun Branding Lewat Konten & Storytelling
Rabu, 18 Jun 2025 20:16
XLSMART kembali menyelenggarakan program edukatif dan aplikatif bertajuk Teman Pintar Indonesia bekerja sama dengan Kibarnesia di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Foto/Istimewa
PONTIANAK - Sebagai bentuk komitmen dalam program Corporate Social Responsibility (CSR), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) kembali menyelenggarakan program edukatif dan aplikatif bertajuk Teman Pintar Indonesia bekerja sama dengan Kibarnesia di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Program ini menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membantu mereka "naik kelas" di era digital. Workshop bertema “NgeBranding Bisnis Modal Ngonten” ini dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada 3 dan 10 Juni 2025 di VidoHouse Pontianak.
Wakil Wali Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan, dalam sambutannya pada pembukaan workshop hari pertama, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi XLSMART, Kibarnesia, dan semua pihak dalam mendukung Teman UMKM Kalbar agar terus tumbuh.
"Kegiatan ini menjadi ruang edukatif dan aplikatif bagi para pelaku UMKM Kalimantan Barat dalam menggali potensi branding dan storytelling melalui konten digital yang strategis," kata dia.
Head of Corporate Communications & CSR XLSMART, Dani Miftahul Akhyar, yang juga menjadi pembina kegiatan, menambahkan lewat kolaborasi ini, XLSMART berharap dapat menjadi jembatan bagi para rekan-rekan UMKM untuk membangun kehadiran digital yang tidak hanya kuat secara visual.
"Tetapi juga bermakna secara emosional—karena di balik setiap produk lokal, ada cerita yang layak dibagikan ke dunia," tuturnya.
Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan lebih dari 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor hadir dan bersemangat memperkuat identitas merek mereka serta meningkatkan daya saing di pasar digital.
Materi workshop mencakup teori branding dan storytelling dengan pendekatan praktis. Tiga narasumber berpengalaman hadir membagikan wawasan mereka, yakni Alwa Rerizia (Professional Coach Branding Creation, Certified Digital Marketing & Content Creator, Leader Smartfren Community Pontianak), Nelly (Professional Business Consultant), dan Oka Nurlaila (Content Creator dan Head of Digital Marketing Kibarnesia).
Coach Alwa menekankan pentingnya konten berbasis cerita sebagai aset pemasaran yang mampu menciptakan koneksi emosional dengan konsumen. Sementara itu, Coach Oka Nurlaila membuka perspektif peserta mengenai pentingnya memahami nilai karakter brand dan mengolahnya menjadi konten yang otentik, menarik, dan sesuai target audiens.
Pada sesi kedua tanggal 10 Juni 2025, Coach Nelly memandu peserta dalam praktik pembuatan konten video. Ia menggunakan contoh produksi tim kreator manajemen Kibarnesia sebagai referensi. Pelatihan intensif ini mencakup penulisan hook, penyusunan naskah, dan perencanaan visual.
Peserta mendapatkan bimbingan langsung dari para narasumber, dan secara aktif mengeksplorasi teknik produksi sederhana namun efektif untuk media sosial bisnis mereka.
Suasana kolaboratif terasa kuat sepanjang sesi praktik. Para peserta saling bertukar ide, mencoba pendekatan baru, dan memberikan masukan satu sama lain. Workshop ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga turut menghidupkan ekosistem UMKM digital yang saling mendukung dan terhubung.
Program ini menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membantu mereka "naik kelas" di era digital. Workshop bertema “NgeBranding Bisnis Modal Ngonten” ini dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pada 3 dan 10 Juni 2025 di VidoHouse Pontianak.
Wakil Wali Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan, dalam sambutannya pada pembukaan workshop hari pertama, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi XLSMART, Kibarnesia, dan semua pihak dalam mendukung Teman UMKM Kalbar agar terus tumbuh.
"Kegiatan ini menjadi ruang edukatif dan aplikatif bagi para pelaku UMKM Kalimantan Barat dalam menggali potensi branding dan storytelling melalui konten digital yang strategis," kata dia.
