Bupati Maros Gagas Gerakan Donasi Buku, Targetkan 1.000 Judul untuk Sekolah
Senin, 18 Mei 2026 10:12
Bupati dan Wakil Bupati Maros, AS Chaidir Syam dan Muetazim Mansyur berfoto bersama ASN Pemkab Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menggagas gerakan donasi buku yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Maros dalam rangka memperingati Hari Buku, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Pallangtikang dan diikuti unsur ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros. Setiap ASN diminta membawa minimal satu buku dari rumah untuk didonasikan.
Peluncuran program ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Bupati Maros bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Buku yang terkumpul akan dihimpun di Lapangan Pallangtikang hingga 4 Juli 2026.
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan gerakan donasi buku menjadi salah satu upaya meningkatkan minat baca sekaligus memperluas akses literasi bagi pelajar di Kabupaten Maros.
"Melalui gerakan ini, kami ingin menumbuhkan budaya berbagi ilmu dan meningkatkan semangat membaca di kalangan pelajar," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan terkumpul sebanyak 1.000 judul buku melalui program tersebut.
Seluruh buku yang terkumpul nantinya akan disalurkan ke sekolah-sekolah di berbagai wilayah Kabupaten Maros.
Selain meningkatkan literasi, program ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, ASN, dan masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan.
Gerakan donasi buku itu mendapat sambutan positif dari ASN dan peserta yang hadir. Beragam jenis buku dibawa peserta, mulai dari buku pelajaran, pengetahuan umum, hingga buku bacaan anak.
Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Pallangtikang dan diikuti unsur ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros. Setiap ASN diminta membawa minimal satu buku dari rumah untuk didonasikan.
Peluncuran program ditandai dengan penyerahan buku secara simbolis oleh Bupati Maros bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Buku yang terkumpul akan dihimpun di Lapangan Pallangtikang hingga 4 Juli 2026.
Mantan Ketua DPRD Maros itu mengatakan gerakan donasi buku menjadi salah satu upaya meningkatkan minat baca sekaligus memperluas akses literasi bagi pelajar di Kabupaten Maros.
"Melalui gerakan ini, kami ingin menumbuhkan budaya berbagi ilmu dan meningkatkan semangat membaca di kalangan pelajar," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan terkumpul sebanyak 1.000 judul buku melalui program tersebut.
Seluruh buku yang terkumpul nantinya akan disalurkan ke sekolah-sekolah di berbagai wilayah Kabupaten Maros.
Selain meningkatkan literasi, program ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, ASN, dan masyarakat dalam mendukung dunia pendidikan.
Gerakan donasi buku itu mendapat sambutan positif dari ASN dan peserta yang hadir. Beragam jenis buku dibawa peserta, mulai dari buku pelajaran, pengetahuan umum, hingga buku bacaan anak.
(MAN)
Berita Terkait
News
PBB Maros Baru Rp32 Miliar, Wabup Muetazim Semprot Camat
Capaian Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Maros, baru mencapai 67.84 persen hingga Juli 2026.
Selasa, 18 Agu 2026 15:54
News
Pimpin Upacara HUT RI ke-81, Chaidir Syam Soroti Pengangguran hingga Kemarau
Pemerintah Kabupaten Maros menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Senin (17/8/2025).
Senin, 17 Agu 2026 14:58
News
Menipis, Stok Air Bersih di Lekopancing Diprediksi Hanya Bertahan 3 Pekan
Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Maros mulai mengalami penurunan, salah satunya adalah Lekopancing.
Rabu, 12 Agu 2026 11:35
News
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
Kabupaten Maros meraih penghargaan juara I dalam pengelolaan keuangan daerah untuk kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 11 Agu 2026 14:36
Sulsel
Pemkab Maros Hemat Tagihan Listrik Rp40 Juta per Bulan dari Kebijakan WFH
Penerapan kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros mampu menekan penggunaan listrik. Penghematan tagihan listrik disebut mencapai sekitar Rp40 juta per bulan.
Selasa, 11 Agu 2026 13:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Satukan Dua Kekuatan Golkar Soppeng, Suwardi Haseng dan Andi Dulli Kembali Satu Panggung
2
Rumah Kosong di Jeneponto Dibobol Siang Bolong, Uang Rp 12 Juta Raib
3
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
4
BI Sulsel Rayakan 7 Tahun QRIS Lewat Sultan QRIS Run 2026
5
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Satukan Dua Kekuatan Golkar Soppeng, Suwardi Haseng dan Andi Dulli Kembali Satu Panggung
2
Rumah Kosong di Jeneponto Dibobol Siang Bolong, Uang Rp 12 Juta Raib
3
Mahtan Buka Donasi Bertajuk MAHTANCare Peduli Bencana Gempa NTT
4
BI Sulsel Rayakan 7 Tahun QRIS Lewat Sultan QRIS Run 2026
5
Ribuan Alumni Smansa Makassar Tumpah Ruah di Fun Walk HUT ke-76