Basarnas Fokus Cari Korban dalam Operasi SAR Pesawat di Bulusaraung
Minggu, 18 Jan 2026 11:17
Jumpa pers di area Kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (18/1/2026). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
PANGKEP - Tim SAR gabungan terus memaksimalkan upaya pencarian korban dalam operasi pencarian pesawat yang jatuh di wilayah Bulusaraung.
Fokus utama operasi saat ini adalah menemukan dan mengevakuasi korban dengan harapan masih ada yang dapat diselamatkan.
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Andi Arif, mengatakan pencarian korban menjadi prioritas utama dalam operasi yang tengah berlangsung. Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di area Kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (18/1/2026).
"Yang kami utamakan saat ini adalah pencarian korban. Mudah-mudahan masih ada korban yang bisa kami evakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Andi Arif.
Ia menjelaskan, metode pencarian dilakukan dengan membagi enam Search and Rescue Unit (SRU), yang terdiri atas empat SRU darat dan dua SRU udara.
SRU udara melibatkan pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara serta helikopter Caracal. Sementara itu, SRU darat dikerahkan untuk melakukan penyapuan langsung di lokasi kejadian.
"SRU darat terdiri dari SRU 1, 2, 3, dan 4 dengan total personel SAR gabungan sekitar 1.200 orang yang saat ini berada di lokasi," jelasnya.
Menurut Andi Arif, pembagian SRU dan titik pencarian dilakukan untuk memastikan seluruh area terdampak dapat disisir secara menyeluruh sehingga tidak ada korban yang terlewat.
"Kami membagi empat titik pencarian darat sesuai pengalaman Basarnas dalam operasi pencarian pesawat di berbagai lokasi sebelumnya. Penyapuan SAR dilakukan secara sistematis agar seluruh area dapat terjangkau," katanya.
Ia menambahkan, Basarnas selaku SAR Mission Coordinator (SMC) terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam pelaksanaan operasi, termasuk TNI, Polri, serta instansi pendukung lainnya.
Penjelasan teknis lanjutan terkait metode pencarian akan disampaikan oleh masing-masing unsur sesuai kewenangan.
"Seluruh unsur bekerja sesuai peran masing-masing, dan kami terus berkoordinasi untuk memastikan operasi berjalan efektif dan aman," pungkas Andi Arif.
Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.
Fokus utama operasi saat ini adalah menemukan dan mengevakuasi korban dengan harapan masih ada yang dapat diselamatkan.
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Andi Arif, mengatakan pencarian korban menjadi prioritas utama dalam operasi yang tengah berlangsung. Hal itu disampaikannya dalam jumpa pers di area Kedatangan Bandara Sultan Hasanuddin, Minggu (18/1/2026).
"Yang kami utamakan saat ini adalah pencarian korban. Mudah-mudahan masih ada korban yang bisa kami evakuasi dalam keadaan selamat,” ujar Andi Arif.
Ia menjelaskan, metode pencarian dilakukan dengan membagi enam Search and Rescue Unit (SRU), yang terdiri atas empat SRU darat dan dua SRU udara.
SRU udara melibatkan pesawat Boeing milik TNI Angkatan Udara serta helikopter Caracal. Sementara itu, SRU darat dikerahkan untuk melakukan penyapuan langsung di lokasi kejadian.
"SRU darat terdiri dari SRU 1, 2, 3, dan 4 dengan total personel SAR gabungan sekitar 1.200 orang yang saat ini berada di lokasi," jelasnya.
Menurut Andi Arif, pembagian SRU dan titik pencarian dilakukan untuk memastikan seluruh area terdampak dapat disisir secara menyeluruh sehingga tidak ada korban yang terlewat.
"Kami membagi empat titik pencarian darat sesuai pengalaman Basarnas dalam operasi pencarian pesawat di berbagai lokasi sebelumnya. Penyapuan SAR dilakukan secara sistematis agar seluruh area dapat terjangkau," katanya.
Ia menambahkan, Basarnas selaku SAR Mission Coordinator (SMC) terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam pelaksanaan operasi, termasuk TNI, Polri, serta instansi pendukung lainnya.
Penjelasan teknis lanjutan terkait metode pencarian akan disampaikan oleh masing-masing unsur sesuai kewenangan.
"Seluruh unsur bekerja sesuai peran masing-masing, dan kami terus berkoordinasi untuk memastikan operasi berjalan efektif dan aman," pungkas Andi Arif.
Hingga saat ini, operasi pencarian dan evakuasi masih terus berlangsung dengan mengedepankan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.
(MAN)
Berita Terkait
News
Identifikasi Korban ATR 42-500 Dipusatkan di RS Bhayangkara Makassar
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyatakan komitmen penuh dalam membantu proses identifikasi korban pesawat ATR 42-500 hingga tuntas.
Minggu, 18 Jan 2026 12:39
News
Sebelum Terbang, Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Teknis
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak pada Sabtu siang (17/1/2026) diketahui sempat mengalami gangguan teknis sehari sebelum penerbangan rute Yogyakarta–Makassar.
Minggu, 18 Jan 2026 11:34
News
KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Tabrak Bukit Bulusaraung Sebelum Hilang Kontak
Soerjanto menjelaskan, indikasi awal menunjukkan pesawat masih dapat dikendalikan oleh pilot. Namun, dalam kondisi tertentu, pesawat diduga tidak sepenuhnya berada dalam kendali
Minggu, 18 Jan 2026 11:27
News
Tim SAR Berhasil Temukan Serpihan Pesawat ATR di Lereng Bulusaraung
Tim SAR gabungan berhasil menemukan sejumlah serpihan pesawat ATR 42-500 tujuan Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) kemarin.
Minggu, 18 Jan 2026 10:05
News
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
Sabtu, 17 Jan 2026 21:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pesawat ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep
2
Ini Kampus Terbaik di Makassar dan Indonesia Timur, UMI Urutan ke-3 dan Satu-satunya PTS
3
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
4
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Terdeteksi Keluar Jalur Sebelum Kontak Terputus
5
KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Tabrak Bukit Bulusaraung Sebelum Hilang Kontak
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pesawat ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep
2
Ini Kampus Terbaik di Makassar dan Indonesia Timur, UMI Urutan ke-3 dan Satu-satunya PTS
3
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
4
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Terdeteksi Keluar Jalur Sebelum Kontak Terputus
5
KNKT Duga Pesawat ATR 42-500 Tabrak Bukit Bulusaraung Sebelum Hilang Kontak