Pertamina - Pemprov Sulsel Siapkan Langkah Mitigasi Antrean BBM dan LPG
Kamis, 10 Sep 2026 11:51
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengurai kepadatan antrean bahan bakar minyak dan gas melon di masyarakat. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mengurai kepadatan antrean bahan bakar minyak dan gas melon di masyarakat. Komitmen ini dimantapkan melalui audiensi bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Rumah Jabatan Gubernur, Makassar, Kamis (10/9/2026).
Langkah cepat tersebut diambil menyusul lonjakan permintaan Solar JBT sebesar 10 hingga 15 persen sejak Juni hingga Agustus 2026. Peningkatan ini dipicu maraknya aktivitas logistik, tingginya disparitas harga pasca-penyesuaian tarif per 1 September, hingga indikasi praktik pelangsiran. Kepadatan serupa juga sempat berimbas pada penyaluran Pertalite dalam beberapa hari terakhir.
Guna mengurai penumpukan kendaraan, Pertamina menambah alokasi harian BBM sebesar 10 hingga 15 persen di titik-titik krusial serta memperkuat pasokan LPG 3 kg hingga 130 persen. Selain memblokir 6.023 nomor polisi nakal yang terindikasi menyelewengkan BBM bersubsidi, sebanyak 16 SPBU di Makassar turut ditambah jam operasionalnya menjadi 24 jam penuh. Dengan penambahan ini, total 25 SPBU siap melayani masyarakat sepanjang hari.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa seluruh penyesuaian ini merupakan upaya merespons pola kebutuhan energi warga yang terus berubah di lapangan.
“Kami terus menyesuaikan distribusi berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Mulai dari penambahan alokasi, pengaturan antrean melalui marshalling, penguatan pasokan LPG, sampai memperluas jam pelayanan SPBU. Kami memastikan stok BBM dan LPG tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Deny.
Upaya penataan distribusi ini juga menyasar penggunaan LPG 3 kg yang masih kerap dimanfaatkan di luar sasaran intended, seperti pada sektor pengairan pertanian. Pertamina rutin membagikan laporan realisasi pasokan kepada pemprov sebagai bentuk keterbukaan data serta bahan evaluasi bersama.
Merespons paparan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meminta warga tetap tenang dan menindaklanjutinya dengan membentuk tim pengawas khusus di tingkat kabupaten dan kota.
“Masyarakat tidak perlu panic buying. Pertamina memastikan stok BBM dan LPG di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, tetap terjaga dan mencupi kebutuhan energi masyarakat. Pemerintah provinsi akan segera membentuk Satgas untuk melakukan pengawasan penyaluran BBM dan LPG di kabupaten dan kota,” ujar Andi Sudirman.
Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar intervensi subsidi dari negara benar-benar sampai kepada kelompok penerima yang sah.
“Kita perlu bergerak bersama untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG tepat sasaran. Pengawasan di lapangan harus diperkuat agar masyarakat yang memang berhak menerima subsidi mendapatkan akses sesuai kebutuhannya,” lanjutnya.
Melalui koordinasi intensif dan pengawasan berlapis ini, Pertamina bersama Pemprov Sulsel optimistis kelancaran pasokan energi dapat kembali normal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
Langkah cepat tersebut diambil menyusul lonjakan permintaan Solar JBT sebesar 10 hingga 15 persen sejak Juni hingga Agustus 2026. Peningkatan ini dipicu maraknya aktivitas logistik, tingginya disparitas harga pasca-penyesuaian tarif per 1 September, hingga indikasi praktik pelangsiran. Kepadatan serupa juga sempat berimbas pada penyaluran Pertalite dalam beberapa hari terakhir.
Guna mengurai penumpukan kendaraan, Pertamina menambah alokasi harian BBM sebesar 10 hingga 15 persen di titik-titik krusial serta memperkuat pasokan LPG 3 kg hingga 130 persen. Selain memblokir 6.023 nomor polisi nakal yang terindikasi menyelewengkan BBM bersubsidi, sebanyak 16 SPBU di Makassar turut ditambah jam operasionalnya menjadi 24 jam penuh. Dengan penambahan ini, total 25 SPBU siap melayani masyarakat sepanjang hari.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menegaskan bahwa seluruh penyesuaian ini merupakan upaya merespons pola kebutuhan energi warga yang terus berubah di lapangan.
“Kami terus menyesuaikan distribusi berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Mulai dari penambahan alokasi, pengaturan antrean melalui marshalling, penguatan pasokan LPG, sampai memperluas jam pelayanan SPBU. Kami memastikan stok BBM dan LPG tetap terjaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Deny.
Upaya penataan distribusi ini juga menyasar penggunaan LPG 3 kg yang masih kerap dimanfaatkan di luar sasaran intended, seperti pada sektor pengairan pertanian. Pertamina rutin membagikan laporan realisasi pasokan kepada pemprov sebagai bentuk keterbukaan data serta bahan evaluasi bersama.
Merespons paparan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meminta warga tetap tenang dan menindaklanjutinya dengan membentuk tim pengawas khusus di tingkat kabupaten dan kota.
“Masyarakat tidak perlu panic buying. Pertamina memastikan stok BBM dan LPG di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar, tetap terjaga dan mencupi kebutuhan energi masyarakat. Pemerintah provinsi akan segera membentuk Satgas untuk melakukan pengawasan penyaluran BBM dan LPG di kabupaten dan kota,” ujar Andi Sudirman.
Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar intervensi subsidi dari negara benar-benar sampai kepada kelompok penerima yang sah.
“Kita perlu bergerak bersama untuk memastikan penyaluran BBM dan LPG tepat sasaran. Pengawasan di lapangan harus diperkuat agar masyarakat yang memang berhak menerima subsidi mendapatkan akses sesuai kebutuhannya,” lanjutnya.
Melalui koordinasi intensif dan pengawasan berlapis ini, Pertamina bersama Pemprov Sulsel optimistis kelancaran pasokan energi dapat kembali normal dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina dan Polda Sulsel Perkuat Koordinasi Jaga Distribusi Energi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjajaki penguatan koordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan, terutama dalam menjaga kelancaran rantai pasok energi hingga ke tingkat konsumen.
Kamis, 05 Nov 2026 16:31
News
OJK, LPS, dan Pemprov Sulsel Gaungkan Gerakan Cinta Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Anti Mager Cinta Keuangan Syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 20:13
Ekbis
Mayoritas Daerah di Sulsel Mulai Beralih ke Perbankan Syariah
Sebanyak 21 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke layanan perbankan syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 09:52
Ekbis
Aset Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah
OJK meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah sebagai arah baru untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
Senin, 02 Nov 2026 16:38
News
Gubernur Sulsel Sudah Koordinasi untuk Perbaikan Jalan Samping Tol Sutami
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, merespons kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, yang menjadi keluhan masyarakat.
Kamis, 29 Okt 2026 16:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub