Warga Makassar Tenggelam di Sungai Saat Liburan, Ditemukan Tak Bernyawa
Selasa, 12 Agu 2025 16:05
Tim Basarnas mengevakuasi jenazah warga Makassar yang tenggelam saat liburan di Sungai Kabupaten Maros. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Korban tenggelam di Sungai Mangampa Desa Bonto Samba, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Selasa (12/8/2025).
Korban bernama Muh Aril (22) yang merupakan warga Kota Makassar ditemukan sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan saat tim melakukan pencarian dengan cara penyelaman sekitar pukul 09.30 Wita pagi tadi.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan mengatakan bahwa korban telah ditemukan di pencarian hari ketiga oleh Tim SAR Gabungan.
"Korban atas nama Muh Aril telah ditemukan di pencarian hari ketiga sejauh 20 kilometer dengan kedalaman sekitar tiga meter oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan penyelaman. Setelah korban ditemukan, jenazah korban segera dibawa ke rumah duka," kata Sultan.
Sultan pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam melakukan aktifitas rekreasi di wilayah Sungai Mangampa, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.
"Kepada masyarakat diharapkan untuk berhati-hati dalam melakukan aktifitas rekreasi di wilayah Sungai Mangampa, karena melihat kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya, bahwa sering terjadi hujan lebat di wilayah tersebut," ujar Sultan.
Selain itu Andi Sultan juga mengucapkan turut berduka cita terhadap keluarga yang ditinggalkan. Kemudian dirinya berterima kasih atas kerjasama dari Tim SAR Gabungan dalam pelaksanaan misi kemanusiaan ini.
"Saya selaku kasie operasi dan siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan dan juga terima kasih kepada seluruh tim sar gabungan yang telah melaksanakan misi kemanusiaan selama tiga hari ini," tutup Sultan.
Adapun tim sar gabungan yang terlibat yaitu Rescuer KPP (Basarnas) Kelas A Makassar, Polsek Tompo Bulu, BPBD Maros, Baznas Maros, PMI Maros, Hive, Sar Marteam, Sar UNM, Sar UNHAS juga masyarakat setempat.
Sebelumnya diketahui bahwa seorang warga Kecamatan Rappocini atas nama Muh. Aril (22) dilaporkan tenggelam oleh teman korban pada hari Minggu (10/8/2025).
Korban bersama ke empat temannya sedang melakukan wisata air. Insiden terjadi ketika korban hendak melompat dari atas batu namun terpeleset sehingga terjatuh dan kemudian hilang tenggelam di Sungai Mangampa, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.
Korban bernama Muh Aril (22) yang merupakan warga Kota Makassar ditemukan sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian kecelakaan saat tim melakukan pencarian dengan cara penyelaman sekitar pukul 09.30 Wita pagi tadi.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan mengatakan bahwa korban telah ditemukan di pencarian hari ketiga oleh Tim SAR Gabungan.
"Korban atas nama Muh Aril telah ditemukan di pencarian hari ketiga sejauh 20 kilometer dengan kedalaman sekitar tiga meter oleh tim SAR gabungan setelah dilakukan penyelaman. Setelah korban ditemukan, jenazah korban segera dibawa ke rumah duka," kata Sultan.
Sultan pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam melakukan aktifitas rekreasi di wilayah Sungai Mangampa, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.
"Kepada masyarakat diharapkan untuk berhati-hati dalam melakukan aktifitas rekreasi di wilayah Sungai Mangampa, karena melihat kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya, bahwa sering terjadi hujan lebat di wilayah tersebut," ujar Sultan.
Selain itu Andi Sultan juga mengucapkan turut berduka cita terhadap keluarga yang ditinggalkan. Kemudian dirinya berterima kasih atas kerjasama dari Tim SAR Gabungan dalam pelaksanaan misi kemanusiaan ini.
"Saya selaku kasie operasi dan siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan dan juga terima kasih kepada seluruh tim sar gabungan yang telah melaksanakan misi kemanusiaan selama tiga hari ini," tutup Sultan.
Adapun tim sar gabungan yang terlibat yaitu Rescuer KPP (Basarnas) Kelas A Makassar, Polsek Tompo Bulu, BPBD Maros, Baznas Maros, PMI Maros, Hive, Sar Marteam, Sar UNM, Sar UNHAS juga masyarakat setempat.
Sebelumnya diketahui bahwa seorang warga Kecamatan Rappocini atas nama Muh. Aril (22) dilaporkan tenggelam oleh teman korban pada hari Minggu (10/8/2025).
Korban bersama ke empat temannya sedang melakukan wisata air. Insiden terjadi ketika korban hendak melompat dari atas batu namun terpeleset sehingga terjatuh dan kemudian hilang tenggelam di Sungai Mangampa, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Maros.
(GUS)
Berita Terkait
News
Anak 11 Tahun Tenggelam saat Berenang di Kanal Nuri Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang anak laki-laki berusia 11 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Kanal Nuri, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, pada Sabtu (16/2/2026) sekitar pukul 15.40 WITA
Sabtu, 14 Feb 2026 17:50
News
Bocah 12 Tahun Tenggelam di Embung Jeneponto Ditemukan Meninggal
Seorang bocah bernama Gani (12), warga Bonto Tene, Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia.
Minggu, 08 Feb 2026 19:45
News
Bocah 12 Tahun Diduga Tenggelam di Embung Sedalam 3 Meter di Jeneponto
Seorang bocah bernama Gani (12), warga Bonto Tene, Desa Pallantikang, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, diduga tenggelam di sebuah embung sedalam sekitar 3 meter di belakang rumahnya.
Minggu, 08 Feb 2026 19:07
News
Respons Cepat, BPBD Kota Makassar Lakukan Pencarian Orang Hilang di Laut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan respon cepat pencarian korban orang hilang di laut di sekitar perairan Pelabuhan Pelindo, Kota Makassar, Minggu, (08/02/2026).
Minggu, 08 Feb 2026 14:58
News
Temukan Semua Korban, Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup
Operasi pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500 yang jatuh di pegunungan Bulusaraung, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan resmi ditutup pada Jumat malam (23/1/2026), setelah Tim SAR Gabungan berhasil menemukan seluruh korban.
Jum'at, 23 Jan 2026 22:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
2
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
3
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
4
Mars Luncurkan Mars Impact Fund, Kucurkan USD3 Juta untuk Save the Children
5
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Instalasi E-Waste, LG Galakkan Edukasi Sampah Elektronik Sejak Dini
2
Pameran Tenang Bersama Wuling di MaRI Makassar, Eksion Tampil Perdana
3
Pemkab Jeneponto Dorong Tenun Tope Raih Indikasi Geografis
4
Mars Luncurkan Mars Impact Fund, Kucurkan USD3 Juta untuk Save the Children
5
Kapolda Sulsel Pastikan Bripda DP Tewas Dianiaya Pelaku Tunggal