Operator SPBU Disorot, Pertamina Tambah 50 Tenaga untuk 25 SPBU 24 Jam di Makassar
Jum'at, 11 Sep 2026 08:49
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kesiapan operator di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyoroti kesiapan operator di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, di tengah antrean panjang kendaraan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Sorotan tersebut disampaikan setelah Andi Sudirman melakukan pengecekan langsung di lapangan ditemukan adanya SPBU masih kekurangan operator nozzle sehingga pelayanan pengisian BBM belum berjalan secara optimal.
Di salah satu titik yang dicek, hanya terdapat satu tenaga operator yang sedang dalam masa training, sementara tiga nozzle lainnya masih dalam posisi standby.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah melakukan penambahan tenaga operator untuk mendukung pelayanan di SPBU, khususnya yang beroperasi selama 24 jam.
Hingga saat ini, telah direkrut sekitar 50 tenaga operator baru yang akan ditempatkan pada 25 SPBU di Kota Makassar yang beroperasi selama 24 jam.
“Penambahan tenaga ini tentu kami harap dapat memperkuat pelayanan di lapangan, mempercepat proses pengisian BBM, serta mengurangi potensi terjadinya antrean panjang di SPBU,” kata Andi Sudirman.
Selain penambahan operator, pengawasan penyaluran BBM juga diperketat. Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan telah ditempatkan di setiap SPBU untuk memantau aktivitas pengisian dan memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.
Tim Satgas tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Pertamina, Hiswana Migas, Dinas Perhubungan (Dishub), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Stok BBM Sulsel juga akan kami pantau dalam 1-2 hari ke depan. Sebagai double check laporan pihak pertamina jika stok aman. Kami memantau semua SPBU bersama satgas. Harap semua warga bersabar, tim satgas sedang bekerja bersama Bupati Walikota dan Forkopimda se-Sulsel,” terangnya.
Sorotan tersebut disampaikan setelah Andi Sudirman melakukan pengecekan langsung di lapangan ditemukan adanya SPBU masih kekurangan operator nozzle sehingga pelayanan pengisian BBM belum berjalan secara optimal.
Di salah satu titik yang dicek, hanya terdapat satu tenaga operator yang sedang dalam masa training, sementara tiga nozzle lainnya masih dalam posisi standby.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah melakukan penambahan tenaga operator untuk mendukung pelayanan di SPBU, khususnya yang beroperasi selama 24 jam.
Hingga saat ini, telah direkrut sekitar 50 tenaga operator baru yang akan ditempatkan pada 25 SPBU di Kota Makassar yang beroperasi selama 24 jam.
“Penambahan tenaga ini tentu kami harap dapat memperkuat pelayanan di lapangan, mempercepat proses pengisian BBM, serta mengurangi potensi terjadinya antrean panjang di SPBU,” kata Andi Sudirman.
Selain penambahan operator, pengawasan penyaluran BBM juga diperketat. Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan telah ditempatkan di setiap SPBU untuk memantau aktivitas pengisian dan memastikan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan sesuai ketentuan.
Tim Satgas tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Pertamina, Hiswana Migas, Dinas Perhubungan (Dishub), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Stok BBM Sulsel juga akan kami pantau dalam 1-2 hari ke depan. Sebagai double check laporan pihak pertamina jika stok aman. Kami memantau semua SPBU bersama satgas. Harap semua warga bersabar, tim satgas sedang bekerja bersama Bupati Walikota dan Forkopimda se-Sulsel,” terangnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Pertamina dan Polda Sulsel Perkuat Koordinasi Jaga Distribusi Energi
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menjajaki penguatan koordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan, terutama dalam menjaga kelancaran rantai pasok energi hingga ke tingkat konsumen.
Kamis, 05 Nov 2026 16:31
News
OJK, LPS, dan Pemprov Sulsel Gaungkan Gerakan Cinta Keuangan Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersinergi melalui Gerakan Masyarakat (Germas) Anti Mager Cinta Keuangan Syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 20:13
Ekbis
Mayoritas Daerah di Sulsel Mulai Beralih ke Perbankan Syariah
Sebanyak 21 dari 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah mengalihkan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke layanan perbankan syariah.
Selasa, 03 Nov 2026 09:52
Ekbis
Aset Tembus Rp3.300 Triliun, OJK Luncurkan Cetak Biru Keuangan Syariah
OJK meluncurkan Cetak Biru Pengembangan dan Penguatan Keuangan Syariah sebagai arah baru untuk mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah nasional.
Senin, 02 Nov 2026 16:38
News
Gubernur Sulsel Sudah Koordinasi untuk Perbaikan Jalan Samping Tol Sutami
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, merespons kerusakan jalan di sepanjang sisi Tol Ir Sutami, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, yang menjadi keluhan masyarakat.
Kamis, 29 Okt 2026 16:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut HUT Ke-419, Pemkot Makassar Gelar CSR Expo Selama 3 Hari
2
AI dan Hoaks Keagamaan: Ketika Teknologi Diuji oleh Kearifan Lokal
3
Semen Tonasa Gandeng BULOG, Sediakan 580 Paket Sembako Murah
4
Tamsil Linrung Apresiasi Ketegasan Kapolri Suyudi Kasus Penyadapan, Penegakan Hukum Tak Boleh Pandang Bulu
5
Soliditas Tanpa Celah, Golkar Sulsel Jaga Barisan Lawan Wacana Munaslub