Pertamina Pastikan Distribusi BBM ke SPBU Bantaeng Sesuai Prosedur
Selasa, 21 Jul 2026 21:41
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan proses distribusi BBM ke SPBU 74.924.04 di Kabupaten Bantaeng telah dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku. Foto/IST
BANTAENG - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan proses distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke SPBU 74.924.04 di Kabupaten Bantaeng telah dilaksanakan sesuai standar operasional dan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.
Menanggapi informasi yang beredar mengenai penyaluran BBM ke SPBU tersebut, Pertamina segera berkoordinasi dengan Integrated Terminal Makassar dan perusahaan transportir. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan distribusi berlangsung sesuai prosedur operasional yang telah ditetapkan.
Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu perusahaan melakukan optimalisasi armada distribusi guna menjamin kelancaran penyaluran BBM.
"Penggunaan armada distribusi dilakukan sesuai kebutuhan operasional untuk memastikan pasokan BBM tetap terjaga. Selain menggunakan armada reguler, dalam kondisi tertentu Pertamina juga dapat mengoperasikan armada spot charter, termasuk truk tangki industri berwarna putih-biru, sebagai armada perbantuan. Penggunaan armada tersebut telah memenuhi persyaratan operasional, keselamatan, dan tetap berada dalam pengawasan Pertamina serta transportir yang ditunjuk," ujar Ridho.
Menurut Ridho, warna kendaraan tangki tidak berpengaruh terhadap legalitas maupun kualitas distribusi BBM. Seluruh armada yang dioperasikan telah memenuhi persyaratan teknis dan administrasi sesuai regulasi yang berlaku.
Ia juga menjelaskan bahwa pengangkutan lebih dari satu jenis BBM dalam satu mobil tangki dimungkinkan karena setiap produk ditempatkan pada kompartemen yang terpisah. Mekanisme tersebut tetap memenuhi aspek keselamatan, menjaga mutu produk, dan sesuai dengan standar operasional Pertamina.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina menghargai perhatian masyarakat terhadap proses distribusi energi dan berkomitmen menjalankan seluruh aktivitas operasional sesuai ketentuan.
"Pertamina berkomitmen menjaga transparansi dan keandalan distribusi energi kepada masyarakat. Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi untuk memastikan penyaluran BBM berlangsung secara aman, tepat waktu, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Lilik.
Pertamina menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap proses distribusi BBM sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pasokan energi di wilayah Sulawesi Selatan tetap aman dan andal.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan laporan terkait penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Menanggapi informasi yang beredar mengenai penyaluran BBM ke SPBU tersebut, Pertamina segera berkoordinasi dengan Integrated Terminal Makassar dan perusahaan transportir. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan distribusi berlangsung sesuai prosedur operasional yang telah ditetapkan.
Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu perusahaan melakukan optimalisasi armada distribusi guna menjamin kelancaran penyaluran BBM.
"Penggunaan armada distribusi dilakukan sesuai kebutuhan operasional untuk memastikan pasokan BBM tetap terjaga. Selain menggunakan armada reguler, dalam kondisi tertentu Pertamina juga dapat mengoperasikan armada spot charter, termasuk truk tangki industri berwarna putih-biru, sebagai armada perbantuan. Penggunaan armada tersebut telah memenuhi persyaratan operasional, keselamatan, dan tetap berada dalam pengawasan Pertamina serta transportir yang ditunjuk," ujar Ridho.
Menurut Ridho, warna kendaraan tangki tidak berpengaruh terhadap legalitas maupun kualitas distribusi BBM. Seluruh armada yang dioperasikan telah memenuhi persyaratan teknis dan administrasi sesuai regulasi yang berlaku.
Ia juga menjelaskan bahwa pengangkutan lebih dari satu jenis BBM dalam satu mobil tangki dimungkinkan karena setiap produk ditempatkan pada kompartemen yang terpisah. Mekanisme tersebut tetap memenuhi aspek keselamatan, menjaga mutu produk, dan sesuai dengan standar operasional Pertamina.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina menghargai perhatian masyarakat terhadap proses distribusi energi dan berkomitmen menjalankan seluruh aktivitas operasional sesuai ketentuan.
"Pertamina berkomitmen menjaga transparansi dan keandalan distribusi energi kepada masyarakat. Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam rantai distribusi untuk memastikan penyaluran BBM berlangsung secara aman, tepat waktu, dan sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Lilik.
Pertamina menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap proses distribusi BBM sekaligus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pasokan energi di wilayah Sulawesi Selatan tetap aman dan andal.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan laporan terkait penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan tidak terdapat pemangkasan kuota pengiriman BBM secara sepihak di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 12 Sep 2026 21:39
Sulsel
Pertamina Naikkan Suplai BBM 15% dan Tambah Jam Operasional Sejumlah SPBU
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar.
Sabtu, 12 Sep 2026 05:13
Sulsel
Bupati dan Forkopimda Pantau Stok BBM, Antisipasi Antrean di SPBU
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sabtu, 12 Sep 2026 04:55
Sulsel
SPBU Labuaja Kembali Kondusif, Pertamina Tingkatkan Pengawasan dan Keamanan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan koordinasi dengan aparat penegak hukum di SPBU 74.927.49 Labuaja, Kabupaten Bone, setelah insiden perselisihan antara dua konsumen.
Jum'at, 11 Sep 2026 18:20
Makassar City
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
?Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengatasi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM).
Jum'at, 11 Sep 2026 16:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
4
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
5
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Listrik Kepulauan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tuntaskan Rakortas di Makassar, Partai Gema Bangsa Kunci Strategi Pemenangan Pemilu 2029
2
Penjualan Low MPV Toyota Naik 40 Persen, Veloz Hybrid Jadi Pendorong
3
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
4
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
5
PLN Siapkan PLTMG Selayar 10 MW untuk Perkuat Listrik Kepulauan