Warga Jeneponto Keluhkan LPG 3 Kg Langka Selama Sepekan
Rabu, 09 Sep 2026 20:38
Proses distribusi LPG 3 kilogram. Warga di Kabupaten Jeneponto mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas 3 kg. Foto: Istimewa
JENEPONTO - Warga Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kilogram (kg). Kondisi tersebut disebut telah dirasakan masyarakat selama sepekan terakhir.
Warga harus mendatangi sejumlah agen dan pangkalan untuk mendapatkan LPG bersubsidi. Kondisi ini menambah beban masyarakat yang sebelumnya juga menghadapi antrean panjang untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Salah satu agen atau pangkalan LPG di Jeneponto, Sucipto, membenarkan adanya kendala dalam penyaluran LPG. Ia mengatakan pasokan yang diterima agen mengalami pengurangan setelah adanya aturan baru dari pemerintah.
“Kalau untuk penyaluran saya tetap seperti biasa. Memang kalau untuk agen saya ada pengurangan karena ada peraturan baru dari pemerintah,” kata Sucipto.
Menurut Sucipto, kondisi tersebut membuat agen tidak lagi leluasa meminta tambahan pasokan ketika stok LPG menipis. Sebelumnya, tambahan pasokan masih dapat diupayakan ketika permintaan masyarakat meningkat.
Selain persoalan pasokan, Sucipto menyebut bertambahnya jumlah agen juga menjadi salah satu tantangan dalam distribusi LPG.
“Kali ini saya tidak bisa bergerak, baru banyak agen. Ada agen-agen yang kecil-kecil dan yang baru,” ungkapnya.
Kelangkaan LPG 3 kg juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga mengaku harus berkeliling mencari pangkalan yang masih memiliki stok. Kondisi tersebut telah berlangsung sekitar sepekan.
"Saya sudah keliling Agen cari Gas LPG 3 Kilogram tapi katanya sudah habis stoknya". Ungkap Daeng Siantang.
Sementara itu, kelangkaan LPG terjadi di tengah persoalan BBM yang juga dikeluhkan warga Jeneponto. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU disebut terjadi karena masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, khususnya BBM bersubsidi.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg kembali normal. Mereka meminta distribusi kebutuhan dasar tersebut tidak terganggu agar masyarakat tidak semakin kesulitan.
Warga harus mendatangi sejumlah agen dan pangkalan untuk mendapatkan LPG bersubsidi. Kondisi ini menambah beban masyarakat yang sebelumnya juga menghadapi antrean panjang untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).
Salah satu agen atau pangkalan LPG di Jeneponto, Sucipto, membenarkan adanya kendala dalam penyaluran LPG. Ia mengatakan pasokan yang diterima agen mengalami pengurangan setelah adanya aturan baru dari pemerintah.
“Kalau untuk penyaluran saya tetap seperti biasa. Memang kalau untuk agen saya ada pengurangan karena ada peraturan baru dari pemerintah,” kata Sucipto.
Menurut Sucipto, kondisi tersebut membuat agen tidak lagi leluasa meminta tambahan pasokan ketika stok LPG menipis. Sebelumnya, tambahan pasokan masih dapat diupayakan ketika permintaan masyarakat meningkat.
Selain persoalan pasokan, Sucipto menyebut bertambahnya jumlah agen juga menjadi salah satu tantangan dalam distribusi LPG.
“Kali ini saya tidak bisa bergerak, baru banyak agen. Ada agen-agen yang kecil-kecil dan yang baru,” ungkapnya.
Kelangkaan LPG 3 kg juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Warga mengaku harus berkeliling mencari pangkalan yang masih memiliki stok. Kondisi tersebut telah berlangsung sekitar sepekan.
"Saya sudah keliling Agen cari Gas LPG 3 Kilogram tapi katanya sudah habis stoknya". Ungkap Daeng Siantang.
Sementara itu, kelangkaan LPG terjadi di tengah persoalan BBM yang juga dikeluhkan warga Jeneponto. Antrean kendaraan di sejumlah SPBU disebut terjadi karena masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, khususnya BBM bersubsidi.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg kembali normal. Mereka meminta distribusi kebutuhan dasar tersebut tidak terganggu agar masyarakat tidak semakin kesulitan.
(MAN)
Berita Terkait
News
Jaga Stok LPG 3 Kg, Pertamina Perkuat Pasokan di Bone
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat pasokan LPG 3 kg di Bone dengan memaksimalkan penyaluran pada hari libur dan menambah pasokan di luar distribusi harian normal.
Senin, 24 Agu 2026 19:02
News
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM & LPG Tetap Aman Pascagempa Parigi Moutong
Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sulawesi Tengah dan sekitarnya tetap berjalan normal setelah gempa bumi mengguncang wilayah Parigi Moutong, Sabtu (15/8) malam.
Minggu, 16 Agu 2026 16:33
Ekbis
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65% di Sulsel & Sulbar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) hingga 65 persen dari rata-rata penyaluran harian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:56
News
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone tetap terjaga.
Minggu, 09 Agu 2026 13:03
Ekbis
Harga Bright Gas Turun, Pertamina Hadirkan LPG Berkualitas dengan Harga Kompetitif
PT Pertamina Patra Niaga menurunkan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram.
Kamis, 16 Jul 2026 11:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Legislator DPRD Makassar Duga Ada Penimbunan di Balik Kelangkaan Solar
3
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Soal Nasib Guru PPPK, BKPSDM Luwu Timur Minta ASN Tak Terpancing Provokasi di Medsos
2
Legislator DPRD Makassar Duga Ada Penimbunan di Balik Kelangkaan Solar
3
Polisi Tetapkan 3 Pelaku Penyiraman Air Cabai di Jeneponto sebagai DPO
4
Warga Desa Wawondula Nyatakan Dukungan Penuh untuk Program Bupati Ibas-Puspa
5
Cegah Risiko Hukum, Pelindo Regional 4 Perkuat Sinergi dengan Kejati Maluku