Sepasang Suami-Istri Terseret Arus Sungai, Satu Korban Ditemukan Meninggal

Minggu, 10 Mei 2026 21:48
Sepasang Suami-Istri Terseret Arus Sungai, Satu Korban Ditemukan Meninggal
Tim Basarnas Makassar saat dikerahkan untuk mencari sepasang suami-istri yang terseret arus sungai saat mencari ikan. Foto: IBasarnas/dok
Comment
Share
GOWA - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaksanakan operasi SAR di Sungai Buakkang setelah menerima laporan adanya warga yang hilang terseret arus. Peristiwa tragis ini bermula saat sepasang suami istri dilaporkan hilang saat sedang menjala ikan di sungai Buakkang Dusun Kaluarrang Desa Buakkang Kecamatan Bungayya Gowa.

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026. Korban, yang diketahui bernama Kamuddin (58) dan istrinya Lami Dg Ngugi (57) pergi ke Sungai Buakkang untuk menjala ikan. Saat sedang beraktivitas, kondisi cuaca di hulu sungai dilaporkan hujan deras, yang memicu kenaikan debit air dan arus kuat secara mendadak.

Upaya pencarian oleh warga sekitar membuahkan hasil pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 13.20 WITA. Salah satu korban ditemukan di aliran sungai, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

"Warga menemukan korban atas nama Kamuddin di aliran sungai dalam keadaan meninggal dunia. Korban ditemukan dalam kondisi terlilit jala ikan, sehingga diduga kuat ia terseret arus deras saat sedang menebar jala," ungkap Kepala Basarnas Makassar, Arif Anwar.

Hingga saat ini, istri korban yang bernama Lami Dg Ngugi masih belum ditemukan. Menanggapi permintaan bantuan dari warga dan pemerintah setempat, Basarnas Makassar telah menerjunkan tim rescue Makassar untuk mempercepat proses pencarian.

"Fokus kami saat ini adalah menyisir aliran Sungai Buakkang untuk menemukan korban kedua. Selain penyisiran di permukaan, kami juga menginstruksikan tim untuk melakukan penyelaman di lokasi-lokasi yang dicurigai atau titik-titik dalam di mana korban kemungkinan tersangkut," tambah Arif.

Basarnas mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di area sungai, terutama saat intensitas hujan di wilayah hulu sedang tinggi guna menghindari kejadian serupa.

Hingga saat ini, operasi SAR terus berlangsung dengan melibatkan personel gabungan dari Basarnas, Kepolisian, dan relawan setempat.
(GUS)
Berita Terkait
Bantu Evakuasi Pesawat ATR 42-500, TRC Semen Tonasa Raih Penghargaan dari Basarnas
News
Bantu Evakuasi Pesawat ATR 42-500, TRC Semen Tonasa Raih Penghargaan dari Basarnas
Dedikasi TRC PT Semen Tonasa dalam operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, mendapat apresiasi dari Basarnas RI.
Selasa, 11 Agu 2026 14:01
Enam Mahasiswa Dievakuasi Usai Alami Masalah saat Mendaki Goa Kallibong Alloa Pangkep
Sulsel
Enam Mahasiswa Dievakuasi Usai Alami Masalah saat Mendaki Goa Kallibong Alloa Pangkep
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap enam orang mahasiswa Universitas Hasanuddin yang sedang menjalankan kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa Belae, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan
Senin, 27 Jul 2026 12:06
Pendaki Bulu Baria Dievakuasi usai Jatuh dari Hammock hingga Cedera
News
Pendaki Bulu Baria Dievakuasi usai Jatuh dari Hammock hingga Cedera
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar melaksanakan operasi SAR terhadap seorang pendaki yang mengalami trouble saat melakukan aktivitas pendakian di Gunung Bulu Baria, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Minggu (26/7/2026) dini hari.
Minggu, 26 Jul 2026 18:12
Operasi SAR KM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
News
Operasi SAR KM Nurul Salsa Resmi Ditutup, 14 Korban Belum Ditemukan
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap sekitar 14 korban kecelakaan kapal KM Nurul Salsa di Perairan Selayar resmi ditutup pada Jumat (24/7/2026) setelah memasuki hari ke-10 pelaksanaan operasi.
Jum'at, 24 Jul 2026 19:15
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
News
Tim SAR Gabungan Temukan Satu Jenazah Diduga Korban KM Nurul Salsa
Tim SAR Gabungan yang melaksanakan operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa kembali menemukan satu jenazah, yang diduga merupakan korban kecelakaan kapal tersebut pada hari ketujuh operasi pencarian, Selasa (21/7/2026).
Selasa, 21 Jul 2026 14:41
Berita Terbaru