PLN UIP Sulawesi Jaga Cagar Alam Panua di Tengah Proyek Transmisi

Minggu, 12 Apr 2026 12:20
PLN UIP Sulawesi Jaga Cagar Alam Panua di Tengah Proyek Transmisi
PLN memastikan bahwa aspek pelestarian lingkungan tetap menjadi prioritas utama, termasuk pada proyek transmisi yang melintasi kawasan konservasi. Foto/IST
Comment
Share
GORONTALO - Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan kembali ditegaskan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi. Dalam pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan, perusahaan ini memastikan bahwa aspek pelestarian lingkungan tetap menjadi prioritas utama, termasuk pada proyek transmisi yang melintasi kawasan konservasi.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara dalam menjaga kelestarian Cagar Alam Panua di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kawasan ini dilintasi jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Marisa–Moutong.

Pembangunan jalur transmisi sepanjang kurang lebih 1,05 kilometer itu hanya melintasi sebagian kecil area konservasi, dengan lebar bentangan sekitar 20 meter dan total dampak lahan sekitar 3,8 hektare. Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian serta mengedepankan perlindungan terhadap ekosistem yang ada.

Sebagai bentuk komitmen nyata, PLN bersama BKSDA Sulawesi Utara telah menyusun Rencana Pelaksanaan Program (RPP) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Tahun 2026. Dokumen ini menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari perlindungan kawasan, pelestarian serta peningkatan populasi flora dan fauna, hingga monitoring dan evaluasi secara berkala.

General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan.

"PLN berkomitmen menghadirkan pembangunan ketenagalistrikan yang selaras dengan pelestarian lingkungan. Melalui sinergi dengan BKSDA, kami memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai dengan prinsip konservasi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Balai KSDA Sulawesi Utara, Danny H Pattipeilohy, mengapresiasi langkah PLN dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian.

“Kami melihat adanya komitmen dari PLN dalam memastikan pembangunan tetap memperhatikan perlindungan kawasan konservasi. Ke depan, kerjasama ini diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi ekosistem maupun masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya berfokus pada lingkungan, PLN UIP Sulawesi juga menggandeng masyarakat sekitar melalui dukungan terhadap kegiatan ekonomi produktif serta keterlibatan aktif dalam menjaga kawasan. Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan manfaat ganda, yakni kelestarian lingkungan yang terjaga sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru