Ketum PB PSTI Surianto Jadi Doktor, Angkat Riset Kinerja Karyawan Tambang

Kamis, 09 Apr 2026 20:45
Ketum PB PSTI Surianto Jadi Doktor, Angkat Riset Kinerja Karyawan Tambang
Dr. Surianto dalam promosi doktor di Aula PJJ Lantai 1 PPs-UMI, Jalan Urip Sumiharjo. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI), Surianto, resmi menyandang gelar doktor. Gelar tersebut diraih setelah menjalani sidang promosi doktor pada Program Pascasarjana (PPs) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Kamis (9/4/2026).

Sidang berlangsung di Aula PJJ Lantai 1 PPs UMI, Jalan Urip Sumiharjo. Dalam ujian tersebut, Surianto mempresentasikan disertasi di bidang Ilmu Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia.

Ia mengangkat judul disertasi, “Pengaruh Kepemimpinan, Kompetensi dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Islami dan Kinerja Karyawan PT Sumber Swarna Pratama Kabupaten Morowali Utara dan PT Trio Kencana Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah.”

Dalam pemaparannya, Surianto menjelaskan tujuan penelitiannya adalah menguji dan menganalisis sejumlah variabel yang berkaitan dengan kinerja karyawan.

"Serta pengaruh kepemimpinan, kompetensi, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan melalui motivasi Islami; serta pengaruh motivasi Islami terhadap kinerja karyawan. Dan penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengumpulan data secara cross section melalui kuesioner," jelasnya.

Penelitian tersebut melibatkan dua perusahaan tambang dengan jumlah responden yang berbeda. Di PT Sumber Swarna Pratama, populasi penelitian mencapai 500 karyawan, sementara di PT Trio Kencana sebanyak 100 karyawan.

"Berdasarkan teknik Slovin, jumlah sampel pada PT Sumber Swarna Pratama sebanyak 222 responden, sedangkan PT Trio Kencana menggunakan teknik sensus dengan melibatkan 100 responden. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan perangkat lunak AMOS," sebutnya.

Direktur PT Sumber Swarna Pratama itu mengungkapkan hasil penelitiannya menunjukkan adanya pengaruh variabel kepemimpinan dan kompetensi terhadap kinerja karyawan.

"Kepemimpinan, kompetensi, dan budaya organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi Islami. Motivasi Islami juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan."

Selain itu, ia menegaskan bahwa motivasi Islami memiliki peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.

"Penelitian ini juga menemukan bahwa motivasi Ilslami memediasi secara signifikan pengaruh kepemimpinan, kompetensi, dan budaya organisasi terhadap kineria karyawan, yang ditunjukkan oleh nilai indirect effect yang lebih besar dibandingkan direct effect pada ketiga variabel tersebut," tegasnya.

Usai sidang promosi, Surianto menyampaikan rasa bangganya atas capaian akademik tersebut.

"Gelar ini akan saya bawa ke mana-mana, kapan pun, dan di mana pun. Insyaallah saya juga akan menjaga amanah gelar akademik saya ini di masa depan," pungkasnya.

Dengan demikian, ia kini resmi menyandang gelar lengkap Dr. H. Surianto AM, S.Ag., M.M.

Sidang promosi doktor ini turut dihadiri dewan penguji yang terdiri dari akademisi internal dan eksternal, di antaranya Prof. Dr. H. La Ode Husen, SH., M.Hum (Ketua Sidang), Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE., M.Si (Promotor), serta sejumlah penguji lainnya dari berbagai disiplin ilmu.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru