Rural ICT Camp 2026 Dorong UMKM Perikanan Maros Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jum'at, 11 Sep 2026 14:17
Rural ICT Camp 2026 Dorong UMKM Perikanan Maros Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Peserta Rural ICT Camp 2026 pada 14-18 September 2026 di Kabupaten Maros. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAROS - Common Room Networks Foundation (Common Room) menyelenggarakan Rural ICT Camp 2026 pada 14-18 September 2026 di Kabupaten Maros.

Manajer Media dan Kerja Sama Common Room Networks Foundation, Tisha Amelia mengatakan, untuk tahun 2026 ini, kegiatan ini akan dilaksanakan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAP3) Maros.

Salah satu giatnya nanti yakni memberikan ruang pengetahuan dan pendampingan UMKM terhadap teknologi digital.

Untuk di Sulsel kata dia, mereka mengfokuskan ke Maros, dan menjadikan BRPBAP3 sebagai laboratorium.

"Kita bekerja sama dengan BRPBAP3, untuk melakukan giat kami. Selain di Maros, kami sudah melakukan pembinaan UMKM di sejumlah titik di Indonesia. Setidaknya sudah ada 7 kota," ujarnya.

Dia menambahkan, pengembangan internet di pedesaan saat ini tidak lagi hanya sekadar memberikan akses jaringan.

Common room hadir untuk mendorong teknologi digital untuk membantu sektor perikanan, pemberdayaan ekonomi, pemantauan lingkungan, hingga kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim dan bencana, khususnya di kawasan pesisir.

Kepala Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BRPBAPPP) Maros, Indra Jaya Asaad menuturkan, selama ini pihaknya telah membina sejumlah UMKM.

Hanya saja pembinaan yang dilakukan untuk UMKM ini baru sebatas hasil prokduk dari perikanan itu.

"Kalau sekedar melatih dan mengedukasi sekaitan pengelolaan tambak, kami sudah melakukannya. Yang belum kami sentuh adalah membantu UMKM perikanan untuk mempromosikan hasil olahannya," ujarnya.

Sekedar diketahui Rural ICT Camp 2026 adalah acara tahunan yang diadakan di Maros, Sulawesi Selatan, pada tanggal 14–18 September 2026.

Acara ini bertujuan mengatasi kesenjangan digital dan memberdayakan masyarakat pedesaan melalui internet komunitas. Kegiatan ini mengusung tema: "Internet Komunitas yang Bermakna untuk Ketahanan Iklim dan Kemandirian Warga".
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru