Berkat Program PLN UIP Sulawesi, Cahaya Idul Adha Terangi Rumah Warga Prasejahtera di Gowa
Rabu, 27 Mei 2026 19:34
Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi titik perubahan bagi keluarga Daeng Kanang dengan bantuan sambungan listrik gratis dari program Light Up The Dream PLN UIP Sulawesi. Foto/IST
GOWA - Di tengah sejuknya udara pegunungan Dusun Pangajiang, Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, senyum haru terpancar dari wajah Daeng Kanang. Setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan, perempuan paruh baya itu akhirnya dapat menikmati aliran listrik di rumahnya sendiri.
Sebelumnya, Daeng Kanang bersama anaknya harus menumpang listrik dari rumah tetangga sejak sang suami meninggal dunia. Keterbatasan ekonomi membuatnya belum mampu memasang sambungan listrik mandiri. Penghasilannya dari menjual ternak unggas hanya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi titik perubahan bagi keluarga kecil tersebut. Melalui Program Light Up The Dream (LUTD), PLN UIP Sulawesi menghadirkan bantuan sambungan listrik gratis sekaligus santunan berupa paket sembako bagi masyarakat prasejahtera, termasuk Daeng Kanang.
Penyalaan listrik secara simbolis dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Dusun Pangajiang, Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan Program Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian sosial insan PLN kepada masyarakat yang membutuhkan akses listrik.
“Program ini lahir dari donasi dan gotong royong pegawai PLN. Kami ingin memastikan listrik tidak hanya hadir sebagai infrastruktur, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk hidup lebih baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Program Light Up The Dream tahun 2026 di wilayah kerja PLN ULP Malino menyasar 15 kepala keluarga penerima manfaat. Satu pelanggan telah tersambung, sementara 14 lainnya masih dalam proses penyambungan dengan daya masing-masing sebesar 900 VA.
Menurutnya, kehadiran listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang usaha, mendukung pendidikan anak-anak, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kami percaya, ketika listrik hadir, peluang kehidupan yang lebih baik juga ikut menyala,” tambahnya.
Di hadapan manajemen PLN dan warga yang hadir, Daeng Kanang tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Selama ini saya hanya menumpang listrik dari tetangga. Kadang merasa tidak enak juga. Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah punya listrik sendiri. Terima kasih banyak untuk PLN dan semua yang sudah membantu,” ucapnya.
Selain bantuan pemasangan listrik baru, Daeng Kanang juga menerima paket sembako sebagai bagian dari semangat berbagi pada momentum Idul Adha.
Sekretaris Desa Parigi, Hizbullah Ardan Patta Nojeng, mengapresiasi langkah PLN UIP Sulawesi yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UIP Sulawesi. Program ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan akses listrik tetapi terkendala biaya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena dampaknya benar-benar dirasakan warga,” tuturnya.
PLN UIP Sulawesi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh tim PLN yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.
Bagi sebagian orang, listrik mungkin hanya sebatas cahaya lampu dan sakelar. Namun bagi Daeng Kanang, listrik adalah simbol harapan baru—bahwa kehidupan sederhana pun tetap layak diterangi mimpi dan perhatian.
Pada momen Idul Adha yang sarat makna pengorbanan dan kepedulian, cahaya itu akhirnya benar-benar hadir di rumah kecilnya.
Sebelumnya, Daeng Kanang bersama anaknya harus menumpang listrik dari rumah tetangga sejak sang suami meninggal dunia. Keterbatasan ekonomi membuatnya belum mampu memasang sambungan listrik mandiri. Penghasilannya dari menjual ternak unggas hanya cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi titik perubahan bagi keluarga kecil tersebut. Melalui Program Light Up The Dream (LUTD), PLN UIP Sulawesi menghadirkan bantuan sambungan listrik gratis sekaligus santunan berupa paket sembako bagi masyarakat prasejahtera, termasuk Daeng Kanang.
Penyalaan listrik secara simbolis dilaksanakan pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Dusun Pangajiang, Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan Program Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian sosial insan PLN kepada masyarakat yang membutuhkan akses listrik.
