Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
Jum'at, 06 Nov 2026 23:19
Suasana pembukaan Makassar CSR Expo 2026, di Atrium Mall Panakkukang, Jumat (6/11/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi membuka ajang Makassar CSR Expo 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 November 2026, di Atrium Mall Panakkukang, Jumat (6/11/2026).
Pameran ini diselenggarakan sebagai wadah publikasi sekaligus ajang memperkuat kolaborasi program Corporate Social Responsibility (CSR) antarperusahaan dan pemerintah daerah.
Event yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-419 ini menyajikan beragam agenda, mulai dari pameran program CSR, talkshow & sharing session, kolaborasi dan networking, hingga pemberian apresiasi bagi program-program berdampak.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Makassar, Zainal Ibrahim, mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan ajang ini yang dinilainya sebagai momentum perdana untuk mempromosikan peran CSR secara masif.
"Saya kira momentum yang dibuat oleh Pak Kabag dengan jajaran pada hari ini adalah bagian untuk mempromosikan itu. Karena setahu saya, baru kali ini ada CSR Expo seperti ini, dan memang itu tujuannya," ujarnya.
Ia menambahkan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar akan terus mendorong partisipasi sektor swasta dalam penanganan isu kemasyarakatan.
"Kami juga dari Dinas Ketenagakerjaan akan menyampaikan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Makassar ini untuk berpartisipasi lebih aktif dalam bantuan kemasyarakatan melalui CSR ini," tambah Zainal.
Zainal menyampaikan, pihak pemerintah ingin memperkenalkan kepada masyarakat mengenai keberadaan program CSR di Kota Makassar.
"Itu semua menyentuh masyarakat. Ada beberapa kegiatan-kegiatan CSR, baik itu sosial, ekonomi, pembinaan UMKM, ataupun bentuk lainnya. Begitu banyak memang program-program CSR yang belum terpublikasi di masyarakat. Jadi, dengan adanya kegiatan ini, mungkin masyarakat bisa melihat bahwa di Kota Makassar ini CSR sudah berjalan," sebutnya.
Ia berharap agar kegiatan tersebut dapat menjadi sumber informasi bagi berbagai perusahaan di Makassar mengenai banyaknya kontribusi yang dapat dilakukan jika mereka berpartisipasi aktif dalam program CSR.
"Memang ada kewajiban perusahaan untuk mengeluarkan 2 sampai 4 persen dari laba usahanya itu untuk program CSR. Itu dirumuskan pada saat mereka mendirikan perusahaan," katanya kepada awak media.
Zainal memaparkan pengelolaan CSR terbagi menjadi dua skema, salah satunya dikelola secara internal oleh unit khusus perusahaan untuk disalurkan secara langsung kepada masyarakat.
"Ada juga yang bekerja sama dengan pemerintah melalui kalau kami di Pemkot ini melalui administrasi pembangunan, karena dewan CSR Kota Makassar itu ada di administrasi pembangunan. Tapi saya cek ini beberapa yang sudah sebenarnya sudah bermitra dengan Pemkot seperti Makassar Infrastruktur ini sudah lama saya sudah cek tadi," paparnya
Zainal membeberkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah daerah tidak dapat mencukupi seluruh kompleksitas permasalahan saat ini.
"Saya tanya apakah kerja sama stunting masih jalan? Dia bilang masih, tahun ini masih bekerja sama. Niko juga tadi ya itu masih bekerja sama. Saya kira itu bentuk kepedulian perusahaan-perusahaan itu untuk membantu masyarakat melalui pemerintah daerah. Karena kan pemerintah daerah ini kan tidak ada dana tetapi kan tidak semua bisa digunakan untuk begitu banyaknya kompleksitas masalah," bebernya.
Sementara, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar, Ansaruddin, menuturkan bahwa ajang ini bertujuan memperluas jangkauan informasi program CSR yang selama ini telah berjalan namun belum banyak diketahui publik.
"Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di kota Makassar ini ada program CSR dan itu semua itu menyentuh ke masyarakat. Ada beberapa kegiatan-kegiatan CSR, baik itu sosial, ekonomi, pembinaan UMKM ataupun lingkungan. Jadi banyak sekali memang program-program CSR yang mungkin belum terpublikasi di masyarakat," tuturnya.
Ansaruddin menegaskan bahwa terdapat banyak potensi kerja sama yang dapat digali melalui partisipasi swasta.
"Jadi banyak yang bisa kita lakukan itu kan mereka memang untuk berpartisipasi dalam program CSR dan memang ada kewajiban perusahaan untuk mengeluarkan 2 sampai 4% dari laba usahanya itu untuk program CSR," terangnya saat memberikan keterangan.
Pameran ini diselenggarakan sebagai wadah publikasi sekaligus ajang memperkuat kolaborasi program Corporate Social Responsibility (CSR) antarperusahaan dan pemerintah daerah.
Event yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar ke-419 ini menyajikan beragam agenda, mulai dari pameran program CSR, talkshow & sharing session, kolaborasi dan networking, hingga pemberian apresiasi bagi program-program berdampak.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Makassar, Zainal Ibrahim, mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan ajang ini yang dinilainya sebagai momentum perdana untuk mempromosikan peran CSR secara masif.
"Saya kira momentum yang dibuat oleh Pak Kabag dengan jajaran pada hari ini adalah bagian untuk mempromosikan itu. Karena setahu saya, baru kali ini ada CSR Expo seperti ini, dan memang itu tujuannya," ujarnya.
Ia menambahkan, Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar akan terus mendorong partisipasi sektor swasta dalam penanganan isu kemasyarakatan.
"Kami juga dari Dinas Ketenagakerjaan akan menyampaikan kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Makassar ini untuk berpartisipasi lebih aktif dalam bantuan kemasyarakatan melalui CSR ini," tambah Zainal.
Zainal menyampaikan, pihak pemerintah ingin memperkenalkan kepada masyarakat mengenai keberadaan program CSR di Kota Makassar.
"Itu semua menyentuh masyarakat. Ada beberapa kegiatan-kegiatan CSR, baik itu sosial, ekonomi, pembinaan UMKM, ataupun bentuk lainnya. Begitu banyak memang program-program CSR yang belum terpublikasi di masyarakat. Jadi, dengan adanya kegiatan ini, mungkin masyarakat bisa melihat bahwa di Kota Makassar ini CSR sudah berjalan," sebutnya.
Ia berharap agar kegiatan tersebut dapat menjadi sumber informasi bagi berbagai perusahaan di Makassar mengenai banyaknya kontribusi yang dapat dilakukan jika mereka berpartisipasi aktif dalam program CSR.
"Memang ada kewajiban perusahaan untuk mengeluarkan 2 sampai 4 persen dari laba usahanya itu untuk program CSR. Itu dirumuskan pada saat mereka mendirikan perusahaan," katanya kepada awak media.
Zainal memaparkan pengelolaan CSR terbagi menjadi dua skema, salah satunya dikelola secara internal oleh unit khusus perusahaan untuk disalurkan secara langsung kepada masyarakat.
"Ada juga yang bekerja sama dengan pemerintah melalui kalau kami di Pemkot ini melalui administrasi pembangunan, karena dewan CSR Kota Makassar itu ada di administrasi pembangunan. Tapi saya cek ini beberapa yang sudah sebenarnya sudah bermitra dengan Pemkot seperti Makassar Infrastruktur ini sudah lama saya sudah cek tadi," paparnya
Zainal membeberkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah daerah tidak dapat mencukupi seluruh kompleksitas permasalahan saat ini.
"Saya tanya apakah kerja sama stunting masih jalan? Dia bilang masih, tahun ini masih bekerja sama. Niko juga tadi ya itu masih bekerja sama. Saya kira itu bentuk kepedulian perusahaan-perusahaan itu untuk membantu masyarakat melalui pemerintah daerah. Karena kan pemerintah daerah ini kan tidak ada dana tetapi kan tidak semua bisa digunakan untuk begitu banyaknya kompleksitas masalah," bebernya.
