Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Minggu, 09 Agu 2026 13:03
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone tetap terjaga. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone tetap terjaga. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat, Pertamina telah menyiapkan tambahan alokasi BBM dan LPG di atas rata-rata penyaluran harian normal.
Kepastian tersebut disampaikan dalam pertemuan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Komisi II DPRD Kabupaten Bone di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Makassar. Pertemuan menjadi forum koordinasi untuk membahas kondisi stok dan penyaluran BBM serta LPG 3 kg di Kabupaten Bone, termasuk aspirasi masyarakat terkait kebutuhan BBM bersubsidi, khususnya Biosolar.
Pertamina memastikan pengaturan pasokan dan penyaluran akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan konsumsi sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan sektor yang bergantung pada ketersediaan energi.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Idris, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi pasokan energi sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat Bone.
"Kami telah menyampaikan aspirasi masyarakat Bone terkait kebutuhan Biosolar dan LPG 3 kg. Dari koordinasi yang dilakukan, kami mendapatkan penjelasan bahwa Pertamina telah menyiapkan tambahan alokasi di atas rata-rata kebutuhan harian. Kami mengimbau masyarakat Bone agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG," ujar Andi.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Andi mengajak masyarakat turut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan LPG 3 kg agar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
"Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone. Apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai, sampaikan melalui saluran pengaduan yang tersedia sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan," katanya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan koordinasi dengan DPRD menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran kebutuhan energi secara langsung dari masyarakat dan pemerintah daerah.
"Masukan dari Komisi II DPRD Bone menjadi bagian penting bagi kami untuk terus mengevaluasi penyaluran BBM dan LPG di wilayah Bone. Pertamina akan menjaga ketersediaan pasokan melalui pengaturan distribusi yang dinamis sesuai kebutuhan lapangan, sekaligus memastikan penyaluran berjalan secara tertib dan tepat sasaran," kata Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus memantau kondisi stok dan penyaluran melalui jaringan lembaga penyalur. Koordinasi dengan pemerintah daerah, pengelola SPBU, dan agen LPG diperkuat untuk memastikan perubahan kebutuhan di lapangan dapat segera direspons melalui langkah operasional yang sesuai.
Masyarakat diimbau membeli dan menggunakan BBM maupun LPG sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta tidak melakukan panic buying. Penggunaan energi secara bijak dinilai dapat membantu menjaga kelancaran distribusi sehingga pasokan dapat dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi di Kabupaten Bone dan wilayah Sulawesi secara berkelanjutan. Evaluasi terhadap pola konsumsi, kondisi stok, dan kebutuhan di setiap wilayah akan terus dilakukan sebagai dasar optimalisasi penyaluran.
Untuk informasi terkait produk dan layanan Pertamina maupun laporan mengenai kendala atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dan LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Kepastian tersebut disampaikan dalam pertemuan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Komisi II DPRD Kabupaten Bone di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Makassar. Pertemuan menjadi forum koordinasi untuk membahas kondisi stok dan penyaluran BBM serta LPG 3 kg di Kabupaten Bone, termasuk aspirasi masyarakat terkait kebutuhan BBM bersubsidi, khususnya Biosolar.
Pertamina memastikan pengaturan pasokan dan penyaluran akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi perubahan konsumsi sekaligus menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan sektor yang bergantung pada ketersediaan energi.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Idris, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan langsung kondisi pasokan energi sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat Bone.
"Kami telah menyampaikan aspirasi masyarakat Bone terkait kebutuhan Biosolar dan LPG 3 kg. Dari koordinasi yang dilakukan, kami mendapatkan penjelasan bahwa Pertamina telah menyiapkan tambahan alokasi di atas rata-rata kebutuhan harian. Kami mengimbau masyarakat Bone agar tetap tenang dan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG," ujar Andi.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Andi mengajak masyarakat turut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan LPG 3 kg agar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
"Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone. Apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai, sampaikan melalui saluran pengaduan yang tersedia sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan," katanya.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan koordinasi dengan DPRD menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran kebutuhan energi secara langsung dari masyarakat dan pemerintah daerah.
"Masukan dari Komisi II DPRD Bone menjadi bagian penting bagi kami untuk terus mengevaluasi penyaluran BBM dan LPG di wilayah Bone. Pertamina akan menjaga ketersediaan pasokan melalui pengaturan distribusi yang dinamis sesuai kebutuhan lapangan, sekaligus memastikan penyaluran berjalan secara tertib dan tepat sasaran," kata Lilik.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga terus memantau kondisi stok dan penyaluran melalui jaringan lembaga penyalur. Koordinasi dengan pemerintah daerah, pengelola SPBU, dan agen LPG diperkuat untuk memastikan perubahan kebutuhan di lapangan dapat segera direspons melalui langkah operasional yang sesuai.
Masyarakat diimbau membeli dan menggunakan BBM maupun LPG sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta tidak melakukan panic buying. Penggunaan energi secara bijak dinilai dapat membantu menjaga kelancaran distribusi sehingga pasokan dapat dimanfaatkan secara merata oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi di Kabupaten Bone dan wilayah Sulawesi secara berkelanjutan. Evaluasi terhadap pola konsumsi, kondisi stok, dan kebutuhan di setiap wilayah akan terus dilakukan sebagai dasar optimalisasi penyaluran.
Untuk informasi terkait produk dan layanan Pertamina maupun laporan mengenai kendala atau indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dan LPG, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135. Setiap laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
(TRI)
Berita Terkait
Makassar City
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendukung langkah Pemkot Makassar dengan memastikan penyaluran LPG 3 kg kepada pangkalan berjalan sesuai ketentuan.
Selasa, 08 Sep 2026 16:27
News
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
Petugas gabungan melakukan pemantauan langsung di area SPBU, termasuk mengecek transaksi pembelian BBM Subsidi menggunakan QR Code Subsidi Tepat.
Selasa, 08 Sep 2026 10:36
News
Stok BBM Subsidi Sulsel Aman, Pertamina Imbau Warga Beli Sesuai Kebutuhan
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM bersubsidi di Sulawesi Selatan (Sulsel) tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Senin, 07 Sep 2026 17:47
News
Pertamina Patra Niaga Beri Sanksi Pembinaan kepada 86 SPBU di Sulawesi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan sanksi pembinaan kepada 86 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di seluruh wilayah Sulawesi sepanjang 2026.
Senin, 07 Sep 2026 12:25
News
Pertamina Sulawesi Tegaskan Beli BBM Subsidi di SPBU Tidak Wajib Tunjukkan STNK
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan bahwa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bukan merupakan persyaratan nasional untuk membeli BBM subsidi di SPBU.
Minggu, 06 Sep 2026 19:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros