Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi dari Medan Ekstrem
Selasa, 20 Jan 2026 22:48
Tim SAR mengevakuasi korban kedua kecelakaan pesawat ATR 42-500 dari medan ekstrem Gunung Bulusaraung. Foto: Istimewa
MAROS - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban kedua insiden jatuhnya pesawat ATR 42-500 dari jurang sedalam sekitar 500 meter, Selasa (20/1/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa proses evakuasi berhasil dilakukan pada sore hari, meskipun dihadapkan pada tingkat kesulitan medan yang tinggi.
"Sore ini, tim SAR gabungan fokus melanjutkan pencarian dan evakuasi di beberapa sektor dengan membagi kekuatan menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU), termasuk SRU darat dan vertical rescue. Dan akhirnya, korban kedua berjenis kelamin perempuan berhasil dievakuasi,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, evakuasi dilakukan secara bertahap dan dengan kehati-hatian tinggi, mengingat kondisi geografis lokasi berupa lembah curam dan tebing terjal. Selain itu, faktor cuaca berupa hujan dan kabut turut membatasi jarak pandang tim di lapangan.
"Evakuasi korban membutuhkan teknik vertical rescue dan koordinasi lintas unsur yang sangat ketat. Tim bekerja dari lembah menuju puncak dengan peralatan khusus, dan saat ini sementara menuju ke Posko Tompobulu, untuk kemudian diserahkan ke tim DVI," tambahnya.
Arif Anwar menegaskan, operasi SAR melibatkan kekuatan besar dengan total 1.075 personel dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, komunitas pecinta alam, hingga tenaga medis.
Selain personel, dukungan alat utama sistem persenjataan (alutsista) darat dan udara juga dikerahkan, di antaranya helikopter, pesawat intai, serta drone thermal, guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi.
"Kami mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat. Operasi ini adalah wujud nyata sinergi dan kemanusiaan. Fokus kami tetap pada pencarian seluruh korban dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan," tegasnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Arif Anwar, menyampaikan bahwa proses evakuasi berhasil dilakukan pada sore hari, meskipun dihadapkan pada tingkat kesulitan medan yang tinggi.
"Sore ini, tim SAR gabungan fokus melanjutkan pencarian dan evakuasi di beberapa sektor dengan membagi kekuatan menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU), termasuk SRU darat dan vertical rescue. Dan akhirnya, korban kedua berjenis kelamin perempuan berhasil dievakuasi,” ujar Arif.
Ia menjelaskan, evakuasi dilakukan secara bertahap dan dengan kehati-hatian tinggi, mengingat kondisi geografis lokasi berupa lembah curam dan tebing terjal. Selain itu, faktor cuaca berupa hujan dan kabut turut membatasi jarak pandang tim di lapangan.
"Evakuasi korban membutuhkan teknik vertical rescue dan koordinasi lintas unsur yang sangat ketat. Tim bekerja dari lembah menuju puncak dengan peralatan khusus, dan saat ini sementara menuju ke Posko Tompobulu, untuk kemudian diserahkan ke tim DVI," tambahnya.
Arif Anwar menegaskan, operasi SAR melibatkan kekuatan besar dengan total 1.075 personel dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, komunitas pecinta alam, hingga tenaga medis.
Selain personel, dukungan alat utama sistem persenjataan (alutsista) darat dan udara juga dikerahkan, di antaranya helikopter, pesawat intai, serta drone thermal, guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi.
"Kami mengapresiasi dedikasi seluruh unsur yang terlibat. Operasi ini adalah wujud nyata sinergi dan kemanusiaan. Fokus kami tetap pada pencarian seluruh korban dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan," tegasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Kapolda Sulsel Apresiasi Peran Polres dalam Pencarian Korban ATR 42-500
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro melakukan kunjungan ke Mapolres Maros, Kamis (29/1/2026).
Kamis, 29 Jan 2026 19:27
News
Korban Kecelakaan ATR 42-500 Asal Luwu Timur Diberi Santunan
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, yang terjadi di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Selasa, 27 Jan 2026 19:53
News
Jenazah Esther Aprilita Korban ATR 42-500 Diberangkatkan ke Jakarta Malam Ini
Jenazah korban ketiga kecelakaan pesawat ATR 42-500, Esther Aprilita, tiba di area kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Jumat (24/1/2026).
Jum'at, 23 Jan 2026 18:33
News
Korban Ketiga ATR 42-500 Teridentifikasi, Pramugari Esther Aprilita
Tim DVI Polda Sulsel berhasil mengidentifikasi korban ketiga kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Identifikasi diumumkan hari ini.
Jum'at, 23 Jan 2026 16:34
News
Seluruh Korban ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Sujud Syukur
Operasi pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 dinyatakan rampung setelah ditemukannya body part atau bagian tubuh ke-10 yang menandai seluruh korban telah ditemukan.
Jum'at, 23 Jan 2026 14:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Penutupan Akses Jalan Wisma Nirmala Berpotensi Berujung Pidana
2
Al-Qur'an, Akal dan Fitrah
3
NasDem Bone Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Warga di Watampone
4
SMA Athirah Bukit Baruga Siapkan Siswa Hadapi TOEFL lewat Workshop
5
DPRD Sulsel Desak Percepat Perbaikan Jalan Poros Pangkep-Barru dan Pinrang Sebelum Arus Mudik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Penutupan Akses Jalan Wisma Nirmala Berpotensi Berujung Pidana
2
Al-Qur'an, Akal dan Fitrah
3
NasDem Bone Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Warga di Watampone
4
SMA Athirah Bukit Baruga Siapkan Siswa Hadapi TOEFL lewat Workshop
5
DPRD Sulsel Desak Percepat Perbaikan Jalan Poros Pangkep-Barru dan Pinrang Sebelum Arus Mudik