Sementara, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Makassar, Ansaruddin, menuturkan bahwa ajang ini bertujuan memperluas jangkauan informasi program CSR yang selama ini telah berjalan namun belum banyak diketahui publik.
"Kami ingin memperkenalkan kepada masyarakat bahwa di kota Makassar ini ada program CSR dan itu semua itu menyentuh ke masyarakat. Ada beberapa kegiatan-kegiatan CSR, baik itu sosial, ekonomi, pembinaan UMKM ataupun lingkungan. Jadi banyak sekali memang program-program CSR yang mungkin belum terpublikasi di masyarakat," tuturnya.
Ansaruddin menegaskan bahwa terdapat banyak potensi kerja sama yang dapat digali melalui partisipasi swasta.
"Jadi banyak yang bisa kita lakukan itu kan mereka memang untuk berpartisipasi dalam program CSR dan memang ada kewajiban perusahaan untuk mengeluarkan 2 sampai 4% dari laba usahanya itu untuk program CSR," terangnya saat memberikan keterangan.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Dengar Aspirasi Mahasiswa, Appi Duduk Bersama di Halaman Balai Kota Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi), menemui langsung massa aksi dan melakukan duduk bersama dengan mahasiswa, di halaman Balai Kota Makassar, Jumat (6/11/2026).
Jum'at, 06 Nov 2026 23:14
Makassar City
Disdukcapil Hadirkan Layanan Adminduk Jemput Bola di 3 Pulau Terluar
Untuk pertama kalinya, pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) Pemerintah Kota Makassar menjangkau langsung tiga pulau terluar yang berpenghuni.
Jum'at, 06 Nov 2026 14:49
Makassar City
Pemkot Makassar dan Polda Sulsel Tanam 100 Pohon Tabebuya di TPA Tamangapa
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mendorong penataan kawasan TPA Tamangapa, Antang, Kecamatan Manggala, menuju kawasan ruang terbuka hijau atau hutan kota melalui program penghijauan.
Jum'at, 06 Nov 2026 09:05
News
Kota Makassar Raih Penghargaan Parasamya Karya Kencana 2026
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, dipimpin Wali Kota Munafri Arifuddin kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional, bertepatan momentum HUT Kota Makassar 2026.
Jum'at, 06 Nov 2026 07:44
Makassar City
Kelayakan Lokasi PSEL Makassar Kembali Diuji, Pemkot Tunggu Tim Danantara
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa pembangunan PSEL haris sesuai mekanisme dan landasan hukum yang berlaku, dan tetap mendengar aspirasi masyarakat.
Kamis, 05 Nov 2026 17:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angkat Isu Judi Online, Film 'Menang Untuk Kalah' Tayang 19 November 2026
2
Pemkot Makassar dan Polda Sulsel Tanam 100 Pohon Tabebuya di TPA Tamangapa
3
Hadapi Musim Penghujan, Vale Perkuat Tata Kelola Air & Lingkungan IGP Pomalaa
4
Sambut HUT ke-15, Nasdem Sulsel Gelar Aksi Jumat Berkah di Makassar
5
Partnership Ikonik McDonald’s dan G-DRAGON Hadir di Indonesia Lewat Joah-Yo! Meal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Angkat Isu Judi Online, Film 'Menang Untuk Kalah' Tayang 19 November 2026
2
Pemkot Makassar dan Polda Sulsel Tanam 100 Pohon Tabebuya di TPA Tamangapa
3
Hadapi Musim Penghujan, Vale Perkuat Tata Kelola Air & Lingkungan IGP Pomalaa
4
Sambut HUT ke-15, Nasdem Sulsel Gelar Aksi Jumat Berkah di Makassar
5
Partnership Ikonik McDonald’s dan G-DRAGON Hadir di Indonesia Lewat Joah-Yo! Meal