Vale Indonesia Bantu UMKM Morowali Kantongi Sertifikat Halal untuk Perluas Pasar

Jum'at, 30 Okt 2026 17:22
Vale Indonesia Bantu UMKM Morowali Kantongi Sertifikat Halal untuk Perluas Pasar
Vale Indonesia memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Foto/Istimewa
Comment
Share
MOROWALI - Sertifikasi halal menjadi salah satu bekal penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas jangkauan pasar. Namun, bagi usaha berskala kecil, proses pemenuhan persyaratan dan pengurusan sertifikat kerap menjadi tantangan tersendiri.

Melihat kebutuhan tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (Vale Indonesia), bagian dari MIND ID, memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan Komunitas UMKM Morowali dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Center Universitas Tadulako.

Kegiatan yang berlangsung pada 23 Oktober 2026 ini menyasar UMKM yang tergabung dalam program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) dan Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat (UKBM) Herbal di wilayah pemberdayaan perusahaan. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.

Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh sosialisasi mengenai standar dan persyaratan halal, tetapi juga pendampingan dalam proses pengajuan sertifikasi. Dukungan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha memenuhi aspek legalitas produk sehingga memiliki daya saing lebih kuat dan peluang lebih besar untuk memasuki pasar yang lebih luas.

Head of External Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan penguatan kapasitas UMKM menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Melalui program ini, kami ingin membantu pelaku usaha lokal meningkatkan daya saing produknya melalui pemenuhan aspek legalitas yang dibutuhkan pasar. Sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM untuk berkembang," ujar Endra.

Apresiasi terhadap inisiatif tersebut disampaikan Camat Bungku Timur yang diwakili Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bungku Timur, Zaenab Arsan. Menurutnya, pendampingan sertifikasi halal dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas peluang pengembangan usaha.

"Kami mengapresiasi dukungan Vale Indonesia yang terus mendampingi pelaku UMKM melalui berbagai program pengembangan. Inisiatif ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas dan daya saing usaha masyarakat sehingga mampu berkembang lebih mandiri dan berkelanjutan," katanya.

Pendampingan sertifikasi mencakup sosialisasi, penelusuran data usaha, hingga proses verifikasi. Tim verifikator juga melakukan peninjauan langsung ke lokasi produksi untuk memastikan kesesuaian proses pengolahan produk dengan ketentuan halal yang berlaku.

Melalui tahapan tersebut, pelaku UMKM diharapkan semakin memahami standar produksi halal sekaligus memiliki kesiapan untuk memenuhi persyaratan sertifikasi. Lebih dari sekadar pemenuhan legalitas, upaya ini menjadi bagian dari penguatan usaha lokal agar mampu tumbuh, menjangkau konsumen yang lebih luas, dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Morowali.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru