Sidak SPBU Makassar, Gubernur Sulsel Dorong Penambahan Kuota BBM
Sabtu, 12 Sep 2026 23:03
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Reginal Sulawesi kembali melakukan inspeksi mendadak.
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Reginal Sulawesi kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Jalan AP Pettarani, Kota Makassar, Sabtu (12/9/2026).
Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut evaluasi dan pemantauan kondisi penyaluran BBM setelah pemerintah bersama Pertamina melakukan evaluasi selama dua hari.
Dari hasil pemantauan di lapangan, Andi Sudirman mengatakan masih ditemukan sejumlah nozzle yang perlu ditertibkan dan dioptimalkan penggunaannya. Pemerintah meminta agar seluruh nozzle yang tersedia dapat diaktifkan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.
“Kita kembali melakukan pemantauan kondisi setelah evaluasi dua hari. Kita melihat pertama, kita temukan di lapangan adanya nozzle yang perlu ditertibkan. Kita mendorong untuk mengaktifkan semua nozzle agar bisa digunakan,” kata Andi Sudirman.
Selain mengoptimalkan nozzle, Pemprov Sulsel juga akan meminta kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk menambah kuota BBM bagi Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya permintaan BBM di masyarakat.
“Kita akan meminta ke kementerian menambah kuota ke Sulsel karena banyak permintaan. Dulunya 700, sekarang 1.000-an lebih. Memang ada peningkatan,” ujarnya.
Andi Sudirman juga mendorong Pertamina melakukan inovasi dalam pengaturan nozzle di SPBU. Nozzle yang kosong diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan masyarakat, termasuk untuk pengisian Pertalite maupun Pertamax.
“Kita akan inovasi nozzle, yang kosong kita akan ubah jadi Pertalite dan Pertamax untuk diakses. Kita terus dorong Pertamina,” jelasnya.
Untuk mengurai antrean kendaraan, khususnya kendaraan truk, pemerintah juga melakukan pengaturan melalui penerapan sistem ganjil-genap.
Selain itu, Pemprov Sulsel menerapkan pembelajaran daring sebagai salah satu langkah untuk mengurangi mobilitas masyarakat di tengah kondisi antrean BBM. Kebijakan pembelajaran daring tersebut akan diterapkan selama satu pekan, kemudian dilakukan evaluasi berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
Gubernur Sulsel meminta masyarakat untuk tetap bersabar selama pemerintah bersama Pertamina melakukan berbagai langkah penanganan. “Saya mohon kesabaran masyarakat,” kata Andi Sudirman.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi bersama Pertamina serta pihak terkait untuk memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Sidak ini dilakukan sebagai tindak lanjut evaluasi dan pemantauan kondisi penyaluran BBM setelah pemerintah bersama Pertamina melakukan evaluasi selama dua hari.
Dari hasil pemantauan di lapangan, Andi Sudirman mengatakan masih ditemukan sejumlah nozzle yang perlu ditertibkan dan dioptimalkan penggunaannya. Pemerintah meminta agar seluruh nozzle yang tersedia dapat diaktifkan sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih maksimal.
“Kita kembali melakukan pemantauan kondisi setelah evaluasi dua hari. Kita melihat pertama, kita temukan di lapangan adanya nozzle yang perlu ditertibkan. Kita mendorong untuk mengaktifkan semua nozzle agar bisa digunakan,” kata Andi Sudirman.
Selain mengoptimalkan nozzle, Pemprov Sulsel juga akan meminta kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk menambah kuota BBM bagi Sulawesi Selatan. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya permintaan BBM di masyarakat.
“Kita akan meminta ke kementerian menambah kuota ke Sulsel karena banyak permintaan. Dulunya 700, sekarang 1.000-an lebih. Memang ada peningkatan,” ujarnya.
Andi Sudirman juga mendorong Pertamina melakukan inovasi dalam pengaturan nozzle di SPBU. Nozzle yang kosong diharapkan dapat dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan masyarakat, termasuk untuk pengisian Pertalite maupun Pertamax.
“Kita akan inovasi nozzle, yang kosong kita akan ubah jadi Pertalite dan Pertamax untuk diakses. Kita terus dorong Pertamina,” jelasnya.
Untuk mengurai antrean kendaraan, khususnya kendaraan truk, pemerintah juga melakukan pengaturan melalui penerapan sistem ganjil-genap.
Selain itu, Pemprov Sulsel menerapkan pembelajaran daring sebagai salah satu langkah untuk mengurangi mobilitas masyarakat di tengah kondisi antrean BBM. Kebijakan pembelajaran daring tersebut akan diterapkan selama satu pekan, kemudian dilakukan evaluasi berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan.
Gubernur Sulsel meminta masyarakat untuk tetap bersabar selama pemerintah bersama Pertamina melakukan berbagai langkah penanganan. “Saya mohon kesabaran masyarakat,” kata Andi Sudirman.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus melakukan koordinasi dan evaluasi bersama Pertamina serta pihak terkait untuk memastikan penyaluran BBM berjalan tertib dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
(GUS)
Berita Terkait
News
Andi Winarno Eka Putra Dilantik sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Andi Winarno Eka Putra, sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan.
Senin, 05 Okt 2026 12:03
News
Aktivasi Serentak 480 SPPG 3T di Wilayah Timur Indonesia
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T)
Jum'at, 02 Okt 2026 23:19
News
Gubernur Bekali Praja IPDN Sulsel tentang Integritas, Kejujuran dan Kerja Keras
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan ceramah umum kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa, Rabu (30/9/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 11:06
News
Dari Pemprov hingga Pemerintah Pusat, Jejak 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman akan memasuki masa purnabakti sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Oktober 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 11:02
News
Usai Drainase Rampung, 800 Meter Jalan Aroepala Makassar Diaspal Lapis Kedua
Sebagian Jalan Aroepala di Kota Makassar akan kembali diaspal melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengaspalan lapis kedua ini akan dilakukan usai pengerjaan drainase rampung.
Kamis, 01 Okt 2026 10:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Gelar Nobar Timnas di Balai Kota, Dispora Sulap Lapangan Parkir Jadi Stadion Mini
2
Darmawangsyah Muin Terpilih Ketua HKTI Gowa, Didampingi LBK dan Idris Rate
3
Pengurus PAN Sulsel Bakal Dilantik, Ketum Zulkifli Hasan Dijadwalkan Hadir
4
DPRD Gowa Serahkan Surat Usulan Pemberhentian Husniah ke Mendagri
5
Penikaman di Pantai Seta-seta Tewaskan Satu Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku