Jalan Penghubung Summarecon - PIP Diproyeksi Jadi Urat Nadi Kawasan Untia
Rabu, 27 Mei 2026 12:48
Manajemen Summarecon Mutiara Makassar bersama pihak PIP dan pemerintah daerah berfoto bersama di sela peresmian jalan penghubung Summarecon - PIP. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Jalan penghubung antara kawasan Summarecon Mutiara Makassar dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar resmi dibuka pada Senin, 25 Mei 2026 lalu. Infrastruktur ini diharapkan menjadi akses strategis yang mempercepat konektivitas menuju kawasan pendidikan, pelabuhan, hingga pengembangan wilayah Untia.
Peresmian dihadiri Direktur Summarecon Mutiara Makassar Kiplongang Akemah, Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Captain Rudy Susanto, serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Andi Mappanyukki.
Jalan penghubung tersebut dibangun untuk mempermudah akses menuju Kampus PIP, Pelabuhan Untia, serta Politeknik Ilmu Penerbangan Makassar melalui kawasan Summarecon Mutiara Makassar.
Secara keseluruhan, jalan ini direncanakan memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dengan lebar right of way (ROW) mencapai 50 meter setelah seluruh tahap pembangunan rampung. Saat ini, akses tahap pertama sudah dapat digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif yang lebih cepat.
Direktur Summarecon Mutiara Makassar, Kiplongang Akemah, mengatakan pembangunan jalan ini bukan hanya diperuntukkan bagi kawasan Summarecon maupun PIP, melainkan untuk kepentingan masyarakat luas. Jalan penghubung ini diproyeksikan menjadi urat nadi kawasan Untia.
“Harapannya, jalan ini menjadi urat nadi baru yang menghidupkan lalu lintas dan mendukung perkembangan kawasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan akses baru tersebut juga sejalan dengan rencana pengembangan kawasan Untia, termasuk pembangunan stadion dan kawasan komersial di masa mendatang.
Menurutnya, pengembangan infrastruktur menjadi langkah penting untuk mendorong terbentuknya pusat pertumbuhan baru di Makassar dan mengurangi kepadatan aktivitas yang selama ini terpusat di tengah kota.
Sementara itu, Direktur PIP Makassar, Captain Rudy Susanto, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam menghadirkan kawasan yang terintegrasi antara pendidikan, permukiman, dan akses transportasi.
“Kami berharap pembangunan tahap berikutnya dapat segera dilanjutkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh taruna, masyarakat Untia, hingga kawasan sekitar,” katanya.
Sekretaris Dinas PU Makassar, Andi Mappanyukki, menyebut keberadaan jalan penghubung ini akan mendukung pengembangan kawasan Untia yang diproyeksikan terus berkembang ke depan.
“Akses menuju PIP, ATKP, dan pelabuhan akan semakin mudah. Ke depan juga direncanakan pembangunan stadion dan berbagai fasilitas lainnya di kawasan ini,” ujarnya.
Jalan penghubung tersebut nantinya akan dihibahkan sebagai fasilitas umum kepada Pemerintah Kota Makassar untuk dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
Peresmian dihadiri Direktur Summarecon Mutiara Makassar Kiplongang Akemah, Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Captain Rudy Susanto, serta Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Andi Mappanyukki.
Jalan penghubung tersebut dibangun untuk mempermudah akses menuju Kampus PIP, Pelabuhan Untia, serta Politeknik Ilmu Penerbangan Makassar melalui kawasan Summarecon Mutiara Makassar.
Secara keseluruhan, jalan ini direncanakan memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dengan lebar right of way (ROW) mencapai 50 meter setelah seluruh tahap pembangunan rampung. Saat ini, akses tahap pertama sudah dapat digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif yang lebih cepat.
Direktur Summarecon Mutiara Makassar, Kiplongang Akemah, mengatakan pembangunan jalan ini bukan hanya diperuntukkan bagi kawasan Summarecon maupun PIP, melainkan untuk kepentingan masyarakat luas. Jalan penghubung ini diproyeksikan menjadi urat nadi kawasan Untia.
“Harapannya, jalan ini menjadi urat nadi baru yang menghidupkan lalu lintas dan mendukung perkembangan kawasan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan akses baru tersebut juga sejalan dengan rencana pengembangan kawasan Untia, termasuk pembangunan stadion dan kawasan komersial di masa mendatang.
Menurutnya, pengembangan infrastruktur menjadi langkah penting untuk mendorong terbentuknya pusat pertumbuhan baru di Makassar dan mengurangi kepadatan aktivitas yang selama ini terpusat di tengah kota.
Sementara itu, Direktur PIP Makassar, Captain Rudy Susanto, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam menghadirkan kawasan yang terintegrasi antara pendidikan, permukiman, dan akses transportasi.
“Kami berharap pembangunan tahap berikutnya dapat segera dilanjutkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh taruna, masyarakat Untia, hingga kawasan sekitar,” katanya.
Sekretaris Dinas PU Makassar, Andi Mappanyukki, menyebut keberadaan jalan penghubung ini akan mendukung pengembangan kawasan Untia yang diproyeksikan terus berkembang ke depan.
“Akses menuju PIP, ATKP, dan pelabuhan akan semakin mudah. Ke depan juga direncanakan pembangunan stadion dan berbagai fasilitas lainnya di kawasan ini,” ujarnya.
Jalan penghubung tersebut nantinya akan dihibahkan sebagai fasilitas umum kepada Pemerintah Kota Makassar untuk dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Gubernur Sulsel Beberkan Keunggulan MYP: Jamin Kualitas dan Hemat Anggaran
Pembangunan infrastruktur di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggeliat. Total anggaran yang digelontorkan Pemerintah Provinsi Sulsel mencapai Rp3,7 Triliun melalui skema tahun jamak 2025-2027.
Jum'at, 04 Sep 2026 08:11
News
Stadion Untia Masuk Tahap Upload Penawaran, Groundbreaking Awal Oktober
Proyek pembangunan Stadion Untia di Kota Makassar memasuki tahapan lelang. Saat ini, peserta tender telah masuk tahap upload penawaran.
Rabu, 02 Sep 2026 06:21
Makassar City
Pemkot Makassar Matangkan Pembangunan Stadion Untia, Siapkan Anggaran Rp350 Miliar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mematangkan rencana pembangunan stadion baru yang berlokasi di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya.
Kamis, 09 Jul 2026 19:19
Lifestyle
Summarecon Mutiara Makassar Hadirkan Great World Circus 2 On Ice 2026, Meriahkan Liburan Sekolah
Penyelenggaraan Great World Circus 2 On Ice merupakan hasil kolaborasi antara Vietarra Group Entertainment dan Summarecon Mutiara Makassar.
Jum'at, 19 Jun 2026 09:17
News
Bumi Karsa Tuntaskan Pembangunan 6 Sekolah Negeri di Jakarta
PT Bumi Karsa bersama PT Hutama Karya melalui Kerja Sama Operasi (KSO) telah merampungkan pembangunan enam sekolah negeri di Jakarta Pusat.
Minggu, 31 Mei 2026 12:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Andi Syahrum Ikuti Pemantauan IPALD Losari dalam ADB Press Tour