Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
Rabu, 23 Sep 2026 17:10
Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Aras. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendorong agar program penyediaan air minum dan sanitasi tidak hanya menyasar wilayah perdesaan.
Ia meminta pemerintah membuka ruang agar program serupa dapat menjangkau masyarakat di wilayah perkotaan dan kelurahan.
Hal tersebut disampaikan Andi Iwan Aras dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama pejabat eselon I Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (23/9/2026).
Rapat tersebut membahas pendalaman dan sinkronisasi Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) 2027 berdasarkan Nota Keuangan dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 bersama unit organisasi eselon I masing-masing kementerian/lembaga.
Dalam rapat itu, Andi Iwan Aras secara khusus menyoroti pelaksanaan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) serta PISWE.
Menurutnya, kebutuhan terhadap sarana air minum dan sanitasi tidak hanya terdapat di desa.
“Ini saja, Bu Dirjen, menyangkut masalah PAMSIMAS dan PISEW. Selama ini, PAMSIMAS dan PISEW hanya boleh dialokasikan di wilayah desa,” kata Andi Iwan Aras.
Ketua DPD Gerindra Sulsel ini menilai masih banyak masyarakat di wilayah perkotaan maupun kelurahan yang membutuhkan dukungan sarana air minum dan sanitasi seperti yang tersedia melalui program tersebut.
“Namun, di daerah-daerah kita, termasuk wilayah perkotaan maupun kelurahan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan sarana dan program seperti ini,” ujarnya.
Karena itu, Andi Iwan meminta penjelasan pemerintah terkait regulasi yang dapat menjadi dasar agar PAMSIMAS, PISEW, maupun program sejenis dapat menjangkau wilayah kelurahan.
“Kira-kira, regulasi apa yang bisa Ibu gunakan agar pengalokasian PAMSIMAS, PISEW, dan program sejenis lainnya juga bisa dialokasikan di wilayah kelurahan, tidak hanya di desa?” kata Andi Iwan.
Menurutnya, perlu ada solusi regulasi agar kebutuhan masyarakat terhadap akses air minum dan sanitasi di wilayah kelurahan juga dapat terakomodasi melalui program pemerintah.
PAMSIMAS merupakan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat yang mendorong keterlibatan warga dalam perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan sarana.
Program ini mencakup pembangunan fasilitas air minum dan sanitasi sekaligus mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, PISEW adalah singkatan dari Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah, yaitu program strategis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU)/Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Bagi Andi Iwan Aras, cakupan program tersebut perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat di berbagai wilayah sehingga kebutuhan akses air minum dan sanitasi, termasuk di kawasan perkotaan dan kelurahan, dapat memperoleh perhatian dalam perencanaan anggaran pemerintah.
Ia meminta pemerintah membuka ruang agar program serupa dapat menjangkau masyarakat di wilayah perkotaan dan kelurahan.
Hal tersebut disampaikan Andi Iwan Aras dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama pejabat eselon I Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (23/9/2026).
Rapat tersebut membahas pendalaman dan sinkronisasi Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) 2027 berdasarkan Nota Keuangan dalam RAPBN Tahun Anggaran 2027 bersama unit organisasi eselon I masing-masing kementerian/lembaga.
Dalam rapat itu, Andi Iwan Aras secara khusus menyoroti pelaksanaan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) serta PISWE.
Menurutnya, kebutuhan terhadap sarana air minum dan sanitasi tidak hanya terdapat di desa.
“Ini saja, Bu Dirjen, menyangkut masalah PAMSIMAS dan PISEW. Selama ini, PAMSIMAS dan PISEW hanya boleh dialokasikan di wilayah desa,” kata Andi Iwan Aras.
Ketua DPD Gerindra Sulsel ini menilai masih banyak masyarakat di wilayah perkotaan maupun kelurahan yang membutuhkan dukungan sarana air minum dan sanitasi seperti yang tersedia melalui program tersebut.
“Namun, di daerah-daerah kita, termasuk wilayah perkotaan maupun kelurahan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan sarana dan program seperti ini,” ujarnya.
Karena itu, Andi Iwan meminta penjelasan pemerintah terkait regulasi yang dapat menjadi dasar agar PAMSIMAS, PISEW, maupun program sejenis dapat menjangkau wilayah kelurahan.
“Kira-kira, regulasi apa yang bisa Ibu gunakan agar pengalokasian PAMSIMAS, PISEW, dan program sejenis lainnya juga bisa dialokasikan di wilayah kelurahan, tidak hanya di desa?” kata Andi Iwan.
Menurutnya, perlu ada solusi regulasi agar kebutuhan masyarakat terhadap akses air minum dan sanitasi di wilayah kelurahan juga dapat terakomodasi melalui program pemerintah.
PAMSIMAS merupakan program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat yang mendorong keterlibatan warga dalam perencanaan, pembangunan, hingga pengelolaan sarana.
Program ini mencakup pembangunan fasilitas air minum dan sanitasi sekaligus mendorong perilaku hidup bersih dan sehat.
Sementara itu, PISEW adalah singkatan dari Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah, yaitu program strategis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU)/Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Bagi Andi Iwan Aras, cakupan program tersebut perlu mempertimbangkan kondisi masyarakat di berbagai wilayah sehingga kebutuhan akses air minum dan sanitasi, termasuk di kawasan perkotaan dan kelurahan, dapat memperoleh perhatian dalam perencanaan anggaran pemerintah.
(UMI)
Berita Terkait
News
Krisis Air Meluas di Makassar, Andi Iwan Minta Mitigasi El Nino Dipercepat
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengambil langkah konkret dan memperkuat mitigasi guna menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat Makassar di tengah ancaman fenomena El Nino.
Selasa, 22 Sep 2026 16:33
News
Komisi V DPR Tinjau Pelabuhan Makassar, Dorong Layanan Makin Andal
Komisi V DPR RI meninjau langsung kesiapan keselamatan, keamanan, serta kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 19 Sep 2026 12:23
Sulsel
6 Legislator Gerindra di DPRD Sulsel Disiapkan Naik Kelas ke Pusat pada Pileg 2029
Sebanyak enam anggota DPRD Sulsel dari Gerindra berencana naik kelas ke pusat. Rencana mereka pun telah direstui oleh pengurus DPD Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 17:35
Sulsel
Gerindra Sulsel Tingkatkan Kapasitas 115 Legislatornya Bahas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan mulai memperkuat konsolidasi internal menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Rabu, 02 Sep 2026 16:22
Sulsel
Respon Bupati Barru Andi Ina soal Isu Gabung Gerindra
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari dikabarkan turut akan bergabung ke Partai Gerindra. Namanya menguat sebagai salah satu kepala daerah yang digadang-gadang bakal merapat.
Selasa, 25 Agu 2026 19:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
2
Tallasa City Groundbreaking Private Club House dan Siapkan Perencanaan Masjid di Cluster Alstonia
3
Guru Jeneponto Ikuti Bimtek Literasi dan Numerasi
4
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
5
Bukan Cuma Jago Prompting, Telkomsel Ungkap Talenta yang Dibutuhkan di Era AI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Matangkan Pelaksanaan SKD Poltekpin 2026, 132 Peserta Siap Ikuti Seleksi
2
Tallasa City Groundbreaking Private Club House dan Siapkan Perencanaan Masjid di Cluster Alstonia
3
Guru Jeneponto Ikuti Bimtek Literasi dan Numerasi
4
Sengketa HPL Malili, Pemkab Lutim Siap Jadi Pihak Intervensi di PTUN Makassar
5
Bukan Cuma Jago Prompting, Telkomsel Ungkap Talenta yang Dibutuhkan di Era AI