Bumi Karsa Tuntaskan Pembangunan 6 Sekolah Negeri di Jakarta
Minggu, 31 Mei 2026 12:52
Potret sekolah negeri yang dikerjakan PT Bumi Karsa melalui proyek KSO bersama PT Hutama Karya di Jakarta. Masa pemeliharaan proyek ini masih berlangsung hingga pertengahan Juli 2026. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Bumi Karsa bersama PT Hutama Karya melalui Kerja Sama Operasi (KSO) telah merampungkan pembangunan enam sekolah negeri di Jakarta Pusat. Seluruh fasilitas pendidikan tersebut kini telah digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran berjalan, sementara masa pemeliharaan proyek masih berlangsung hingga pertengahan Juli 2026.
Proyek yang merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini didanai melalui APBD Tahun Anggaran 2024 dan diselesaikan pada pertengahan 2025. Pembangunan mencakup total luas bangunan mencapai 40.059 meter persegi dengan struktur bangunan empat hingga enam lantai.
Enam fasilitas pendidikan yang dibangun meliputi SDN Kampung Bali 01, SDN Pasar Baru 01/03/05 dan TK Negeri Sawah Besar 01, SDN Duri Pulo 01/02/03/04/05/10, SDN Karang Anyar 01/02/05/06/08, SDN Cikini 01/02 dan USB SMA, serta KBN Cempaka Baru dan PKBM 29 Cempaka Baru. Masing-masing sekolah dirancang untuk menampung sekitar 700 hingga 1.000 siswa.
Pekerjaan dilakukan melalui peremajaan total bangunan lama yang sudah tidak layak guna menjadi fasilitas pendidikan yang lebih modern, aman, dan representatif. Selain memperkuat struktur bangunan sesuai standar keselamatan terkini, proyek ini juga menghadirkan ruang kelas yang lebih luas dengan pencahayaan alami yang optimal.
Berbagai fasilitas penunjang turut disediakan, antara lain laboratorium, perpustakaan, ruang guru dan kepala sekolah, unit kesehatan sekolah (UKS), toilet ramah disabilitas, lift, serta lapangan olahraga.
Chief Executive Officer PT Bumi Karsa, Kamaluddin, mengatakan pembangunan sekolah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di Indonesia.
“Kami berupaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang tidak hanya kokoh secara konstruksi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung perkembangan siswa secara optimal,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, KSO Hutama Karya–Bumi Karsa menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) guna meningkatkan efisiensi dan presisi pekerjaan. Teknologi tersebut memungkinkan perencanaan yang lebih akurat, koordinasi lintas tim yang efektif, serta pemantauan progres proyek secara real time sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat mutu dan tepat waktu.
Selain mendukung sektor pendidikan, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan sekitar 1.000 tenaga kerja lokal selama masa konstruksi.
Chief Operating Officer New Business PT Bumi Karsa, Fajaruddin, menambahkan bahwa proyek tersebut mengusung konsep bangunan berkelanjutan melalui optimalisasi ventilasi alami, pemanfaatan panel surya, serta penyediaan fasilitas yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
“Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya menghadirkan infrastruktur pendidikan modern yang berkelanjutan dan dapat menjadi model bagi proyek-proyek serupa di masa mendatang,” kata Fajaruddin.
Dengan hadirnya fasilitas pendidikan yang lebih modern, fungsional, dan inklusif, keenam sekolah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik di Jakarta.
Proyek yang merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini didanai melalui APBD Tahun Anggaran 2024 dan diselesaikan pada pertengahan 2025. Pembangunan mencakup total luas bangunan mencapai 40.059 meter persegi dengan struktur bangunan empat hingga enam lantai.
Enam fasilitas pendidikan yang dibangun meliputi SDN Kampung Bali 01, SDN Pasar Baru 01/03/05 dan TK Negeri Sawah Besar 01, SDN Duri Pulo 01/02/03/04/05/10, SDN Karang Anyar 01/02/05/06/08, SDN Cikini 01/02 dan USB SMA, serta KBN Cempaka Baru dan PKBM 29 Cempaka Baru. Masing-masing sekolah dirancang untuk menampung sekitar 700 hingga 1.000 siswa.