“Program ini lahir dari donasi dan gotong royong pegawai PLN. Kami ingin memastikan listrik tidak hanya hadir sebagai infrastruktur, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masyarakat untuk hidup lebih baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Program Light Up The Dream tahun 2026 di wilayah kerja PLN ULP Malino menyasar 15 kepala keluarga penerima manfaat. Satu pelanggan telah tersambung, sementara 14 lainnya masih dalam proses penyambungan dengan daya masing-masing sebesar 900 VA.
Menurutnya, kehadiran listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang usaha, mendukung pendidikan anak-anak, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Kami percaya, ketika listrik hadir, peluang kehidupan yang lebih baik juga ikut menyala,” tambahnya.
Di hadapan manajemen PLN dan warga yang hadir, Daeng Kanang tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Selama ini saya hanya menumpang listrik dari tetangga. Kadang merasa tidak enak juga. Alhamdulillah sekarang rumah saya sudah punya listrik sendiri. Terima kasih banyak untuk PLN dan semua yang sudah membantu,” ucapnya.
Selain bantuan pemasangan listrik baru, Daeng Kanang juga menerima paket sembako sebagai bagian dari semangat berbagi pada momentum Idul Adha.
Sekretaris Desa Parigi, Hizbullah Ardan Patta Nojeng, mengapresiasi langkah PLN UIP Sulawesi yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN UIP Sulawesi. Program ini sangat membantu masyarakat yang membutuhkan akses listrik tetapi terkendala biaya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena dampaknya benar-benar dirasakan warga,” tuturnya.
PLN UIP Sulawesi juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh tim PLN yang telah mendukung pelaksanaan program tersebut.
Bagi sebagian orang, listrik mungkin hanya sebatas cahaya lampu dan sakelar. Namun bagi Daeng Kanang, listrik adalah simbol harapan baru—bahwa kehidupan sederhana pun tetap layak diterangi mimpi dan perhatian.
Pada momen Idul Adha yang sarat makna pengorbanan dan kepedulian, cahaya itu akhirnya benar-benar hadir di rumah kecilnya.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Dari Sisik Ikan Jadi Produk Bernilai, PLN Dukung Perempuan Pesisir Paotere
PLN UIP Sulawesi menghadirkan bantuan sarana produksi melalui program Woman Support Woman untuk mendukung Kelompok Perempuan Pesisir Paotere.
Minggu, 01 Nov 2026 12:46
News
Penjualan Melonjak 326%, PLN UIP Sulawesi Perkuat Kompetensi Petani Kopi Batui
Ketua Kelompok Tani Kopi Batui, Fadly, mengungkapkan nilai penjualan green bean yang sebelumnya berkisar Rp75 juta per tahun kini mencapai rata-rata Rp320 juta per tahun.
Minggu, 01 Nov 2026 09:29
News
PLN Gandeng BINDA Sultra, Atasi Hambatan Pembangunan Infrastruktur Listrik
PLN memperkuat sinergi dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Sulawesi Tenggara melalui audiensi bersama Kepala BINDA Sultra, Marsma TNI Heroe Hermawan, di Kendari.
Sabtu, 31 Okt 2026 12:31
News
Sinergi PLN dan Polda Sultra Diperkuat demi Kelancaran Proyek Kelistrikan
Untuk memastikan proyek kelistrikan berjalan lancar, PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara.
Jum'at, 30 Okt 2026 18:14
News
PLN dan Kejati Sultra Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Infrastruktur Listrik
Untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, PT PLN memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara.
Jum'at, 30 Okt 2026 17:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
2
Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPPA Siapkan Festival Perempuan dan Anak
3
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kehilangan Sosok Wartawan Senior Arif Situju
4
Cegah Stunting, Pemkab Maros Libatkan 11 Perusahaan jadi Orang Tua Asuh
5
Andi Patarai Amir Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Senior dan Tokoh Kampus Diharap Turut Jaga Suasana Sejuk Pilrek UNM
2
Sambut HUT ke-419 Makassar, DPPPA Siapkan Festival Perempuan dan Anak
3
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kehilangan Sosok Wartawan Senior Arif Situju
4
Cegah Stunting, Pemkab Maros Libatkan 11 Perusahaan jadi Orang Tua Asuh
5
Andi Patarai Amir Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Maros