SPBU Labuaja Kembali Kondusif, Pertamina Tingkatkan Pengawasan dan Keamanan
Jum'at, 11 Sep 2026 18:20
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan koordinasi dengan aparat penegak hukum di SPBU Labuaja, Kabupaten Bone, setelah terjadi perselisihan antara dua konsumen. Foto/IST
BONE - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pengawasan dan koordinasi dengan aparat penegak hukum di SPBU 74.927.49 Labuaja, Kabupaten Bone, setelah terjadi perselisihan antara dua konsumen pada Jumat (11/9) sekitar pukul 12.00 WITA.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan perselisihan tersebut terjadi antara dua konsumen yang sebelumnya diduga memiliki persoalan pribadi. Keduanya kemudian bertemu di area SPBU dan terlibat perselisihan.
“Kami memahami perhatian masyarakat terhadap kejadian yang berlangsung di SPBU Labuaja. Berdasarkan informasi yang kami terima, kejadian tersebut merupakan perselisihan antara dua konsumen yang memiliki persoalan pribadi sebelumnya. Kami memohon maaf atas insiden yang terjadi dan mengganggu kenyamanan proses pelayanan kepada masyarakat,” ujar Lilik.
Menurut Lilik, saat kejadian salah satu konsumen sedang mengantre untuk mendapatkan Biosolar, sedangkan konsumen lainnya tengah mengantre Pertalite. Kedua konsumen tersebut kemudian dibawa dan diamankan di Polsek Labuaja untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi respons aparat kepolisian yang segera menangani kejadian tersebut. Selanjutnya, proses penanganan dan pemeriksaan terhadap kedua pihak kami serahkan kepada aparat penegak hukum sesuai dengan kewenangannya,” kata Lilik.
Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut. Setelah ditangani oleh kepolisian, aktivitas penyaluran BBM di SPBU 74.927.49 Labuaja kembali berjalan kondusif.
Manager SPBU juga telah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk penanganan dan langkah pencegahan lebih lanjut. Pertamina selanjutnya akan memperkuat pengawasan dan penjagaan di area SPBU dengan melibatkan koordinasi bersama aparat penegak hukum.
“Kami telah menginstruksikan pihak SPBU untuk terus menjaga kondusivitas dan meningkatkan kewaspadaan selama proses pelayanan. Kami juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pengamanan dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tambah Lilik.
Pertamina mengimbau seluruh konsumen untuk menjaga ketertiban selama berada di area SPBU dan mengikuti arahan petugas demi keamanan serta kelancaran pelayanan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan perselisihan tersebut terjadi antara dua konsumen yang sebelumnya diduga memiliki persoalan pribadi. Keduanya kemudian bertemu di area SPBU dan terlibat perselisihan.
“Kami memahami perhatian masyarakat terhadap kejadian yang berlangsung di SPBU Labuaja. Berdasarkan informasi yang kami terima, kejadian tersebut merupakan perselisihan antara dua konsumen yang memiliki persoalan pribadi sebelumnya. Kami memohon maaf atas insiden yang terjadi dan mengganggu kenyamanan proses pelayanan kepada masyarakat,” ujar Lilik.
Menurut Lilik, saat kejadian salah satu konsumen sedang mengantre untuk mendapatkan Biosolar, sedangkan konsumen lainnya tengah mengantre Pertalite. Kedua konsumen tersebut kemudian dibawa dan diamankan di Polsek Labuaja untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami mengapresiasi respons aparat kepolisian yang segera menangani kejadian tersebut. Selanjutnya, proses penanganan dan pemeriksaan terhadap kedua pihak kami serahkan kepada aparat penegak hukum sesuai dengan kewenangannya,” kata Lilik.
Pertamina memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut. Setelah ditangani oleh kepolisian, aktivitas penyaluran BBM di SPBU 74.927.49 Labuaja kembali berjalan kondusif.
Manager SPBU juga telah berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk penanganan dan langkah pencegahan lebih lanjut. Pertamina selanjutnya akan memperkuat pengawasan dan penjagaan di area SPBU dengan melibatkan koordinasi bersama aparat penegak hukum.
“Kami telah menginstruksikan pihak SPBU untuk terus menjaga kondusivitas dan meningkatkan kewaspadaan selama proses pelayanan. Kami juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar pengamanan dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” tambah Lilik.
Pertamina mengimbau seluruh konsumen untuk menjaga ketertiban selama berada di area SPBU dan mengikuti arahan petugas demi keamanan serta kelancaran pelayanan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan BBM dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
(TRI)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
?Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bergerak cepat mengatasi antrean panjang bahan bakar minyak (BBM).
Jum'at, 11 Sep 2026 16:27
News
Operator SPBU Disorot, Pertamina Tambah 50 Tenaga untuk 25 SPBU 24 Jam di Makassar
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kesiapan operator di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, di tengah antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Jum'at, 11 Sep 2026 08:49
News
Pertamina Gandeng Lintas Sektor Perkuat Penguraian Antrean BBM di Sejumlah SPBU Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggandeng lintas sektor untuk memperkuat penanganan antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Makassar.
Kamis, 10 Sep 2026 19:53
News
Antrean BBM Meningkat, Pertamina Operasikan 25 SPBU 24 Jam di Makassar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah 14 SPBU yang beroperasi selama 24 jam di Kota Makassar. Total kini terdapat 25 SPBU beroperasi 24 jam.
Kamis, 10 Sep 2026 16:32
News
Pertamina - Pemprov Sulsel Siapkan Langkah Mitigasi Antrean BBM dan LPG
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengurai kepadatan antrean bahan bakar minyak dan gas melon di masyarakat.
Kamis, 10 Sep 2026 11:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
3
PLN Perkuat Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Pengelolaan Sampah Ekonomi Sirkular
4
Unhas dan Imigrasi Makassar Hadirkan Layanan Paspor di Dalam Kampus
5
Pertamina Gandeng Lintas Sektor Perkuat Penguraian Antrean BBM di Sejumlah SPBU Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PKKMB UPRI 2026, Mahasiswa Baru Dibekali Pengetahuan Akademik, AI dan Integritas
2
Pemkot dan Pertamina Ambil Langkah Taktis Urai Antrean Panjang BBM di Makassar
3
PLN Perkuat Bank Sampah Pelita Bangsa, Dorong Pengelolaan Sampah Ekonomi Sirkular
4
Unhas dan Imigrasi Makassar Hadirkan Layanan Paspor di Dalam Kampus
5
Pertamina Gandeng Lintas Sektor Perkuat Penguraian Antrean BBM di Sejumlah SPBU Makassar