Head of Corporate Communications & CSR XLSMART, Dani Miftahul Akhyar, yang juga menjadi pembina kegiatan, menambahkan lewat kolaborasi ini, XLSMART berharap dapat menjadi jembatan bagi para rekan-rekan UMKM untuk membangun kehadiran digital yang tidak hanya kuat secara visual.
"Tetapi juga bermakna secara emosional—karena di balik setiap produk lokal, ada cerita yang layak dibagikan ke dunia," tuturnya.
Antusiasme peserta sangat tinggi, dengan lebih dari 50 pelaku UMKM dari berbagai sektor hadir dan bersemangat memperkuat identitas merek mereka serta meningkatkan daya saing di pasar digital.
Materi workshop mencakup teori branding dan storytelling dengan pendekatan praktis. Tiga narasumber berpengalaman hadir membagikan wawasan mereka, yakni Alwa Rerizia (Professional Coach Branding Creation, Certified Digital Marketing & Content Creator, Leader Smartfren Community Pontianak), Nelly (Professional Business Consultant), dan Oka Nurlaila (Content Creator dan Head of Digital Marketing Kibarnesia).
Coach Alwa menekankan pentingnya konten berbasis cerita sebagai aset pemasaran yang mampu menciptakan koneksi emosional dengan konsumen. Sementara itu, Coach Oka Nurlaila membuka perspektif peserta mengenai pentingnya memahami nilai karakter brand dan mengolahnya menjadi konten yang otentik, menarik, dan sesuai target audiens.
Pada sesi kedua tanggal 10 Juni 2025, Coach Nelly memandu peserta dalam praktik pembuatan konten video. Ia menggunakan contoh produksi tim kreator manajemen Kibarnesia sebagai referensi. Pelatihan intensif ini mencakup penulisan hook, penyusunan naskah, dan perencanaan visual.
Peserta mendapatkan bimbingan langsung dari para narasumber, dan secara aktif mengeksplorasi teknik produksi sederhana namun efektif untuk media sosial bisnis mereka.
Suasana kolaboratif terasa kuat sepanjang sesi praktik. Para peserta saling bertukar ide, mencoba pendekatan baru, dan memberikan masukan satu sama lain. Workshop ini tidak hanya menjadi ruang belajar, tetapi juga turut menghidupkan ekosistem UMKM digital yang saling mendukung dan terhubung.
(TRI)
Berita Terkait
Lifestyle
MaRI Hadirkan Artcade sebagai Ruang Kreatif, UMKM & Komunitas
Area parkir Mal Ratu Indah (MaRI) Makassar berubah menjadi ruang kreatif yang mempertemukan komunitas, pelaku UMKM, pegiat olahraga, otomotif, hingga musisi lokal dalam satu kegiatan.
Senin, 28 Sep 2026 16:03
Ekbis
PT Vale Bawa 37 Produk UMKM Binaan dari Sulawesi ke Kriyanusa 2026
Sedikitnya 37 jenis produk UMKM binaan PT Vale dari Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi hadir dalam pameran yang berlangsung di JCC, Jakarta, 26–30 September 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 17:14
Ekbis
MDA Dorong 42 UMKM Desa di Luwu Naik Kelas Lewat Resota UMKM
Sebanyak 42 pelaku UMKM dari 21 desa di wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA) Kabupaten Luwu mendapat penguatan kapasitas usaha melalui program Resota UMKM 2026.
Minggu, 27 Sep 2026 10:36
Ekbis
Baruga Market Jadi Ruang Kolaborasi UMKM dan Warga Bukit Baruga
Bukit Baruga terus memperluas ruang kolaborasi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Baruga Market.
Selasa, 22 Sep 2026 11:47
Ekbis
PLN Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Sinjai Lewat Pelatihan Digital dan Peternakan
PLN UID Sulselrabar menggabungkan dua pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui Digital Skill Bootcamp dan pengembangan sentra peternakan NUMA Farm.
Jum'at, 18 Sep 2026 16:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
5
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
5
Tujuh Daerah Dukung PSEL Regional, Sidrap Siapkan Pengolahan 1.000 Ton Sampah per Hari