Pekerjaan dilakukan melalui peremajaan total bangunan lama yang sudah tidak layak guna menjadi fasilitas pendidikan yang lebih modern, aman, dan representatif. Selain memperkuat struktur bangunan sesuai standar keselamatan terkini, proyek ini juga menghadirkan ruang kelas yang lebih luas dengan pencahayaan alami yang optimal.
Berbagai fasilitas penunjang turut disediakan, antara lain laboratorium, perpustakaan, ruang guru dan kepala sekolah, unit kesehatan sekolah (UKS), toilet ramah disabilitas, lift, serta lapangan olahraga.
Chief Executive Officer PT Bumi Karsa, Kamaluddin, mengatakan pembangunan sekolah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan di Indonesia.
“Kami berupaya menghadirkan fasilitas pendidikan yang tidak hanya kokoh secara konstruksi, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan mendukung perkembangan siswa secara optimal,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, KSO Hutama Karya–Bumi Karsa menerapkan teknologi Building Information Modeling (BIM) guna meningkatkan efisiensi dan presisi pekerjaan. Teknologi tersebut memungkinkan perencanaan yang lebih akurat, koordinasi lintas tim yang efektif, serta pemantauan progres proyek secara real time sehingga pembangunan dapat diselesaikan tepat mutu dan tepat waktu.
Selain mendukung sektor pendidikan, proyek ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan sekitar 1.000 tenaga kerja lokal selama masa konstruksi.
Chief Operating Officer New Business PT Bumi Karsa, Fajaruddin, menambahkan bahwa proyek tersebut mengusung konsep bangunan berkelanjutan melalui optimalisasi ventilasi alami, pemanfaatan panel surya, serta penyediaan fasilitas yang inklusif bagi penyandang disabilitas.
“Proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga upaya menghadirkan infrastruktur pendidikan modern yang berkelanjutan dan dapat menjadi model bagi proyek-proyek serupa di masa mendatang,” kata Fajaruddin.
Dengan hadirnya fasilitas pendidikan yang lebih modern, fungsional, dan inklusif, keenam sekolah tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik di Jakarta.
(TRI)
Berita Terkait
News
Bumi Karsa Perkuat Akses Routa Lewat Pembangunan Dua Jembatan Bailey
Akses masyarakat di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, kini semakin terbuka setelah dua Jembatan Bailey yang dibangun PT Bumi Karsa diresmikan Bupati Konawe Yusran Akbar.
Senin, 28 Sep 2026 20:45
News
Gubernur Sulsel Beberkan Keunggulan MYP: Jamin Kualitas dan Hemat Anggaran
Pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggeliat. Total anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Sulsel mencapai Rp3,7 Triliun melalui skema tahun jamak 2025-2027.
Jum'at, 04 Sep 2026 08:11
News
Bumi Karsa Dorong Transformasi Digital Konstruksi lewat Pelatihan BIM
Peserta mendapatkan materi mengenai Navisworks Overview, pembuatan simulasi konstruksi 4D dan expert animation, serta Virtual Reality Model Exploration.
Minggu, 23 Agu 2026 17:36
News
Maknai Kemerdekaan, Sekolah Islam Athirah Tekankan Pentingnya Pendidikan yang Berkeadilan
Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Sekolah Islam Athirah tidak sekadar menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan.
Senin, 17 Agu 2026 10:42
News
Beasiswa Kalla 2026 Gelombang 2 Resmi Dibuka, Pendaftaran hingga 31 Agustus
Tercatat, sebanyak 1.236 mahasiswa dari 124 perguruan tinggi di Indonesia telah mendaftar pada gelombang pertama Beasiswa Kalla.
Sabtu, 25 Jul 2026 19:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour